Kapolsek Jatisampurna Iptu Dirga Setadatri Lounching Rumah Makan Bagi Warga Terdampak Covid-19

SIDIKPOST | JATISAMPURNA,- Banyak cara dilakukan masyarakat Indonesia dan relawan kemanusiaan berbagi keberkahan dimasa vandemi ini, termasuk Polsek Jatisampurna Polres Metro Bekasi Kota, membuka rumah makan gratis bagi warga kurang mampu terdampak Covid-19.
Dengan berdirinya rumah makan gratis di Polsek Jatisampurna bahwa kami dapat lebih dekat dengan masyarakat.

Kepuasan pelayanan yang diberikan anggota Polsek Jatisampurna kepada Bapak Aditya Prayoga, dan beliau menawarkan kerjasama dalam misi kemanusiaan membuka Rumah makan gratis yang pertama sekali di kantor Polisi, “Polsek Jatisampurna”


Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat dimasa vandemi Covid-19, terlebih masyarakat ekonomi lemah sangat merasakan dampaknya.

Selama vandemi Covid-19 ini Polsek Jatisampurna sudah beberapa kali membagikan sembako dan masker kepada masyarakat Jatisampurna, kami juga bekerja sama dengan Puskesmas yang ada di wilayah kecamatan Jatisampurna untuk melaksanakan Swabtes antigen gratis bagi warga masyarakat yang mudik, untuk tidak terjadin Claster baru Covid-19 diwilayah kecamatan Jatisampurna khususnya.

Rumah makan gratis ini terinspirasi dari cerita pengalaman hidup Bapak Aditya Prayoga pada waktu datang ke Polsek Jatisampurna, pada saat musibah kecelakaan lalu lintas (srempetan) di Jl Raya Kranggan kecamatan Jatisampurna, sesuai arahan Ka Polsek kepada anggotanya yang menangani permasalahan kecelakaan lalu lintas tersebut untuk dimediasi dan diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan atau problem solving.

Menurut Bapak Aditya Prayoga rumah makan gratis ini berdiri 02 Oktober 2016 dia mulai membantu seorang nenek yang tidak sengaja ditemuinya di jalan. Aditya mengatakan, kalau nenek tersebut kondisinya sedang sakit pada bagian kakinya.

“Maka saya sering membawakan makanan ke rumahnya yang lumayan jauh dari rumah saya,” ungkapnya.

Dia mengaku, setelah membantu nenek tersebut Alhamdulillah Alloh membuka pintu rezekinya lancar dan berlebih. “Maka saya teruskan membantu nenek itu, juga beberapa orang jompo lain,” tuturnya. Namun Aditya berpikir, lumayan lelah kalau harus terus mengantarkan makanan gratis tersebut.

Akhirnya Aditya bilang kepada isterinya, mengenai rencana untuk menyiapkan makanan dengan porsi banyak, setelah itu disimpan di depan rumah biar nanti mereka yang membutuhkan dapat mengambilnya sendiri.

“Saya juga merasa lebih banyak yang dapat dibantu dengan cara itu, karena di sana sering lewat tukang sapu, rongsokan dan pemulung,” ucapnya.

Natawirya S.sos MS.i selaku Sekertaris kecamatan mewakili Camat Jatisampurna dan di dampingi Lurah se kecamatan Jatisampurna, misi kemanusiaan rumah makan gratis oleh Polsek Jatisampurna ini sesuatu hal luar biasa, saya mengucapkan banyak terimakasih, kami mendoakan semoga Ka Polsek Jatisampurna dan Jajaranya diberi Allah SWT kesehatan dalam melaksanakan tugas dan dapat dicintai masyarakat Jatisampurna khususnya dan saya mengharapkan instansi maupun pelaku usaha lainya dapat mengikuti apa yang di lakukan Polsek Jatisampurna ini yang baru satu bulan diresmikan Bapak Ka Polres Metro Bekasi Kota Kombes Pol ALOYSIUS SUPRIJADI, S,.I,.K,.MH,. yaitu pada hari senin tanggal 19 April 2021 yang lalu, tambahnya.

“Mudah-mudahan apa yang dilakukan Polsek Jatisampurna Polres Metro Bekasi Kota ini, menjadi contoh bagi masyarakat dalam berbagi keberkahan untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.
(Red / Malih/Marpaung)

Danrem 174 Merauke : Kehadiran Tim Wasrik Itjenad Dapat Memberikan Masukan Penting Guna Tertib Administrasi

SIDIKPOST| (Merauke). Tim Post Audit Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Itjenad) melaksanakan kunjungan kerja ke Korem 174 Merauke dalam rangka Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Program Kerja dan Anggaran Korem 174/ATW Merauke beserta Satuan di jajarannya TA. 2020, Senin (31/5/2021).

Kedatangan Tim Post Audit Itjenad yang dipimpin oleh Brigjen TNI Sudi Prihatin (Irter Itum Itjenad) beserta 4 orang Pamen disambut langsung oleh Danrem 174 Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko didampingi Kasrem dan Para Kasi Korem serta Dansat dan Kabalak Disjan jajaran Korem 174 di Ruang Transit Makorem.

Selanjutnya Tim Post Audit Itjenad melakukan pemeriksaan administrasi kepada Staf dan Satuan Balakdisjan jajaran Korem 174/ATW Merauke, bertempat di Ruang Data Makorem.

Danrem Brigjen TNI Bangun Nawoko dalam sambutannya kepada rombongan Tim Wasrik Post Audit Itjenad menyampaikan selamat datang  dan ucapan terimakasih atas pelaksanaan kegiatan Wasrik, karena hal ini dapat memberikan masukan berharga dan sangat penting terkait tertib administrasi.

Disampaikan oleh Danrem bahwa  Satker Korem 174/ATW Merauke pernah mendapatkan  penghargaan IKPA (Indikator Kinerja Pelaksana Anggaran) terbaik untuk  Pagu Anggaran  di atas Rp 75 Milyar TA. 2020 dari 93 Mitra Kerja Tingkat Kanwil Provinsi Papua.

Kemudian sesuai hasil penilaian IKPA dari Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kabupaten Merauke, Satker Korem 174/ATW mendapatkan penilaian terbaik di wilayah Merauke TW 1 TA. 2021.

“Di tahun ini Satker Korem 174/ATW diusulkan mengikuti penilaian tingkat Angkatan Darat menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) TA. 2021,” kata Danrem.

Sementara itu, Ketua Tim Wasrik Brigjen TNI Sudi Prihatin (Irter Itum Itjenad) Ketua Tim Wasrik Post Audit Itjenad berharap agar  dalam pelaksanaan pengawasan dan pemeriksaan ini  tidak ada temuan terkait administrasi, apalagi Korem sudah mendapatkan penghargaan peringkat terbaik tentang IKPA.

“Selanjutnya akan dilaksanakan pemeriksaan sesuai dengan bidang masing-masing oleh Tim Itjenad dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya. (Red / Penrem 174 Merauke). 

Gubernur Banten Sesalkan Pengunduran Diri 20 Pejabat Dinkes

SIDIKPOST | Banten – pengunduran diri 20 (dua puluh) pejabat di lingkungan Dinkes Provinsi Banten di tengah-tengah kasus pengadaan masker yang menimpa Dinas Kesehatan Di sesalkan Gubernur Banten

Menurutnya Sebab apa yang dilakukan oleh 20 orang ini sama dengan melarikan diri (desersi) dari tugas.

“Saya mengerti situasi keprihatinan para staf, eselon 3 dan 4 dengan ditahannya saudara Lia. Saya kira bentuk solidaritas ini bisa dipahami, namun masalah hukum ini sedang diproses dan ditegakkan oleh Kejati Banten. Dan kita harus memberikan kepercayaan kepada kejaksaan. Dan tentunya sebagai pimpinan saya juga prihatin,” ujar Gubernur Banten Wahidin Halim, Senin (31/5/2021) malam.

Namun Wahidin menyatakan pengunduran diri ini tak bisa ditoleransi, karena di tengah Pemprov Banten sedang menghadapi masa pandemi dan berusaha melindungi rakyat dengan sebaik-baiknya, 20 pejabat itu terlalu gampang untuk mengambil sikap mengundurkan diri.

“Setelah sekilas, saya pelajari pengunduran diri ini bukan semata-mata karena solidaritas karena temannya ditahan. Mereka-mereka adalah orang-orang lama yang kinerjanya sudah kita tahu tidak mau mengubah mindsetnya dengan upaya Pemerintah Provinsi dalam memerangi korupsi. Meningkatkan pelayanan pada masyarakat dan meningkatkan administrasi pemerintahan yang baik.

Maka, kata mantan Wali Kota Tangerang ini, pihaknya akan membahas pengunduran diri ini. “Besok akan kita bahas, mereka akan kita nonjobkan atau kemungkinan bisa kita pecat kalau memang memenuhi unsur ketentuan dan kita akan segera mencari penggantinya. Ini satu gerakan yang menurut saya sangat menyinggung perasaan masyarakat. Harusnya kalau seorang pengabdi, konsekuensi apapun yang akan terjadi mereka tetap mengabdi, ini kan seperti tentara yang desersi ketika negara memerlukan pengabdian mereka. Kita sekarang sedang berperang melawan Covid-19, oleh karena itu akan kita bahas segara,” ujar mantan Anggota DPR RI ini.

Wahidin menyatakan jika dalam pemeriksaan pihaknya mendapat indikasi bahwa motifnya karena tidak ingin berperang melawan Covid-19 atau ada faktor lain, maka bisa saja akan ada pemecatan. “Kalau terbukti ada faktor-faktor lain dari pengunduran diri ini, maka akan saya non-jobkan atau bisa juga dilakukan pemecatan,” kata Wahidin.

Gubernur WH, menyayangkan atas pengunduran diri tersebut yang terkesan tidak memiliki jiwa pengabdian yang baik.
“Kita akan bahas segera apakah pengunduran dirinya karena tidak mau ikut berperang melawan covid-19 atau ada motif-motif lain, yang jelas kita akan analisa dan identifikasi melalui bukti-bukti hasil pemeriksaan, bisa saja kita pecat atau dinonjobkan” ujar WH.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin membenarkan bahwa pihaknya akan memeriksa 20 pejabat yang mengundurkan diri pada Rabu (2/6/2021). Pemprov Banten akan melalui beberapa langkah sebelum melakukan pemecatan terhadap seorang ASN.

“Belum ada rencana pemecatan, semua akan diperiksa terlebih dahulu. Apa motif mereka mengundurkan diri dari jabatan yang diemban saat ini. Jadi belum ada pemecatan,” tegas Komarudin, Selasa (1/6/2021).

Ia menjelaskan, rencana pemeriksaan para pejabat eselon III dan IV di Dinkes Banten yang mengundurkan diri di tengah pengusutan kasus pengadaan masker oleh Kejaksaan tersebut akan diketuai oleh Sekda Banten Al Muktabar, sebagai Ketua Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) dan sebagai Ketua pembina ASN.

“Dalam pemeriksaan nanti akan diketuai oleh Pak Sekda, Asda 3, Inspektorat dan BKD. Hasilnya nanti baru dilaporkan kepada Gubernur,” tukas Komarudin.(Red)

Sat Sabhara Polres Kukar Gelar Patroli Sambang Dialogis

SIDIKPOST | Kukar – Patroli Sat Sabhara merupakan sebagai fungsi Preventif atau pencegahan secara rutin melaksanakan kegiatan Patroli baik Sambang maupun Dialogis guna mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Disamping itu Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan personil Sat Sabhara juga menyempatkan untuk mensosialisasikan program unggulan Polda yakni 110 dan Pesut Mahakam.

Pada Senin (31-5-2021), Unit Patrolu Sat Sabhara Polres Kukar, melaksanakan pemantauan kepatuhan warga masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di Pom Bensin Timbau.

Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting melalui Kasat Sabhara AKP Sarikun mengatakan dalam pelaksanaan patroli tersebut tersebut personil memberikan himbauan kepada warga masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan seperti selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak, sehingga terhindar dari penyebaran Virus Covid-19. ( Red).