Bhabinkamtibmas Polsek Sangasanga Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pemupukan Cabai Bersama PKK

SIDIKPOST| Kukar — Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jawa Polsek Sangasanga, Aipda Ery Haryono, turut serta dalam kegiatan gotong royong pemupukan tanaman cabai bersama kelompok PKK Kelurahan Jawa, Kecamatan Sangasanga, Kabupaten Kutai Kartanegara, Jumat (18/07/2025).

Kegiatan yang berlangsung di kebun cabai milik PKK Kelurahan Jawa ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam memanfaatkan lahan produktif dan meningkatkan kemandirian pangan di tingkat masyarakat. Kebun cabai tersebut merupakan hasil inisiatif ibu-ibu PKK yang disambut positif oleh warga sekitar, termasuk aparat kepolisian melalui peran aktif Bhabinkamtibmas.

Dalam keterangannya, Aipda Ery Haryono mengajak masyarakat untuk turut aktif memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk bercocok tanam. “Selain untuk kebutuhan dapur sendiri, hasil panen cabai juga bisa dijual dan menjadi tambahan penghasilan bagi keluarga,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ketahanan pangan, sekaligus mendorong pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif. Tak hanya bernilai ekonomi, kebun cabai ini juga diharapkan menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berdaya guna.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan sosial seperti ini menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga mendukung pembangunan dan kesejahteraan warga di wilayah binaannya. (*)

Respons Cepat Polsek Loa Janan Tangani Penemuan Mayat Gantung Diri di Bengkel Las

SIDIKPOST| Kukar — Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Loa Janan bertindak cepat dalam menangani laporan penemuan mayat seorang pria yang diduga meninggal akibat gantung diri di sebuah kamar mandi bengkel las, yang terletak di Jalan Soekarno Hatta KM 4, RT 026, Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, Jumat (18/07/2025) sekitar pukul 14.15 WITA.

Begitu menerima informasi dari warga, personel Polsek Loa Janan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim relawan untuk melakukan langkah-langkah awal penanganan. Proses olah TKP dilakukan dengan cermat, termasuk mengamankan lokasi, mengumpulkan keterangan dari para saksi, dan mengatur evakuasi korban ke Rumah Sakit Moes Aji.

Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe, mengatakan bahwa respons cepat ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. “Kami langsung menindaklanjuti laporan masyarakat, mendatangi TKP, mengamankan area, dan melakukan pemeriksaan awal terhadap korban. Kami juga memastikan penanganan dilakukan secara humanis dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan bahwa korban RPP (26), warga Sebulu Ulu. Keterangan dari dua saksi yang tinggal satu lingkungan menyebut korban dikenal sebagai pribadi pendiam. Setelah evakuasi dilakukan, pihak keluarga korban secara resmi menolak proses visum maupun otopsi.

Meski pihak keluarga menolak autopsi, pihak kepolisian tetap melakukan dokumentasi dan laporan sesuai prosedur, serta mencatat semua pernyataan saksi sebagai bahan arsip dan pelaporan ke pimpinan. Hal ini guna memastikan bahwa tidak ada unsur pidana dalam kasus tersebut.

“Dalam setiap kejadian seperti ini, kami tidak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tapi juga sebagai pengayom masyarakat. Kami berupaya mendekatkan diri dengan masyarakat dalam situasi apapun, termasuk dalam kondisi darurat atau musibah,” tutup Kapolsek. (*)

Operasi Yustisi Sasar THM Tak Berizin di Wilayah Kukar, 20 PSK Diamankan Termasuk Anak di Bawah Umur

SIDIKPOST| Kukar – Aparat gabungan dari Polres Kukar, Kodim 0906/KKR, Otorita IKN Nusantara, Denpomdam, dan Satpol PP melakukan operasi penertiban besar-besaran terhadap tempat hiburan malam (THM) dan warung remang-remang di Kawasan IKN yang berada di wilayah administratif Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yakni Kec. Samboja Barat, Kec. Muara Jawa, dan Kec. Loa Janan.

Sebanyak 100 personel dikerahkan untuk menyisir tempat hiburan malam yang diduga menjadi tempat PSK melakukan aktifitas porstitusi.

Operasi tersebut bermula menyasar dua titik di Samboja dan dua diantaranya di Muara Jawa, serta KM 10 Desa Purwajaya di Loa Janan. Petugas mendapati para PSK tengah menunggu pelanggan serta menyita miras yang dipajang secara terbuka.

“Tempat itu menyerupai tempat karaoke. Saat kami masuk, beberapa PSK terlihat tengah menunggu pelanggan di beranda depan warung remang-remang, dan seorang lainnya didapati di dalam bilik bersama calon pelanggannya. Menurut pengakuan PSK yang didapati di dalam bilik bersama calon pelanggan, belum terjadi transaksi maupun eksekusi,” jelas Kabagops Polres Kukar Kompol Roganda, Jumat (18/7/2025).

Mirisnya, dari 20 perempuan yang diamankan di tempat tersebut, terdapat tiga orang yang masih di bawah umur. Mereka berasal dari Sulawesi dan diduga dipaksa menjadi PSK atau menjadi perantara antara PSK dan mucikari.

“Tiga dari empat perempuan yang diamankan ternyata masih di bawah umur,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan melihat situasi ini dari sudut pandang hukum yang berlaku, terutama terkait perlindungan anak. “Dari diskusi bersama lintas sektoral ini sudah mengarah pada eksploitasi anak di bawah umur, sehingga kami menerapkan pasal-pasal terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” tegasnya.

Kemudian, fokus penegakan hukum akan diarahkan kepada pelaku eksploitasi, yakni mucikari atau pihak yang menjadi perantara, seperti mami, papi, atau germo.

“Sementara untuk anak-anak di bawah umur tersebut, kami akan mengkaji langkah terbaik dan segera berkomunikasi dengan Dinas Sosial agar mendapatkan penanganan yang sesuai dan layak,” pungkasnya.

Data yang dihimpun menunjukkan bahwa di wilayah Kecamatan Samboja Barat, Muara Jawa dan Kecamatan Loa Janan total sebanyak 20 PSK telah diamankan di Mako Polres Kukar.

Serta Miras Ilegal sebanyak 131 botol yang akan dijadwalkan untuk dimusnahkan barang bukti tersebut.

Kepolisian menyampaikan bahwa saat ini seluruh nama yang terdata telah diamankan dan dilakukan pendalaman lebih lanjut di Mako Polres Kukar. Pihak berwajib juga tengah melakukan asesmen khusus terhadap korban anak di bawah umur yang terindikasi menjadi korban eksploitasi seksual komersial.

“Penegakan hukum terhadap tindak pidana prostitusi dan peredaran miras akan terus kami lakukan. Apalagi jika menyangkut korban di bawah umur, akan diberlakukan ketentuan hukum,” ucapnya.

Operasi ini menjadi bagian dari upaya tim gabungan dan aparat penegak hukum untuk menekan peredaran miras ilegal dan prostitusi terselubung yang meresahkan masyarakat, terutama di kawasan pinggiran kota dan jalur lintas provinsi.

Sementara disampaikan Ditrantibum OIKN Abdul Rahman menyatakan kegiatan ini merupakan bentuk konkret dari komitmen bersama dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban di sekitar kawasan IKN.

“Pada prinsipnya, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menjaga visi IKN sebagai kota yang dicintai dan layak dihuni. Salah satu upayanya adalah melalui operasi yustisi untuk menindak pelanggaran hukum maupun sosial,” ucapnya.

Pihaknya juga mengapresiasi kinerja tim gabungan dari Polres Kukar, Satpol PP, Kodim 0906 Kukar, dan jajaran terkait atas pelaksanaan operasi ini, yang tak lain bertujuan untuk menjaga ketentraman dan keamanan di wilayah yang terdampak pembangunan IKN.

“Kita mengapresiasi dari awal hingga akhir kegiatan ini bisa terlaksanakan, dari pendampingan hingga operasi yustisi semua bergerak dengan humanis dan sigap,” pungkasnya. (*)

Polsek Muara Muntai Gelar Sosialisasi Bahaya NAPZA bagi Siswa SMA Negeri

SIDIKPOST| Kukar — Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif di kalangan pelajar, Polsek Muara Muntai melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif) kepada siswa baru SMA Negeri 2 Muara Muntai. Kegiatan ini digelar pada Kamis, 17 Juli 2025 sekitar pukul 10.00 WITA, bertempat di aula sekolah setempat sebagai bagian dari rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Kanit Reskrim Polsek Muara Muntai, Aiptu Khoirul Ubaidillah, bersama anggota Bripda Arif Rahman Hakim dan Bripda Antonius Arkian. Dalam paparannya, pihak kepolisian menjelaskan dampak negatif penyalahgunaan NAPZA, baik dari sisi kesehatan, psikologis, hingga konsekuensi hukum.

Kapolsek Muara Muntai, IPTU Wahid, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam menjaga generasi muda dari bahaya narkotika dan zat adiktif lainnya.

“Pencegahan lebih penting daripada penindakan. Melalui edukasi dini seperti ini, kita harapkan siswa-siswi dapat membentengi diri dan menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas narkoba,” ujarnya.

Acara berlangsung dengan tertib dan interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan, serta aktif mengajukan pertanyaan seputar bahaya dan cara menghindari penyalahgunaan NAPZA di lingkungan mereka.

Himbauan dan ajakan disampaikan kepada seluruh siswa untuk menjauhi narkoba dan membangun pola hidup sehat serta produktif. (*)

Penutupan Diksar Satpam Gada Madya Angkatan I PT. Garda Kedung Jaya, Satbinmas Polres Kukar Tekankan Profesionalisme dan Etika Satpam

SIDIKPOST | Kukar — Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Kutai Kartanegara resmi menutup kegiatan Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Madya Angkatan I Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh PT. Garda Kedung Jaya. Acara penutupan digelar pada Kamis, 17 Juli 2025 pukul 10.00 WITA di Pusdiklat PT. Garda Kedung Jaya, Simpang Raya, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pejabat Satbinmas Polres Kukar, antara lain IPTU Dewa Gede Ertana, IPTU Abdul Rajab (Kanit Binpolmas), AIPTU Warsono (Ps. Kanit Binkamsa), dan BRIPKA Bayu Pambudi (Ps. Kanit Bintibsos), bersama empat anggota Satbinmas lainnya. Dari pihak penyelenggara hadir Direktur PT. Garda Kedung Jaya Hj. Asnawati, H. Ruskan, serta 15 peserta pelatihan yang telah menyelesaikan rangkaian pembelajaran Gada Madya.

Dalam sambutannya, IPTU Abdul Rajab menekankan pentingnya peran Satpam sebagai garda terdepan dalam pengamanan internal, baik di lingkungan perusahaan maupun instansi. Ia menjelaskan bahwa Satpam tidak hanya menjalankan fungsi keamanan fisik, tetapi juga berperan sebagai pengembang kepolisian terbatas yang membantu menjaga ketertiban serta mencegah potensi tindak kejahatan.

“Satpam adalah mitra strategis Polri. Terapkan seluruh ilmu yang telah diperoleh selama pelatihan, hindari sikap arogansi, dan jaga sinergi dengan seluruh pihak. Ingat, tugas kalian adalah menjaga keamanan, ketertiban, serta menjadi teladan profesionalisme,” tegas IPTU Abdul Rajab.

Beliau juga mengingatkan agar para Satpam senantiasa memegang teguh Kode Etik Profesi Satpam, menghindari tindakan tidak terpuji seperti terprovokasi isu yang dapat memicu aksi mogok atau demonstrasi yang berpotensi mengganggu stabilitas dan nama baik profesi Satpam.

Prosesi penutupan berlangsung tertib dan penuh khidmat, ditandai dengan penyematan tanda peserta, penyampaian laporan pelaksanaan, pembacaan doa, serta bersama-sama menyanyikan lagu Padamu Negeri sebagai bentuk penghormatan kepada tanah air.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para Satpam lulusan Gada Madya Angkatan I PT. Garda Kedung Jaya dapat mengemban tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme tinggi, dan selalu mengedepankan etika dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan. (*)

Polres Kukar Selidiki Dugaan Kepemilikan Senjata Api Ilegal di Tabang, Lakukan Pendampingan ke Lokasi

SIDIKPOST| Kukar — Polres Kutai Kartanegara melalui jajaran Satreskrim bersama Polsek Tabang melakukan langkah penyelidikan menindaklanjuti laporan dugaan kepemilikan dan penggunaan senjata api laras panjang secara ilegal oleh seorang warga. Kegiatan berlangsung pada Kamis pagi (16/7/2025) di Desa Muara Ritan, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Penyelidikan ini bermula dari laporan pengaduan yang diterima pada 3 Mei 2025 lalu oleh PT Prasetia Utama, yang melaporkan adanya indikasi kepemilikan senjata api ilegal di wilayah tersebut. Kegiatan pendampingan oleh Polsek Tabang dan penyidik Satreskrim Polres Kukar dimulai sekitar pukul 09.00 WITA, dengan melibatkan unsur pengamanan dan manajemen PT Rea Kaltim serta tokoh adat setempat.

Kapolsek Tabang, Iptu Aldino Subroto, membenarkan adanya kegiatan tersebut. “Kami mendampingi penyidik Polres dalam rangka pendalaman informasi terkait keberadaan senjata api yang diduga dimiliki dan digunakan secara tidak sah. Ini merupakan upaya preventif demi menjaga kondusifitas dan keamanan masyarakat Tabang,” ungkap Kapolsek.

Dalam kegiatan tersebut, hadir juga perwakilan perusahaan pelapor, personel Satreskrim Polres Kukar, serta Kepala Adat Desa Muara Ritan, Sadli, yang membantu proses komunikasi dengan keluarga terduga pemilik senjata.

Namun, hasil koordinasi di lapangan menunjukkan bahwa terduga pemilik senjata api tidak berada di rumah dan diduga sedang berada di dalam hutan. Meski belum dapat bertemu langsung, pihak kepolisian memastikan penyelidikan tetap berjalan dan akan berlanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Proses penyelidikan ini dilakukan secara profesional, transparan, dan tetap mengedepankan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk unsur adat dan keluarga,” tambah Iptu Aldino.

Polres Kutai Kartanegara menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas setiap laporan kepemilikan senjata api ilegal demi menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya. (*)

Penemuan Jasad Remaja Perempuan di Tabang, Polsek Tabang Selidiki Dugaan Kematian Tidak Wajar

SIDIKPOST| Kukar — Warga Desa Umaq Dian RT 003, Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara digegerkan dengan penemuan jasad seorang remaja perempuan berinisial AN (16) yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya, Kamis (17/7/2025) sekitar pukul 18.00 WITA. Dugaan kematian tidak wajar kini tengah diselidiki pihak kepolisian.

Kapolsek Tabang, Iptu Aldino Subroto, menjelaskan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh ayah kandungnya sepulang dari kebun. Saat itu, ayah korban sempat memanggil dari luar kamar, namun tidak ada jawaban. Karena pintu terkunci dari dalam, ia terpaksa memanjat jendela dengan tangga dan menemukan anaknya sudah dalam keadaan tidak bernyawa di atas kasur, dengan bercak darah yang turut menambah kecurigaan.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi kejadian dan menghubungi tenaga medis. Namun setiba petugas di TKP, korban sudah dimandikan dan diganti pakaiannya oleh pihak keluarga,” ungkap Kapolsek.

Hasil pemeriksaan awal dari tenaga medis setempat menyebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh maupun area vital korban. Meski demikian, busa putih tampak keluar dari mulut korban, yang semakin memperkuat dugaan adanya faktor lain yang menyebabkan kematian.

Karena pihak keluarga merasakan ada kejanggalan, mereka menyatakan kesediaan untuk dilakukan otopsi demi mengungkap penyebab kematian secara medis.

Polsek Tabang juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk kedua orang tua korban, kerabat, dan seorang remaja laki-laki berinisial A.P. yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan korban.

“Untuk saat ini, kami masih mendalami motif dan kronologi kejadian. Penyelidikan dilakukan secara profesional sambil menunggu hasil otopsi sebagai bahan pendukung untuk memperjelas penyebab pasti kematian korban,” tegas Iptu Aldino Subroto.

Kasus ini masih terus dalam proses penyidikan lebih lanjut demi memastikan keadilan dan kepastian hukum bagi keluarga korban. (*)

Bangunan Liar (Warung) Dikawasan Pergudangan (PID) Pantai Indah Dadap Ditertibkan

SIDIKPOST| Kabupaten Tangerang – Satpol-PP (Satuan Polisi Pamong Praja) bersama petugas gabungan TNI, dan Polri berencana bakal menertibkan warung dan bangunan liar (bangli) sebanyak 108 warung bangunan liar di kawasan Pergudangan Pantai Indah Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Kamis (17/07/25)

Petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol-PP, Dishub, Damkar, PLN dan instansi terkait lainnya serta menyiapkan ekskavator dan truk pengangkut sampah dan para petugas kebersihan dalam penertiban bangunan liar (warung), dilibatkan guna menjaga kondusifitas.

H. Asmawi S. IP. M. Si Camat Kosambi menyampaikan bahwa, Gerakan bersama dalam hal penertiban bangunan liar itu agar menyesuaikan kepada penghuni warung dan bangunan liar untuk bisa taat terhadap aturan yang berlaku.

Penertiban hari ini dipersiapkan sejak Februari, kita cenderung ke arah penataan dan penertiban pada kawasan ini.

pertimbangan dari penertiban kawasan tersebut karena ada beberapa permukiman atau perkampungan masyarakat selalu berdampak banjir. Setelah kita selidiki penyebabnya adalah saluran air yang tersumbat karena tertutup bangunan liar ini. Karena dengan penertiban ini kita tidak kesulitan lagi untuk membersihkan saluran air karena airnya tidak mengalir.

H. Maskota HJS SE Ketua APDESI Kabupaten Tangerang, mendukung adanya kegiatan tersebut lantaran kedepannya nanti bakal ada penataan.

kedepan seluruh kelurahan dan desa di Kabupaten Tangerang bakal dilakukan penataan-penataan serupa pada kawasan tertentu agar perekonomian masyarakat lebih berjalan.

Jika ada penataan, pada kawasan ini kedepan bukan hanya karyawan yang menikmati namun juga masyarakat sekitar.

Sementara, Derry Pengelola kawasan Pergudangan Pantai Indah Dadap Menyampaikan, kedepan pihaknya akan melakukan penataan mengembalikan fasilitas umum sebagaimana mestinya guna meningkatkan kenyamanan serta keamanan masyarakat.

Karena dengan penertiban ini kita tidak terhambat lagi untuk membersihkan saluran air karena airnya tidak mengalir kemarin. ujarnya.

Derry menyebutkan, pihaknya bakal langsung menerjunkan beberapa alat berat seperti eksavator serta mobil pengangkut sampah dan petugas kebersihan untuk melakukan pembersihan, yang kemudian akan dibuatkan taman secara estafet. Sementara untuk kawasan food court kita sudah tahap 50 persen mungkin dua bulan sudah bisa terisi , dan mudah-mudahan berjalan lancar.

 

( Kendy )

Tradisi Pembentukan Karakter, Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Kaltim Gelar Pembinaan Fisik dan Mental kepada Baja dan Taja

SIDIKPOST| , Samarinda — Dalam upaya memperkuat karakter, loyalitas, dan semangat korps, Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur menggelar tradisi pembinaan fisik dan mental bagi Bintara Remaja (Baja) dan Tamtama Remaja (Taja), Rabu (16/07/25).

Kegiatan diawali dengan long march sejauh 12 kilometer dari Stadion Utama Palaran menuju Mako Batalyon B Pelopor di Jalan Sultan Hasanuddin, Samarinda Seberang. Sepanjang perjalanan, para personel baru mendapat motivasi dan pendampingan langsung dari senior, sebagai simbol kebersamaan dan kekuatan jiwa korsa.

Sesampainya di Mako, tradisi dilanjutkan dengan penarikan simbolis kendaraan taktis APC (Armoured Personnel Carrier), yang menggambarkan kekuatan fisik, mental baja, dan semangat pantang menyerah yang melekat pada setiap anggota Brimob.

Sebagai puncak acara, dilaksanakan upacara penerimaan resmi yang dipimpin oleh Pasi Ops Batalyon B Pelopor, AKP Abdul Muis, S.H. Upacara ini menegaskan komitmen personel baru untuk mengemban tugas sebagai anggota Brimob dengan dedikasi dan disiplin tinggi.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K., M.H., dalam arahannya menekankan bahwa tradisi ini bukan hanya formalitas, melainkan proses penting untuk membentuk kepribadian prajurit sejati.

“Ini bukan sekadar seremonial, melainkan pembentukan karakter, loyalitas, dan semangat korps. Saya bangga atas tekad dan semangat yang ditunjukkan personel baru hari ini. Kalian adalah generasi penerus Brimob yang harus siap menjaga keamanan NKRI dengan dedikasi dan tanggung jawab penuh,” tegasnya.

Dengan tradisi ini, Brimob Polda Kaltim memastikan personel baru dibekali kekuatan fisik, keteguhan mental, dan kematangan moral untuk menghadapi berbagai tantangan tugas negara di masa depan. (*)

Perkuat Sinergi, Kapolda Kaltim Kunjungan Kerja Bersama Forkopimda di Berau

SIDIKPOST | Kukar — Dalam rangka memperkuat kolaborasi lintas sektor demi menciptakan masyarakat yang aman dan sejahtera, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro, S.H., S.I.K., C.F.E., M.H., bersama Gubernur Kalimantan Timur Dr. H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., dan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha, S.I.P., M.Sc., melaksanakan Kunjungan Kerja Sinergitas di Kabupaten Berau, Rabu (16/07/25).

Kegiatan diawali dengan pertemuan di Ballroom SM Tower & Convention, membahas penyaluran sejumlah program unggulan Pemprov Kaltim seperti Gratispol 7, Jospol 3, insentif guru dan marbot, serta program perjalanan religi yang diharapkan dapat memperkuat toleransi dan mempererat hubungan antarumat beragama.

“Sinergi pemerintah, TNI, dan Polri adalah kunci utama menciptakan keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Kapolda Kaltim.

Kapolda juga menegaskan komitmen Polri untuk mengawal agar setiap bantuan dan program pembangunan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Politeknik Sinarmas Berau Coal dan Pabrik Pengolahan Kakao. Langkah ini menjadi bentuk dukungan Forkopimda terhadap peningkatan pendidikan vokasi dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Kapolda Kaltim mengapresiasi kolaborasi strategis yang dibangun antara pendidikan, industri, dan pemerintah daerah.

“Politeknik ini jadi bukti nyata bagaimana pendidikan vokasi bisa mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa TNI-Polri akan selalu hadir dalam menjaga keamanan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif sebagai fondasi utama pembangunan.

Pabrik pengolahan kakao yang dikunjungi pun menjadi bukti konkret transformasi nilai tambah komoditas lokal, agar dapat bersaing di pasar nasional hingga internasional, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kalimantan Timur.

“Sinergi multipihak inilah yang jadi kunci memajukan Bumi Batiwakkal. Dengan soliditas dan kolaborasi yang kuat, kita wujudkan Kaltim yang lebih aman, mandiri, dan sejahtera,” tutup Irjen Pol Endar. ( *)

 

Satlantas Polres Kukar Maksimalkan Pengaturan Lalu Lintas di Titik Rawan dalam Operasi Patuh Mahakam 2025

SIDIKPOST| Kukar — Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan berlalu lintas, Satlantas Polres Kutai Kartanegara intensif melakukan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Patuh Mahakam 2025 yang digelar serentak di wilayah hukum Polres Kukar.

Pengaturan dilakukan secara rutin pada jam-jam sibuk, baik pagi maupun sore hari, khususnya di kawasan sekolah, pasar tradisional, simpang jalan utama, serta area perkantoran yang padat aktivitas. Selain itu, personel Satlantas juga aktif memberikan edukasi langsung kepada pengendara mengenai pentingnya mematuhi rambu lalu lintas dan selalu mengutamakan keselamatan di jalan.

Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Ahmad Fandoli, menegaskan bahwa Operasi Patuh Mahakam 2025 tidak hanya berfokus pada tindakan penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pendekatan edukatif dan humanis kepada masyarakat.

“Kami ingin membangun budaya tertib berlalu lintas dengan cara persuasif. Edukasi ini penting agar masyarakat paham bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” jelasnya, Kamis (17/7).

Personel Satlantas juga menyosialisasikan kewajiban menggunakan helm berstandar SNI, larangan penggunaan ponsel saat berkendara, serta pentingnya membawa surat-surat kendaraan lengkap. Operasi ini menyasar pengendara roda dua, roda empat, hingga kendaraan angkutan umum dan logistik.

Dengan tema “Tertib Berlalu Lintas Cermin Moralitas Bangsa,” Operasi Patuh Mahakam 2025 diharapkan mampu menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan, sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat demi terciptanya lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. (*)

Bhabinkamtibmas Loa Janan Tanamkan Nilai Disiplin dan Sadar Hukum Sejak Dini di MTs DDI Karya Baru

SIDIKPOST| Kukar — Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) di MTs DDI Karya Baru, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan, dimanfaatkan sebagai sarana edukasi penting bagi siswa baru. Dalam kegiatan yang digelar pada Rabu (16/7), Bhabinkamtibmas Desa Batuah, Aipda M. Fatchur Rasyid, hadir sebagai narasumber untuk menyampaikan materi “Menumbuhkan Kesadaran Hukum dan Kamtibmas Sejak Dini.”

Di hadapan para siswa, Aipda Fatchur mengajak mereka membangun karakter positif sejak dini dengan menjauhi kenakalan remaja seperti bullying, tawuran, penyalahgunaan media sosial, dan pelanggaran tata tertib.

“Sebagai generasi penerus bangsa, kalian harus disiplin, berakhlak baik, dan sadar hukum. Madrasah ini harus jadi tempat tumbuh yang aman, nyaman, dan menyenangkan,” pesannya.

Kegiatan MATSAMA yang rutin dilaksanakan di awal tahun ajaran ini bertujuan tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, dan karakter kebangsaan. Kehadiran aparat kepolisian melalui Bhabinkamtibmas menjadi bentuk nyata kolaborasi edukatif dalam pembinaan generasi muda.

Kepala MTs DDI Karya Baru, Ibu Siti Rahma, S.Si, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan materi yang disampaikan. Ia meyakini, edukasi hukum sejak dini akan membantu siswa menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab dan peduli terhadap lingkungan sekitar.

“Semoga sinergi ini terus terjalin demi menciptakan suasana belajar yang kondusif dan aman,” ungkapnya.

Acara berlangsung interaktif dan penuh antusiasme, dengan harapan siswa tidak hanya tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara akademis, tetapi juga kuat dalam moral, disiplin, dan kepedulian sosial. (*)