Polres Kutai Kartanegara Ikuti Apel Virtual Puncak Hari Bhayangkara ke-76

SIDIKPOST | Kukar – Acara puncak Hari Bhayangkara ke-76 digelar di Akpol Semarang hari ini. Kegiatan itu diikuti seluruh jajaran Polda dan Polres baik secara langsung maupun virtual.

Polres Kutai Kartanegara pun turut berpartisipasi dalam apel puncak Hari Bhayangkara ke-76 yang digelar pagi ini. Seluruh pejabat utama Polres Kutai Kartanegara dan sejumlah anggota mengikuti apel secara virtual.

Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Arwin Amrih Wientama bersama unsur forkopimda hadir langsung dalam kegiatan apel tersebut di Halaman Mako Polres Kutai Kartanegara, Selasa (5/7/2022), untuk mengikuti apel tersebut.

Apel yang berpusat di Akpol Semarang ini diikuti langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Presiden Joko Widodo menjadi inspektur upacara apel tersebut.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangan sebelumnya menyebut tema Hari Bhayangkara tahun ini adalah ‘Polri Yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi Dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh-Tangguh-Indonesia Tumbuh’.

Ia menjelaskan, sejumlah aksi akan disuguhkan dalam acara tersebut antara lain atraksi tari kolosal yang dipadukan dengan penerjunan bebas oleh personel TNI dan Polri, fly pass helikopter dan penampilan marching band Pelopor Cendrawasih dari Taruna Akademi Kepolisian.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Festival Hari Bhayangkara Ke-76 dengan menggelar Expo Alat Material Khusus (Almatsus) Polri, Pasar Rakyat, lomba mural dan lomba musik musisi jalanan.

“Untuk pesta rakyat dilaksanakan di lapangan Taruna Bhayangkara. Adapun stand terdiri dari 6 area diantaranya UMKM, kuliner rakyat, pasar murah, vaksinasi booster Presisi dan pengobatan gratis, permainan anak dan hiburan rakyat. Adapula lomba musik musisi jalanan dan kesenian antar pelajar, penampilan musik Polda Jateng serta pameran mural,” jelasnya.

“Untuk kegiatan tetap dilakukan dengan penetapan prokes yang ketat. Untuk pasukan upacara, semuanya sudah melakukan swab antigen dan telah menerima vaksin booster. Dipersilahkan hadir karena selain pesta rakyat juga ada vaksinasi mulai vaksin tahap satu hingga booster,” imbuhnya. ( SDP)

Pelaku Pencurian Rumsong Di Duri Kosambi Cengkareng Berhasil Di Bekuk

SIDIKPOST | JAKARTA – Hanya dalam hitungan jam, Polsek Cengkareng kembali menangkap satu DPO pencuri rumah kosong yang beraksi di kawasan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat.

Pelaku beriniskal JO ditangkap bersama istrinya di kawasan Serpong, Tangerang, Banten pada Minggu (3/7/2022) malam.

Kapolsek Cengkareng, Kompol Ardhie Demastyo menjelaskan, peran istri JO adalah menjual barang hasil curian milik korban.

“Pelaku perempuan ini berinisial PI istri dari JO, dia juga menjual sepeda motor yang dipakai suaminya saat beraksi,” ujar Ardhie Senin (4/7/2022).

Menurut Ardhie, sepeda motor tersebut dijual untuk menghilangkan barang bukti setelah aksinya viral di sosial media instagram.

Saat ini pihaknya tengah mendalami keterangan pelaku guna mengetahui lokasi penjualan barang berharag milik korban bernama Desi.

“Pada saat kami amankan, barang bukti yang berhasil disita itu hanya beberala unit Hp saja,” jelasnya.

Ardhie akan membeberkan secara rinci terkait kasus ini dalam waktu dekat karena para pelaku baru ditangkap.

Sehingga, pihaknya perlu waktu memeriksa pelaku dan mencari barang berharga milik korban yang sudah dijual.

“Nanti akan kami sampaikan dalam keterangan rillis,” ucapnya.

Sebelumnya, Polsek Cengkareng gerak cepat menangkap pelaku pencuri rumah kosong yang beraksi di Jalan Mawar Blok F15, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat (1/7/2022) kemarin.

Pelaku diketahui berinisial AD alias FB yang ditangkap di kawasan Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu (2/7/2022) pagi.

Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, pelaku ditangkap usai pihaknya menyelidiki CCTV yang viral di sosial media.

“Jadi setelah dia membobol rumah korban, kabur ke kawasan Bekasi, Jawa Barat,” katanya saat ditemui Sabtu Malam.

Menurut Ardhie, pihaknya masih mengembangkan kasus ini guna menangkap satu pelaku lainnya yang masih buron.

Namun, identitas rekan AD alias FB sudah diketahui dan anggotanya masih berada di lapangan guna memburu pelaku lainnya.

“Barang bukti yang kami sita ada beberapa unit HP, pakaian yang digunakan saat beraksi,” jelas Ardhie.

(SDP )

Pencuri Gasak 400 Juta Rumsong Di Duri Kosambi Cengkareng

SIDIKPOST | JAKARTA – Aksi pencurian barang berharga di rumah kosong terekam CCTV di Jalan Mawar Blok F15, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat pada Jumat (1/7/2022) kemarin.

Dalam rekaman CCTV, pelaku berjumlah dua orang mengendarai sepeda motor dan menjebol gembok gerbang.

Setelah itu, kedua pelaku masuk ke dalam dan sepeda motornya dibiarkan terparkir di halaman rumah korban.

Kapolsek Cengkareng Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Ardhie Demastyo mengatakan, ketika itu pemilik rumah sedang bekerja dan pelaku memanfaatkan situasi sepi sekitar lingkungan.

“Mereka itu cepat ya merusak gembok rumah korban terus masuk sampai keluar lagi,” ujar Ardhie, Sabtu (2/7/2022).

Polsek Cengkareng yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP.

Rekaman CCTV dibawa ke Mapolsek untuk dianalisa guna menangkap kawasan pencuri rumah kosong yang sudah meresahkan warga Cengkareng.

“Kami masih menyelidiki kasus ini, mudah-mudahan pelakunya ditangkap,” jelasnya.

Sementara itu, pemilik rumah bernama Desi mengaku, dirinya meninggalkan rumah untuk mengurus pasport di Imigrasi Jakarta Barat.

Setelah pulang ke rumah, ia melihat gerbang sudah terbuka dan ketika masuk ke dalam keadaannya sudah berantakan.

“Saya dan suami pulang ke rumah melihat kondisi pagar rumah sudah dalam keadaan terbuka,” ungkap Desi.

Pelaku menjebol rumah korban diduga menggunakan linggis dan perhiasan serta barsng berharga lainnya raib digondol pencuri.

Desi mengaku, kerugian akibat pencurian rumah kosong itu ditaksi mencapai Rp 400 juta dan ia melaporkan kejadian ini ke Polsek Cengkareng.

“Sejumlah handphone, emas dan barang berharga lainnya sudah hilang di curi, nyesek banget sih,” ucapnya.

( SDP )

200 Anak Meriahkan HUT Bhayangkara 76 Di Polsek Palmerah

SIDIKPOST | JAKARTA – Ratusan anak-anak dibawah umur bersama para orangtuanya menggeruduk Polsek Palmerah di Jalan Palmerah Barat III, Palmerah, Jakarta Barat pada Sabtu (2/7/2022) sekira pukul 08.00 WIB.

Mereka bukan melakukan aksi unjuk rasa atau demo, tapi ingin mengikuti kegiatan lomba untuk merayakan HUT ke-76 Bhayangkara.

Kapolsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat, AKP Dodi Abdulrohim mengatakan, ada sekira 200 anak-anak hingga usia remaja memeriahkan hari jadi Polri di Mapolsek.

“Kami melaksanakak kegiatan bersama pemuda karang taruna RW14,” ujar Dodi

Kegiatan ini untuk anak yang masih duduk dibangku TK, SD dan SMP dengan berbagai lomba yang disiapkan.

Misalnya, lomba makan kerupuk, lomba mewarnai, lomba memindahkan bola, memasukan paku dalam botol dan lainnya.

“Ini diikuti oleh anak-anak di wilayah lingkungan Mapolsek Palmerah,” jelasnya.

Polisi berpangkat balok tiga ini menambahkan, ada hadiah menarik yang diberikan kepada peserta lomba meraih juara.

Misalnya, anak yang juara akan diberikan tas, buku, tempat pensil dan alat tulis keperluan untuk sekolah.

“Kegiatannya hanya hari saja, kita maksimalkan dengan waktu yang kami siapkan,” tuturnya.

Ia mengimbau, kepada para peserta lomba untuk tidak melakukan kecurangan ataupun melanggar aturan dari panitia.

Karena banyak orangtua yang mendampingi anak-anak diacara lomba tersebut dan tak menutup kemungkinan bakal ada bantuan-bantuan.

“Hadiah utama itu ada sepeda, lombanya hanya untuk anak-anak saja,” kata mantan Kanit Intel Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

( SDP )

Respon Cepat Pemkot Tangerang Tangani Sampah Dikali Sabi Jatiuwung

SIDIKPOST | Kota Tangerang,Pemerintah kota Tangerang merespon cepat menangani sampah yang menumpuk di sepanjang kali sabi mendapatkan apresiasi dari warga kelurahan Uwung Jaya kecamatan Jati Uwung Kota Tangerang

Hal itu di ungkapkan warga sekitar Rt Doli menurutnya respon cepat itu pemkot kota tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup Menerjukan Puluhan Armada dan alat berat perlu di apresiasi

“alhmadulillah, penanggulangan sampah sudah mulai terealisasi, hari ini sudah 20 unit armada di luncurkan oleh pemerintah tangerang untuk penanggulangan sampah di wilayah uwung jaya” Ucapnya, Sabtu ( 02/06)

Ia juga mengatakan bahwa setelah selesai sampah di bersihkan, maka warga akan melakukan pemagaran secara mandiri untuk mengantisipasi pembuangan sampah liar kembali di sepanjang kali sabi tersebut

Awak media sempat menkonfirmasi kepada Yudi Pradana Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, ia mengatakan bahwa akan segera membersihan sampah di sepanjang kali sabi tersebut

“Besok untuk lokasi kita clear” kata Yudi

Sebelumnya Warga RT 04 RW 11 kelurahan Uwung jaya menolak tempat di pembuangan sampah di Bantaran kalisabi Kelurahan Uwung Jaya Kota Tangerang

Warga mengeluhan sampah yang menumpuk di bantaran kali sabi membuat bau tidak nyaman bahkan saat hujan turun sampah hanyut dan terbawa ke pemukiman warga.(SDP)

Catatan Hendry Ch Bangun : Kontroversi Tunjangan Wartawan Bersertipikat

SIDIKPOST | Opini, Soal tunjangan negara bagi wartawan yang memiliki sertifikat kompetensi muncul lagi ketika ada berita di sebuah media yang memberitakannya sehabis pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Sumsel di Palembang, 29 Juni 2022 lalu.

Lalu timbul pro kontra sampai PWI Pusat mengeluarkan rilis yang intinya menolak usulan terkait tunjangan bagi wartawan.

Pembicaraan soal tunjangan ini sempat terlontar dalam diskusi yang diadakan Bappenas tahun 2021 lalu, dalam konteks tanggungjawab negara untuk meningkatkan kualitas pers di Tanah Air sebagaimana disampaikan oleh Direktur Politik dan Komunikasi, Wariki Sutikno. Tetapi seketika hadirin zoom, umumnya wartawan atau pengurus organisasi wartawan, terbelah menjadi dua kubu.

Yang satu menolak, karena itu dianggap sebagai intervensi pemerintah yang akan mengganggu independensi wartawan. Tunjangan dianggap sebagai suap sehingga wartawan akan kehilangan daya kritis, kehilangan ketajaman kontrol atas penyelenggaraan negara. Wartawan akan dininabobokkan dan gampang disetir oleh pemerintah dan akan mudah diatur sesuai kehendak penguasa.

Yang lain mengatakan, idenya menarik karena itu artinya negara memperhatikan kualitas wartawan sebagai pihak yang mengisi wacana dan ruang publik, sehingga kalau wartawannya berkualitas karya jurnalistiknya juga bermutu, sesuai kode etik jurnalistik. Karena yang memberi adalah negara itu bukan suap, itu adalah wujud dari tanggungjawab peningkatan kompetensi semua profesi bagi seluruh anak bangsa.

Ide dari Wariki Sutikno itu sebenarnya bermula dari adanya pembiayaan negara kepada partai politik yang sudah berlangsung lama. Biaya politik itu diberikan dengan tujuan agar keuangan parpol bersifat mandiri; tidak mencari uang dari sumber haram ataupun dari orang-orang yang memiliki kepentingan dan memanfaatkan parpol sebagai alat. Walaupun mungkin tidak cukup tetapi biaya itu mampu memutar roda organisasi parpol seperti penyelenggaraan kantor di pusat dan daerah, menjalankan program kerja dsb.

Jumlah pendapatan setiap parpol berbeda, sesuai dengan prestasinya di pemilihan umum, yang antara lain diketahui dengan jumlah wakil parpol di parlemen pusat dan daerah. Artinya makin berprestasi, biaya yang diterima akan semakin besar, sehingga kompetisi berlangsung terus dalam kontestasi yang sehat.

Dari sudut pandang ini, soal independensi menarik didiskusikan. Apakah Partai Keadilan Sosial (PKS) dan Partai Demokrat yang menjadi oposisi di parlemen pusat saat ini, kehilangan daya kritis dan ketajaman kontrol atas pemerintah hanya karena mendapat “tunjangan” dari negara? Jelas tidak. Apakah Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mendapat jatah dari APBD DKI Jakarta kehilangan daya kritis terhadap Gubernur Anies Baswedan? Ya sama sekali tidak.

Kritik jalan terus.
Sama sekali tidak ada pengaruhnya. Sebab mereka tahu bahwa anggaran yang mereka dapat berasal dari pendapatan negara, seperti pajak-pajak ataupun sumber lain, yang di dalamnya juga mereka berpartisipasi melalui gagasan, pemikiran, atau kritik yang menyempurnakan berbagai keputusan pemerintah.

Saya kira bantuan negara bagi partai politik ini bisa disejajarkan dengan ide tunjangan bagi wartawan bersertifikat, meskipun itu masih jauh panggang dari api karena ada banyak langkah yang harus dilakukan dan belum tentu pula pihak dan aktor penentu memiliki sikap sama.

Saat menjadi penguji di sebuah uji kompetensi wartawan, kepada saya sering ditanyakan soal ini. Mereka bilang, buat apa sertifikat kalau tidak ada manfaatnya. Saya jelaskan banyak manfaatnya, seperti posisi di depan hukum akan lebih pasti, dalam meliput akan mendapat kemudahan, dan menjadi penentu kedudukan struktural di ruang redaksi dll., tetapi itu dianggap tidak cukup. Harus ada nilai tambah yang jelas, kata mereka.

Dan kalau bicara tentang tunjangan sertifikasi wartawan entah mengapa dikaitkannya dengan sertifikasi guru, bukan profesi lain seperti dosen. Maka dalam suatu kesempatan ketika topiknya sedang menghangat, saya sempat bertanya kepada Ketua Dewan Pers (2019-2022) Mohammad NUH karena beliau pernah menjadi Menteri Pendidikan Nasional.

Jawabannya sederhana, tunjangan bagi guru bersertifikat merupakan amanat Undang-Undang No 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Ada beberapa pasal terkait di sini, yakni Pasal 14 tentang hak memperoleh penghasilan di atas kebutuhan hidup minimum dan jaminan kesejahteraan sosial; Pasal 15 tentang jenis-jenis penghasilannya yang salah satunya adalah tunjangan profesi; dan Pasal 2 bahwa pengakuan kedudukan guru sebagai tenaga professional dibuktikan dengan sertifikat pendidik

Selain undang-undang di atas ada produk turunan berupa Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 12 tahun 2017 sebagai petunjuk pelaksanaan yang mengatur penyaluran tunjangan dan syarat bagi calon penerima tunjangan, yang diatur secara jelas dan terperinci.

Lalu bagaimana dengan tunjangan profesi wartawan?.

Di dalam Undang-undang No.40 tentang Pers, sama sekali tidak diatur kewajiban negara terkait kesejahteraan wartawan. Karena lahir di masa euphoria reformasi, semangatnya adalah bebas dari pemerintah, pers harus mampu dan mengatur diri sendiri. Di Pasal 10 dikatakan, Perusahaan Pers memberikan kesejahteraan kepada wartawan dan karyawan pers dalam bentuk kepemilikan saham dan atau pembagian laba bersih serta bentuk kesejahteraan lainnya.

Jadi, nyawa wartawan bergantung pada perusahaan pers. Bagaimana kalau perusahaan pers tidak mampu memberi kesejahteraan bagi wartawannya?

Bagaimana kalau wartawan disuruh memanfaatkan kartu persnya untuk mencari duit sebagai pengganti gaji?

Pembahasan lain tentang wartawan di UU No 40 tentang Pers ada di Pasal 7, wartawan bebas memilih organisasi wartawan; wartawan memiliki dan menaati kode etik jurnalistik lalu di Pasal 8, dalam melaksanakan profesinya wartawan mendapat perlindungan hukum.

Kalaupun ada terkait barangkali di Pasal 15 tentang Dewan Pers. Di ayat (2) huruf f dikatakan, salah satu fungsi Dewan Pers adalah (f) memfasilitasi organisasi-organisasi pers dalam menyusun peraturan-peraturan di bidang pers dan meningkatkan kualitas profesi kewartawanan.

Dari butir f ini misalnya Dewan Pers sudah mengeluarkan Standar Perusahaan Pers, Standar Kompetensi Wartawan, Standar Perlindungan Profesi Wartawan, Standar Organisasi Wartawan, yang di dalamnya juga terkait dengan kesejahteraan yakni perusahaan pers wajib memberikan gaji minimal setara UMP sebesar 13 kali dalam satu tahun.

Tapi faktanya ada banyak sekali perusahaan pers yang menggaji wartawan di bawah UMP, dan kondisi ini disikapi dengan pasif, kecuali apabila ada pengaduan ke Dewan Pers, status terverifikasi perusahaannya bisa dicabut.

Dari catatan di atas maka sebenarnya kalau ingin tunjangan sertifikasi wartawan dapat terwujud cara paling ampuh adalah mengamandemen UU No 40 tentang Pers, yang pada umumnya ditolak hampir seluruh masyarakat pers karena menilai parlemen saat ini cenderung represif terhadap pers.

Tidak ada jaminan pasal yang dibahas hanya soal tunjangan sertifikat, anggaran pemerintah untuk Dewan Pers, ataupun yang positif. Bisa-bisa nanti untuk menerbitkan perusahaan pers perlu ada izin, untuk menjadi wartawan harus begini-begitu. Kalaupun masuk dalam prolegnas, tidak ada jaminan akan dibahas dalam waktu singkat, karena perlu melobi pemerintah dan parpol-parpol besar, yang tidak mudah.

Jalan kedua, tentu saja melalui Bappenas. Sebagaimana diketahui, pembiayaan untuk pelatihan dan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dalam 3 tahun terakhir dapat terlaksana karena dimasukkan dalam program prioritas pemerintah oleh Bappenas yang disetujui Kementerian Kominfo. Anggarannya mencapai tidak kurang dari Rp 10 milyar pertahun, atau secara keseluruhan dari tahun 2020, 2021, dan 2022, sekitar Rp 35 milyar, untuk pelatihan dan uji kompetensi wartawan bagi sekitar 5.000 wartawan.

Kalau saja masalah Tunjangan Sertifikat Kompetensi Wartawan ini dianggap sebagai penting dan dijadikan program prioritas, bisa saja Bappenas membahasnya bersama Dewan Pers lalu mencarikan dananya melalui Kementerian Kominfo.

Tetapi tentu saja Dewan Pers harus bertemu dengan seluruh konstituen dan masyarakat pers, untuk mendiskusikan secara mendalam, dengan berbagai sudut pandang agar keputusanya mantap: mencederai kemerdekaan pers atau memang ada manfaatnya bagi wartawan sebagai tulang punggung perusahaan pers.

Bisa juga dimulai dengan survei kepada anggota organisasi wartawan, agar dapat memetakan suara hati mereka.

Dasar keputusannya haruslah kesejahteraan wartawan agar mereka dapat bekerja sebagai pelayan publik yang kompeten, taat pada Kode Etik Jurnalistik, membuat karya sesuai standar jurnalistik, yang bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negaranya.

Yang pasti, wartawan harus selalu independen, apakah dia mendapat tunjangan profesi ataupun tidak.
Kita ini tidak salah sering dianggap munafik. Menolak amplop, menolak pemberian, tetapi mau menerima undangan dengan kelas bisnis, layanan VIP, atau uang saku dolar melebihi standar. Kita tidak mau diberi negara tetapi senang hati meminta ke lembaga asing, kedutaan besar negara asing, dan perusahaan yang rekam jejaknya buruk.

Lalu independensinya dimana? Wallahualam bissawab.
Ciputat, 1 Juli 2022

Kapolres Kutai Kartanegara Bersama TNI dan FKUB Ikuti Doa Bersama Lintas Agama Peringati Hari Bhayangkara Ke 76

SIDIKPOST | Kukar – Melalui zoom meeting Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Arwin Amrih Wientama bersama TNI dan FKUB mengikuti Kegiatan Doa Bersama Lintas Agama Dalam Rangka Memperingati Hari Bhayangkara Ke 76 Bersama Mabes Polri, yang bertempat di ruang Catur Prasetya Polres Kutai Kartanegara, Jumat (1/7/2022) malam.

Doa Bersama Lintas Agama Dalam Rangka Memperingati Hari Bhayangkara Ke 76 Bersama Mabes Polri kali ini mengambil Tema “Doa Bersama Lintas Agama Menyatukan Bangsa dan Mewujudkan Polri Yang Presisi Mendukung Pemulihan Ekonomi dan Reformasi Struktural Untuk Mewujudkan Indonesia Tangguh” dengan dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo serta diikuti Seluruh Polda dan Polres Se Indonesia.

Pada kegiatan Doa Bersama yang diselenggarakan Mabes Polri melalui Zoom Meeting ini di isi dengan acara Hadroh dan Hiburan Personil Brimob dan Haddah Alwi dan Sulis,dan untuk Ceramah diisi oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Prof.Dr.KH.Nasaruddin Umar,M.A serta Doa Bersama Lintas Agama dilakukan Bergantian Masing –masing Agama.

AKBP Arwin Amrih Wientama menyampaikan malam ini Kami bersama TNI dan juga FKBU Kabupaten Kutai Kartanegara mengikuti Doa Bersama Lintas Agama melalui Zoom Meeting.

“Doa Bersama ini Dalam Rangka memperingati Hari Ulang Tahun Bhayangkara Ke 76, Selain itu untuk membangun Kebersamaan serta meningkatkan Toleransi Agama antar Masyarakat”, tuturnya.

“Mari Kita Wujudkan Persatuan dan Kesatuan bersama-sama untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia” ajak Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Arwin Amrih Wientama.

Usai pelaksanaan zoom meeting itu, Kapolres didampingi Wakapolres Kukar berikan santunan kepada anak-anak asuhan Ar-Rayyan. ( SDP)

Mantan Supir Jambret Wanita Di SPBU Jatipulo Palmerah

JAKARTA, Mantan sopir berinisial AS, ditangkap polisi usai menjambret ponsel milik seorang wanita saat berada di SPBU Jalan Tomang Raya, Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat.

Aksi penjambretan tersebut terjadi pada Selasa, 28 Juni 2022 dini hari.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan mengatakan, saat ini polsek palmerah menggelar kegiatan press conference terkait pengungkapan kasus penjambretan

“Dari hasil ungkap tersebut berhasil mengamankan 1 orang pelaku berikut barang bukti hasil kejahatan,” ujar Kompol Moch Taufik Iksan saat dilokasi, Jumat, 1/6/2022.

Sementara dalam kesempatan yang sama Kapolsek Palmerah AKP Dodi Abdulrohim didampingi Kanit Reskrim Polsek Palmerah Akp M Trisno mengatakan, kejadian bermula ketika korban yang merupakan seorang wanita tengah berada di depan SPBU sambil bermain ponsel.

Dalam aksinya, pelaku yang kini telah ditetapkan ssbagai tersangka itu beraksi sendirian menggunakan sepeda motor.

“Melihat korban lagi main Hp pelaku langsung menghampiri korban dan langsung merampas Hp korban,” ujarnya kepada wartawan saat konferensi pers, Jumat (1/7/2022).

Usai dirampas, korban kemudian berteriak minta tolong. Kebetulan saat itu petugas yang tengah berpatroli mendengar teriakan korban.

Korban bersama petugas langsung mengejar pelaku. Hanya berjarak kurang dari 100 meter, pelaku langsung ditangkap.

“Saat beraksi pelaku sendiri menggunakan sepeda motor,” jelas Dodi.

Dodi memastikan bahwa pelaku baru satu kali ini melakukan aksi penjambretan. Pelaku juga dipastikan tidak dalam pengaruh minuman keras atau narkoba.

“Menurut pengakuan baru pertama kali beraksi. Hasil pemeriksaan tidak dipengaruhi minuman keras atau narkoba,” paparnya.

Selain itu, Dodi menambahkan bahwa dalam aksinya pelaku dipastikan tidak melakukan pengancaman kepada korban.

Pelaku juga dipastikan tidak membawa senjata tajam.

“Ga ada pengancaman, jadi pelaku langsung merampas hape korban terus langsung melarikan diri menggunakan motornya,” ungkap Kapolsek.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan dua unit Hp milik korban dan tersangka, serta mengamankan motor tersangka yang dipakai beraksi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

( SDP )

Bhayangkara ke 76, Surprise Danramil Dan Camat Ke Kapolsek Cengkareng

SIDIKPOST| JAKARTA, Hari Bhayangkara yang ke 76 pada tanggal 1 Juli 2022 tepat pukul 00:05 WIB, Polsek Cengkareng mendapatkan suprise dari Danramil 04 Cengkareng dan Camat Cengkareng Jumat 01/07/2022.

Dengan membawa obor serta makanan belasan anggota TNI dari Koramil 04 Cengkareng dan pegawai Kecamatan, serta Ulama yang ada di wilayah Cengkareng, menggruduk Polsek Cengkareng, kedatangan 3 Pilar untuk mengucapkan selamat hari Bhayangkara ke 76.

Danramil 04 Cengkareng Kapten Inf Kurniawan dan Camat Cengkareng Ahmad Faqih membawa tumpeng untuk anggota Polsek Cengkareng.

Kapolsek Cengkareng Kompol Ardhie Desmastyo sangat terharu dengan kedatangan para anggota TNI dari Koramil 04 Cengkareng dan pegawai Kecamatan, serta Ulama yang ada di wilayah Cengkareng.

“Kedatangan Danramil 04 Cengkareng Kapten Inf Kurniawan dan Camat Cengkareng Ahmad Faqih bersama anggota dan staffnya memberikan suprise kepada polsek cengkareng, sebagai wujud kekompakan antara intansi 3 pilar yang bersinergi mewujudkan wilayah cengkareng aman dan kondusif” ujarnya.

Acara pun dilanjutkan dengan saling suap makanan antara Kapolsek Cengkareng, Danramil 04 Cengkareng serta camat Cengkareng dan di lanjutkan kepada anggota Koramil 04 Cengkareng yang menyuapkan makanan ke anggota Polsek (SDP)

Polsek Tanjung Duren Gelar Lomba dan Senam Bersama Tiga Pilar

SIDIKPOST | JAKARTA – Rayakan HUT ke-76 Bhayangkara yang tepat jatuh pada hari ini, Polsek Tanjung Duren Jakarta Barat menggelar senam pagi dan lomba bersama dengan Koramil dan Kecamatan Grogol Petamburan pada Jumat (1/7/2022) pagi.

Aparat kepolisian mengenakan seragam olahraga dan TNI mengenakan kaos loreng serta Pemkot Jakarta Barat pakaian dinasnya sangat antusias megikuti kegiatan tersebut.

Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Muharom Wibisono ikut dalam kegiatan tersebut untuk menambah keakraban dengan stake holder.

“Kegiatan hari ini diikuti oleh seluruh anggota dari 3 Pilar, sebelum senam dimulai mereka melakukan pemanasan terlebih dahulu untuk meregangkan otot serta sendi–sendi guna menghindari cidera,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan olahraga ini sangat penting bagi seluruh anggotanya disela-sela kesibukan bertugas.

Kegiatan ini juga demi memupuk silaturahmi antara anggotanya dengan tiga pilar supaya memberi pelayanan prima kepada masyarakat.

“Moment hari ini diharapkan dapat menjadi sebuah keakraban serta membangun komunikasi yang aktif dengan seluruh anggotanya,” tegas Wibi.

Mantan Kapolsek Kelapa Dua Tangerang ini menambahkan, pihaknya menyiapkan sejumlah hadiah bagi anggota yang ikut lomba.

Misalnya ada lomba makan kerupuk, balap karung dan juga lomba tarik tambah untuk memeriahkan HUT Bhayangkara.

“Partisipasi mereka bukan karena suatu hadiah, tapi demi menjalin hubungan yang lebih baik lagi,” jelas alumni Akpol 2010.

( SDP )

HUT Bhayangkara Ke 76, Danramil Kalideres Sambangi Mapolsek

SIDIKPOST | JAKARTA – Hut Bhayangkara ke 76, Anggota Koramil 06/Kalideres menyambangi markas kepolisian Polsek Kalideres yang di pimpin langsung oleh Danramil Kap Arh Yahya

Kedatangan anggora koramil kalideres tersebut memberikan ucapan selamat ulang tahun HUT Bhayangkara ke 76 kepada anggota Polsek Kalideres.

Danramil 06/KD Kap Arh Yahya mengucapkan selamat ulang tahun Bhayangkara Ke 76.

“Semoga di usia yang ke 76 ini Korp Bhayangkara semakin jaya dan semakin maju dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.Khususnya di wilayah hukum Polsek Kalideres.”ujarnya

Pada kesempatan itu Kapolsek Kalideres Akp Syafri Wasdar mengucapkan terimakasih atas kunjungan Danramil kalideres dalam rangka memberikan ucapan HUT Bhayangkara ke 76.

“Terimakasih Pak Danramil,sebelumnya kami mohon maaf karena tidak menyiapkan sesuatau yang istimewa untuk menyambut kedatangan Pak Danramil beserta rombongan,Karena Kami tidak ada yang memberi tau sebelumnya akan kedatangan Bapak Danramil beserta rombongan.”ujarnya

Sekali lagi kata Kapolsek,kami dari seluruh jajaran kepolisian Polsek Kalideres mengucapkan terimakasih atas kunjungannya Danramil 06 kalideres beserta rombongan.

“Semoga di usia yang ke 76 ini Polisi dan TNI semakin solid semakin kompak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,”Pungkasnya

Diakhir acara potong tumpeng potong kue dan makan bersama ramah tamah antara personil TNI Koramil 06 kalideres dan Polsek Kalideres. ( SDP)