Diterjang Angin, Sebuah Gudang fillet Ikan Roboh

SIDIKPOST|Pati – Angin kencang yang terjadi di Kecamatan Dukuhseti mengakibatkan sebuah gudang Fillet ikan (tempat melepas daging ikan dari tulangnya)  yang terletak di Desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti, Pati, Jawa Tengah  roboh rata dengan tanah. Selasa, 04/08/2020.

Gudang milik Suntono (55) ini roboh tertiup angin  kencang dan tak terduga. Kejadian ini  diawali sekitar   pukul 16.00 Wib,  ketika itu cuaca di daerah tempat kejadian cerah dan tanpa diduga tiba – tiba datang bertiup angin yang sangat kencang

Sehingga mengakibatkan gudang dengan ukuran 10 m x 20 m yang terbuat dari kayu dan beratap dari bahan asbes roboh rata dengan tanah.

Akibat dari kejadian tersebut Suntono mengalami  kerugian material ditaksir mencapai Rp. 30 juta serta korban jiwa nihil dikarenakan pada saat kejadian sudah tidak ada pekerja.

Menurut penuturan Babinsa setempat Pelda Nurkhamid rencananya besok pagi akan diadakan gotong royong  pembersihan gudang tersebut.

“Rencananya besok pagi pengelola dan masyarakat akan melaksanakan pembersihan dan kemudian akan segera diperbaiki sehingga karyawan dapat bekerja kembali,” Ungkap Khamid.

(10/m@s)

Ketua DPR Puan Maharani Ingin RI-Turki Segera Temukan Vaksin Covid-19

SIDIKPOST|Selasa, 4 Agustus 2020
Ketua DPR RI Puan Maharani berharap kerjasama RI – Turki dalam pengadaan obat dan vaksin Covid-19 segera terwujud. Harapan itu disampaikan Puan ketika berbicara lewat telepon dengan ketua parlemen Turki ( Grand National Assembly of Turkey) Mustafa Sentop, Senin (04/8).

“Saya mendengar Menteri Ristek dan Tekhnologi Indonesia sudah berbicara dengan Menteri Tekhnologi dan Industri Turki membahas pengembangan obat dan vaksin covid 19.

Semoga kerjasama ini berhasil dan kita akan mendapatkan manfaatnya dalam waktu yang tidak lama lagi (penemuan obat dan vaksin-covid 19),”ujarnya.

Puan mengharapkan agar parlemen Turki ikut mendorong kerjasama tersebut agar obat dan vaksin Covid-19 segera ditemukan dan diproduksi.

Penanganan Covid 19 antar kedua negara menjadi salah satu materi pembahasan courtesy call antara Puan dan Sentop.

Seperti dikutip dari akun IG @Puanmaharaniri, akun Instagram pribadi Puan Maharani, courtesy call antara kedua ketua parlemen itu berlangsung Senin siang (04/8/2020) waktu Jakarta.

Puan Maharani berbicara dari kantornya di kompleks parlemen, Jakarta, sementara Mustafa Sentop dari kantor parlemen Turki.

Menurut Puan, pembicaraan ini dalam rangka perayaan 70 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Turki.

“Kami saling mengucapkan selamat Idul Adha dan ngobrol tentang bagaimana kondisi Indonesia dan Turki, terutama ditengah situasi menghadapi pandemic covid-19 ini,”ungkap Puan.

Selain itu, pembicaraan antara keduanya menyinggung isu Palestina.

“Terkait isu Palestina yang akan disampaikan di PBB, tentu saja Indonesia akan tetap mendukung negara Palestina,”tegas Puan.

Dalam pembicaraan yang berlangsung hangat sekitar 15 menit itu, Ketua Parlemen Turki Mustafa Sentop menyatakan penghargaan tinggi atas hubungan persahabatan erat Indonesia-Turki.

“Ke depan kerjasama RI-Turki harus diperkuat diberbagai bidang,”ujar Mustafa Sentop.

Diakhir pembiacaraan, Puan menyampaikan salam kepada Presiden Turki Reccep Tayip Erdogan lewat Ketua Parlemen Turki.

“Mohon sampaikan salam hangat saya kepada presiden Erdogan dan seluruh rakyat Turki.”(AF)

Skenario Pemulihan Ekonomi Berlanjut Hingga Tahun Depan

SIDIKPOST|Jakarta, 4 Agustus 2020-Pemerintah kembali menegaskan bahwa skenario pemulihan ekonomi masih akan berlanjut di tahun 2021. Pasalnya, dampak pandemi Covid-19 diprediksi masih akan dirasakan hingga tahun depan.

“Di tahun 2021 kebijakan pemerintah juga masih dalam skenario pemulihan ekonomi,” tutur Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pidato kuncinya pada acara Rapat Kerja Nasional Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Selasa (4/8), di Jakarta.

Dalam paparan yang disampaikan secara daring, Menko Airlangga menjelaskan tentang siklus terbalik antara pandemi dan mata pencaharian. Jika penyebaran masih tinggi maka ekonomi akan semakin dalam.

“Jika pada saat masalah kesehatan ini tertangani maka ekonomi akan kembali. Maka masyarakat diharapkan mampu melakukan penyesuaian perilaku terhadap Covid-19,” ujar Airlangga.

Airlangga juga menuturkan bahwa pihaknya akan mendorong kebijakan kesehatan dengan prioritas tinggi di tahun 2020 dan 2021. “Kami harap di tahun 2022 dan 2023 vaksin telah ditemukan, sehingga mereka akan berada pada posisi normal,” imbuhnya.

Bantuan sosial, lanjut Airlangga, akan didorong hingga 2021 dan secara bertahap akan mulai dikurangi pada tahun 2022. Selain itu, usaha dan industri padat karya akan terus didorong hingga tahun 2022.

Menko Airlangga juga menuturkan, Pemerintah akan melakukan restrukturisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Selain itu, penempatan dana dan penjaminan juga terus dilakukan agar sektor riil dapat bergerak.

“Kami juga akan terus lakukan relaksasi regulasi. Salah satunya adalah dengan transformasi regulasi melalui RUU Cipta Kerja,” ujar Airlangga.

Upaya mendorong UMKM juga telah dilakukan Pemerintah dengan penempatan dana di Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) dan Bank Pembangunan Daerah (BPD). Bahkan menurut Airlangga, Pemerintah telah melakukan perluasan ke sektor korporasi yaitu kredit diatas Rp10 miliar hingga Rp1 triliun.

Saat ini dana yang ditempatkan di Himbara berjumlah Rp30 triliun. Sementara dana yang sudah disalurkan senilai Rp43,17 triliun kepada penerima sebanyak 519.797 debitur.

“Penempatan dana di BPD sendiri totalnya ada 11,5 triliun rupiah. Diharapkan ini dapat memutar perekonomian di level masyarakat,” ujarnya.

Dalam paparannya, Menko Airlangga juga menjelaskan program yang dilakukan untuk menghadapi pandemi Covid-19 adalah menjaga kehidupan dan menjaga mata pencaharian kehidupan. Menurutnya hal ini adalah tugas dari Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Menjaga kehidupan dilakukan dengan mengatasi/menekan virus, memperluas testing, karantina dan kapasitas perawatan, mencari obat/riset, meingkatkan kapasitas sektor kesehatan, serta produksi dan distribusi vaksin.

Sementara, menjaga mata pencaharian kehidupan dilakukan dengan mendukung masyarakat dan bisnis yang terdampak, menyiapkan kembali masyarakat agar dapat bekerja secara produktif dan aman, serta menyiapkan kebijakan untuk pemulihan ekonomi nasional.(AF)

Brazil Jadi Negara Tujuan Ekspor Baru

SIDIKPOST|Manado – Pembukaan pembatasan secara bertahap terus memberikan angin segar bagi sektor pertanian di tanah air termasuk juga di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Manado melepas perdana ekspor komoditas unggulan Sulut berupa kelapa parut ke Brasil, Amerika Latin sebanyak 104 ton.

“Sebelumnya, berdasarkan data pada sistem perkarantinaan, IQFAST biasanya kelapa parut Sulut diekspor ke negara-negara di benua Asia dan Eropa,” kata Kepala Karantina Pertanian Manado, Donni Muksydayan Saragih melalui keterangan tertulisnya, yang diterima IndonesiaDev, Minggu (2/8/2020). dua hari yang lalu

Menurut Donni, komoditas ekspor asal sub sektor perkebunan dengan nilai Rp. 2,8 miliar milik PT. SI ini telah melalui serangkaian tindakan karantina dan dinyatakan sehat, aman dan memenuhi persyaratan negara tujuan.

Brazil merupakan negara dari amerika latin dengan penduduk terbanyak keenam di dunia yaitu sebesar 212 juta jiwa. Potensi pasar yang besar tersebut mampu dimanfaatkan oleh PT. SI dalam memasarkan produknya berupa Kelapa Parut.

“Kami terus mendorong ekspor tidak hanya dalam bentuk kelapa bulat, tetapi juga turunannya yang sudah diolah sehingga memiliki nilai tambah yang besar dibanding hanya menjual dalam bentuk bahan baku komoditas,” ucap Donni.

Jika kita mengekspor dalam bentuk produk olahan Kelapa Parut (Dessicated coconut), tambah Donni, selain menambah nilai jual juga dapat menambah umur simpan, sehingga produk lebih tahan lama.

“Untuk mendapatkan Kelapa Parut yang mempunyai rendemen yang tinggi dan cita rasa yang baik, kelapa harus dipilih yang tua,” jelasnya.

Dalam pembuatan Kelapa Parut ada beberapa tahap, diantaranya adalah pembuangan sabut dan tempurung kelapa, pembuatan testa, pencucian, Blanching, pemarutan, pengeringan, pengukusan, pengepressan, pengeringan kembali kemudian dilakukan penggilingan.(AF)

Polres Pulang Pisau Beri Sanksi Pengendara Tak Pakai Masker

SIDIKPOST|Polres Pulang Pisau – Sebagai upaya dalam meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan raya dalam menggunakan masker, Satuan Lalu lintas Polres Pulang Pisau (Pulpis) beri sanksi kepada pengendara yang tidak menggunakan masker saat berkendara yang melintas di jalan Tingang Menteng, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, Selasa (04/08/2020) pukul 15.30 WIB.

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pulpis AKBP. Yuniar Ariefianto, S.H., S.I.K., M.H. ini digelar sebagai rangkaian penghujung Operasi Patuh Telabang 2020 dan menyambut Hari Polwan ke – 72.

Terlihat unik, warga maupun pengendara yang kedapatan tidak menggunakan masker mendapat sanksi yang cukup unik yaitu berjoget bersama badut yang sengaja didatangkan oleh Sat Lantas Polres Pulang Pisau dengan plakat – plakat yang dibawa.

Kapolres Pulpis didampingi Kasat Lantas AKP Muhammad Syafuan Nor, S.I.K menyampaikan, keberadaan badut ini untuk memberikan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan menuju Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) yakni tetap memakai masker, jaga jarak, dan selalu mencuci tangan.

“Dari razia humanis ini, masih banyak didapati masyarakat yang tidak menggunakan masker, dan kami berikan sanksi sosial dengan joget yang diringi musik akang kendang,” kata Kapolres Pulpis.

Dengan adanya sanksi joget ini, lanjutnya, selain memberikan hiburan kepada masyarakat juga untuk memberikan efek rasa malu kepada masyarakat ketika tidak memakai masker. Diharapkan kedepan masyarakat Kabupaten Pulpis bisa taat memakai masker demi mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami gelar untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam mentaati peraturan berlalu lintas dengan tetap menggunakan masker, walaupun nanti selesai Operasi Patuh Telabang 2020.(AF)

BUKAKA Ekspor 33 Garbarata Ke Thailand

SIDIKPOST|Jakarta – Produsen garbarata, PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) terus menunjukkan geliatnya menembus pasar ekspor. Hal ini membuktikan bahwa aktivitas industri di dalam negeri masih bergairah di tengah tekanan dampak pandemi Covid-19.

“Pada kondisi sulit saat ini, pelepasan ekspor garbarata PT Bukaka merupakan berita yang sangat menggembirakan sekaligus mendorong semangat kita untuk terus berkreasi, tetap berproduksi, dan maju melangkah menghadapi segala bentuk tantangan yang ada,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita

Pada seremoni Pelepasan Ekspor Garbarata PT Bukaka Teknik Utama Tbk Ke Bandara Don Mueang, Thailand

Dalam keterangan resmi yang diterima IndonesiaDev, Senin (3/8/2020) kemarin

Menperin menyampaikan, mewakili pemerintah,

Pihaknya memberikan apresiasi kepada Bukaka atas capaian positif kinerjanya dalam menghasilkan produk yang dapat diminati oleh pasar global.

Garbarata merupakan salah satu produk unggulan ekspor Bukaka dengan tujuan utama antara lain Jepang, India dan Thailand. Bukaka menjadi satu-satunya produsen garbarata yang ada di Indonesia dan termasuk dalam lima produsen terbesar garbarata yang ada di dunia.

Saat ini, seluruh boarding bridge bandara yang berada di bawah supervisi PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II merupakan hasil produksi Bukaka.

“Bukaka telah memproduksi 904 unit garbarata, dan pelepasan ekspor kali ini merupakan bagian dari kontrak 33 unit garbarata dengan M-Solutions Co., Ltd. – Airport of Thailand yang telah dilakukan pada tahun 2019,” papar Agus.

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesai (LPEI) atau Indonesia Eximbank telah memfasilitasi pembiayaan ekspor 33 unit garbarata yang dilakukan oleh Bukaka ke Thailand tersebut senilai US$ 7,5 juta atau sekitar Rp 105 miliar.

LPEI telah mendukung Bukaka sejak tahun 2014, baik dari sisi pembiayaan maupun penjaminan. Fasilitas yang telah diberikan LPEI mencapai sebesar Rp 2,26 triliun.

Pada kesempatan itu, Menteri AGK juga menegaskan, pemerintah telah menggulirkan upaya-upaya perlindungan sektor industri dalam negeri untuk menghadapi situasi saat ini.

Insentif baru yang diusulkan oleh Kemenperin seperti fasilitas keringanan biaya listrik, telah mendapat persetujuan.

Usulan ini dilakukan sebagai upaya membantu sektor industri tetap survive atau dapat beroperasional secara efisien. Sebelumnya, sudah ada kebijakan penurunan harga gas.

“Kami pun telah mengusulkan fasilitas kepabeanan dan/atau cukai serta perpajakan atas impor barang untuk keperluan penanganan pandemi Covid-19,” sebutnya.

Bahkan, pemerintah bertekad mengoptimalkan implementasi program Peningkatan Pengunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). Semua proyek nasional harus menyerap produk yang sudah bisa diproduksi oleh industri dalam negeri.

“Pemerintah telah menegaskan, bagi direksi BUMN yang tidak memiliki komitmen tinggi terhadap penyerapan produk lokal, sanksinya adalah diganti,” imbuhnya.

Agus mengakui, dampak pandemi Covid-19 membawa perubahan kepada seluruh aspek kehidupan, termasuk dalam aktivitas proses produksi di sektor industri.

“Oleh sebab itu, diperlukan upaya strategis yang dilakukan secara bersama-sama dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya.(AF)

Pemerintah Percepat Pengembangan Sapi Bali dengan Metode Triple Helix

SIDIKPOST|Denpasar-Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung pengembangan industri Sapi Bali di Kabupaten Buleleng menggunakan metode Triple Helix. Metode Triple Helix ini merupakan model inovasi yang melibatkan akademisi, industri dan pemerintah untuk menumbuhkan perkembangan ekonomi dan sosial.

Sebagai bentuk dukungan, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan (Dirjen PKH)

I Ketut Diarmita melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman Kemitraan Triple Helix di Kantor Gubernur Bali, Senin (3/8/2020) kemarin

Ia juga menyambut baik kerja sama ini sebagai upaya pengembangan agrikultur atau ketahanan pangan.

“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Bali dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) atas Penandatangan Nota Kesepahaman ini.

Industri peternakan tidak akan pernah bisa tumbuh dan berkembang jika tidak didukung oleh sinergi seluruh pihak,” kata Ketut.

Ketut menyampaikan, semua komponen di Bali sudah menunjukan komitmennya dalam mendukung terbangunnya industri untuk pengembangan Sapi Bali ini. Komponen tersebut adalah pemerintah, pengusaha, dan akademisi (dalam hal ini Universitas Pendidikan Ganesha dan Central Queensland University).

Pengolahannya juga didukung agar menghasilkan produk yang memberikan nilai tambah (added value).

Selain itu, pengembangan program studi peternakan dan teknologi pasca panen juga diberikan untuk mendukung sustainabilitas (kesinambungan) penyediaan sumber daya manusia yang terkait.

Sekadar informasi, kerja sama Triple Helix ini dilakukan untuk Pengembangan Ketahanan Pangan di Provinsi Bali sebagai salah satu kegiatan dalam upaya mendukung Program Prioritas Peningkatan Ketersediaan, Akses, dan Kualitas Konsumsi Pangan.

Sementara, kerja sama antara Bappenas, Pemda Kabupaten Buleleng, Universitas Pendidikan Ganesha, Trade and Investment Queensland Australia dan Central Queensland University ini menekankan pada penelitian dan pengembangan.

Misalnya, pengembangkan aplikasi teknologi maju dan memastikan rantai pasokan berkelanjutan pengembangan ternak, khususnya ternak sapi di Bali.

Tujuan tersebut diarahkan untuk dapat mendukung pencapaian target pembangunan pangan dan pertanian dalam RPJMN 2020-2024.

Selain itu, kerja sama yang dilakukan juga terkait pengembangan program studi peternakan dan teknologi pasca panen untuk mendukung kesinambungan penyediaan sumber daya manusia peternakan.

I Ketut Diarmita menjelaskan.

Industri peternakan yang eksis itu harus mengadopsi tiga hal yaitu, harus memperkuat kelembagaan peternakan, salah satunya melalui korporasi peternakan sesuai dengan amanat Presiden dalam RPJMN.

Lalu, dengan dukungan dari akademisi melakukan penguatan adopsi teknologi oleh seluruh insan peternakan untuk kemajuan peternak. Kemudian, penyiapan kelengkapan sarana dan prasarana pendukung peternakan sesuai dengan perkembangan jaman.

“Kami, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan selaku pembuat regulasi akan terus berusaha memberikan stimulus untuk melaksanakan pengembangan ternak di Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, plasma nutfah Sapi Bali merupakan komoditas unggulan dengan kinerja biologis yang baik dan termasuk salah satu jenis sapi potong yang mempunyai keunggulan dalam daya reproduksi, adaptasi dengan lingkungan, tahan terhadap infeksi penyakit hewan.

Selain itu, persentase karkas juga tinggi

sebagaimana telah di tetapkan dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 325/Kpts/OT.140/2010 tentang Penetapan Rumpun Sapi Bali.

“Karena keunggulan-keunggulan itu, Sapi Bali tidak boleh musnah dari negeri ini. Kita harus jaga kelestariannya,” tandas Ketut.

Sebagai catatan, dipilihnya Kabupaten Buleleng sebagai pilot project kerja sama ini dikarenakan beberapa hal.

Berdasarkan Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan Tahun 2019

Kabupaten Buleleng merupakan kabupaten dengan populasi sapi potong terbanyak di Provinsi Bali

Yaitu sebesar 151.423 ekor atau 25 persen populasi sapi potong berada di Kabupaten Buleleng.

Dengan mengacu Keputusan Menteri Pertanian Nomor 472/Kpts/RC.040/6/2018 tentang Lokasi Kawasan Pertanian Nasional

Disebutkan bahwa Kabupaten Buleleng merupakan salah satu lokasi pengembangan sapi potong di Provinsi Bali.

Maka dengan melihat potensi sumber daya dan data yang ada, Kabupaten Buleleng dianggap cocok untuk ditetapkan sebagai sentra pengembangan ternak ruminansia khususnya bangsa sapi Bali.

Selain untuk peningkatan produksi daging, sekaligus juga untuk peningkatan dan pelestarian plasma nuftah asli Indonesia.

Di tempat terpisah, Menteri Pertanian (Mentan) Syarul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, Bali memang merupakan provinsi yang memiliki potensi pertanian dan peternakan yang sangat besar. Dengan adanya nota kesepahaman ini, ia berharap Kementan bisa mendukung sepenuhnya program-program pertanian dan peternakan di Bali.

“Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan pembangunan pertanian menuju pertanian yang maju, mandiri, dan modern,” ujar Mentan SYL.

Dirjen PKH Kementan I Ketut Diarmita melakukan penandatanganan MoU kemitraan triple helix di Kantor Gubernur Bali, Senin (3/8). kemaren.(AF)

Satgas Yonif 413 Bremoro Gelorakan Pengibaran Bendera Merah Putih Serentak di Kampung Yetti

SIDIKPOST|Jayapura-Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis Raider 413 Kostrad menggelorakan semangat pemuda Papua untuk mengibarkan Bendera Merah Putih dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 Tahun.

Bersama tokoh masyarakat Kampung Yetti Bapak Amus, Pos Satgas pimpinan Lettu Inf Bagus Dwi Hartanto mengajak pemuda Yetti untuk mengibarkan Bendera Merah Putih serentak sesuai instruksi pemerintah yang dikibarkan mulai tanggal 01 hingga 31 Agustus 2020.

“Bukan hanya mengajak mengibarkan Bendera Merah Putih saja, tetapi kita kobarkan gelora semangat Kemerdekaan yang telah diraih dengan penuh pengorbanan oleh para pejuang terdahulu kita. Sebagai generasi penerus bangsa kita wujudkan cita-cita Pahlawan menuju Indonesia yang maju dan sejahtera,” ujar Komandan Pos Lettu Bagus.

“Puji Syukur dengan kehadiran Pos Satgas, dapat membantu kami untuk menggerakkan semangat pemuda khususnya yang berada di Kampung Yetti. Semoga kita dapat bersinergi dengan Pos pada kegiatan-kegiatan positif lainnya,” ungkap Bapak Amus yang juga menjabat sebagai Kepala RW di Kampung tersebut.(AF)

Sebelum Digelar, Dandim Lamongan Tinjau Lokasi TMMD

SIDIKPOST|Lamongan,- Desa Tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten
Lamongan, Jawa Timur, bakal jadi lokasi sasaran pelaksanaan program
Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) 109.

 Sebelum dinyatakan jadi lokasi TMMD,  Desa itupun ditinjau
oleh Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono. “Pelaksanaannya
akhir September nanti,” ujar Letkol Sidik. Senin, 03 Agustus 2020.

Kegiatan itu, kata Letkol Sidik, merupakan program terpadu
lintas sektroral antara antar instansi di daerah. “Sehingga,
pelaksanaanya dapat tercapai sesuai rencana pembangunan Pemerintah
melalui proses perencanaan secara integral dan komperhensif,”
bebernya.

 Dirinya menjelaskan jika pada TMMD saat ini, terdapat dua
sasaran pengerjaan. Dandim menjelaskan, selain program fisik, TMMD
mendatang juga terdapat program non fisik.

“TMMD itu, salah satu tugas pokok TNI, khususnya di bidang
operasi militer selain perang. Itu dikhususkan untuk membatu Pemerintah
Daerah dalam pembangunan,” jelasnya. “Itu sebagai upaya meningkatkan
kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan pembangunan di daerah
terisolir,” imbuh Letkol Sidik.

Autentifikasi

Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono (AF)

Momen Hari Kemerdekaan, 22 Makam Pahlawan Direhab

SIDIKPOST|Lamongan,- Sebanyak 22 makam Pahlawan di Kabupaten Lamongan,
Jawa Timur, menjadi sasaran rehabilitasi oleh pihak Kodim 0812/Lamongan.

 Bukan tanpa sebab, direhabnya makam para Pahlawan yang gugur
ketika mempertahankan kedaulatan dan keutuhan NKRI itu, dilakukan dalam menyambut datangnya Hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang.

“Upaya itu, wujud rasa bangga kita terhadap tanah air
sekaligus para Pahlawan yang rela berkorban menjaga keutuhan NKRI,”
kata Dandim, Letkol Inf Sidik Wiyono. Selasa, 04 Agustus 2020.

 Perayaan Hari Kemerdekaan mendatang, kata Dandim, diyakini
bisa menjadi suatu inovasi bagi masyarakat agar nantinya bisa berbuat
yang terbaik, khususnya demi kemajuan bangsa. “Terlebih, melakukan
suatu kegiatan nyata dan positif dalam kehidupan bermasyarakat,”
bebernya.

Untuk diketahui, dari puluhan makam itu, saat ini terdapat
17 makam para Pahlawan yang sudah memasuki tahap finishing. Dandim
berjanji, jika rehab makam itu bakal diselesaikan sebelum tanggal 17
Agustus mendatang. “Secepatnya, harus segera terselesaikan,”
tegasnya.

Autentifikasi

Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Sidik Wiyono (AF)

Lima Kursi Jabatan Diisi Pejabat Baru

 SIDIKPOST|Kota Malang,- Selain jabatan di Makorem 083/Baladhika Jaya,
pergantian jabatan di wilayah teritorial Korem 083/Baladhika Jaya saat
ini, juga berlaku pada empat kursi jabatan Komandan Satuan.

 Selain kursi jabatan Dandim Situbondo, pergantian jabatan
itu juga meliputi kursi Dandim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu, Dandim
0833/Kota Malang dan Danyonif 527/BY.

  Dalam acara serah terima yang berlangsung di Makorem,
Selasa, 04 Agustus 2020. Danrem 083/Baladhika Jaya, Kolonel Inf Irwan
Subekti mengatakan jika pelaksanaan sertijab itu, merupakan suatu hal
yang lumrah di tubuh TNI-AD, khususnya Korem. “Itu dalam rangka
mewujudkan Satuan yang handal dan profesional. Selama prose situ
berjalan, kita tetap berlakukan protokol kesehatan,” ujar Danrem.

  Bukan hanya sekedar regenerasi saja, menurut Danrem,
pergantian jabatan juga merupakan suatu upaya pembinaan personel.
“Dengan demikian, diharapkan pergantian jabatan itu mampu meningkatkan
kualitas, menciptakan semangat penyegaran, pemikiran baru melalui
kemampuan dan kreatifitas para Dansat,” jelasnya.

Untuk diketahui, Letkol Inf Juni Toa yang sebelumnya
menjabat sebagai Dandim 0823/Situbondo, secara resmi menjabat sebagai
Kepala Staf Korem. Sedangkan, kursi jabatan Dandim, diduduki oleh Letkol
Inf Neggy Kuntagina.

Sedangkan, Dandim 0818/Kabupaten Malang-Batu yang sebelumnya
dijabat oleh Letkol Inf Fetty Muzawwad, sekarng telah digantikan oleh
Letkol Inf Yusub Dody Sandra. Tak hanya itu saja, rotasi jabatan juga
berlaku pada kursi kepemimpinan Dandim 0833/Kota Malang yang sebelumnya dijabat oleh Letkol Inf Tommy Anderson. Kini, kursi jabatan itu, diduduki oleh Letkol Arm Ferdian Primadhon

Tongkat Komandi Danyonif 527/BY yang sebelumnya dipegang
oleh Letkol Inf Totok Piro Kismanto, kini telah beralih ke Mayor Inf
Alexander Terangta. Sedangkan jabatan Kasi Ops Korem 083/Baladhika Jaya
yang sebelumnya dijabat oleh Letkol Inf Nanang Prianggodo, secara resmi
diemban oleh Mayor Inf Galih Sakti Pramudyo.

Autentifikasi

Kapenrem 083/Baladhika Jaya, Mayor Inf Prasetya, H. K (AF)

Dandim Gresik, Pamekasan dan Sumenep Berganti

SIDIKPOST|Surabaya,- Selain kursi jabatan Dandim 0817/Gresik, rotasi
jabatan juga bergulir pada kursi kepemimpinan Dandim 0826/Pamekasan dan Sumenep.

 Prosesi serah terima jabatan yang digelar di Pendopo,Keraton, Kabupaten Sumepen, Pulau Madura, Jawa Timur itu, dipimpin
langsung oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Herman Hidayat Eko
Atmojo.

Ditemui usai pelaksanaan sertijab, Brigjen Herman mengatakan jika keberadaan pejabat baru itu, diharapkan bisa mendukung tugas Pemda
ke depan. “Pejabat baru itu, diharapkan bisa meningkatkan kemajuan
Korem sekaligus mewujudkan profesionalisme prajurit,” ujar Danrem,
singkat. Selasa, 04 Agustus 2020.

Untuk diketahui, Letkol Budi Handoko yang sebelumnya
menjabat sebagai Dandim Gresik, secara resmi digantikan oleh Letkol Inf
Taufik Ismail. Sedangkan jabatan Dandim 0827/Sumenep yang sebelumnya
diduduki oleh Letkol Inf Ato Sudiatna, digantikan oleh Letkol Inf
Nurcholis. Kursi kepemimpinan Dandim 0827/Pamekasan yang sebelumnya
dikendalikan oleh Letkol Inf M. Effendi, resmi diemban oleh Letkol Inf
Tejo Baskoro.

Autentifikasi

Kapenrem 084/Bhaskara Jaya, Mayor Inf Agung Prsetyo Budi, S. T (AF)