Anggota Polres Kukar Laksanakan Senam Pagi

SIDIKPOST|KUKAR – Guna menjaga kebugaran tubuh yang prima serta meningkatkan imunitas dalam tubuh guna menangkal penyebaran Covid-19

Personel Polres Kukar melaksanakan kegiatan olahraga pagi di halaman depan Mapolres Kukar, Rabu (05/08/2020).

Kegiatan olah raga tersebut dipimpin Kabag Sumda Polres Kukar Kompol Kemis

Sebelum kegiatan diawali dengan apel pagi dan dilanjutkan pemanasan untuk pelenturan tubuh dan gerakan senam di tempat.

Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugrohi melalui Kabag Sumda Kompol Kemis mengatakan bahwa olahraga ini rutin kami laksanakan guna menjaga tubuh yang prima.

“Kami lakukan olah raga seperti ini rutin satu minggu 3 kali tepatnya tiap hari Senin, Rabu, dan Jum’at “

Dengan olahraga teratur diharapkan kesehatan para personel Polres Kukar lebih terjaga, tidak mudah sakit  dan imunitas dalam tubuh meningkat sehingga menangkal COVID 19

Sehingga selalu siap dalam melaksanakan tugas sebagai pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat apalagi dalam kondisi seperti ini.(AF)

Anggota Humas Polres Jakbar Punya Usaha Angkringan

SIDIKPOST|Jakarta, Cerita mengenai anggota kepolisian yang memiliki aktivitas sampingan tentu saja sudah sering kita dengarkan. Entah itu mengenai anggota yang keliling kampung untuk mengajar ngaji, ataupun sosok polisi yang berjualan HP bekas demi menampung anak-anak terlantar di rumahnya.

Berbicara mengenai kegiatan sampingan tersebut, baru-baru ini kembali muncul sosok Brigadir Kepala atau Bripka Dwi Hariyanto.

Pria yang sehari-harinya bertugas sebagai Humas Polres Metro Jakarta Barat ini ternyata memiliki usaha angkringan dengan sebutan “Sido Mampir”.

Tidak tangung-tanggung, usaha yang ia tekuni sejak tahun 2015, kini sudah mencapai 6 tempat diantaranya di Tangerang, Pos Pol Kedoya, Green Garden, Pasar Kemiri Kembangan dan di dekat danau Rawa Buaya Cengkareng Jakarta Barat dan pinggir kali angke Jakarta Barat.

Ketika ditemui, Bripka Dwi mengatakan, menjadi seorang pengusaha memang dibutuhkan semangat juang tinggi dan kerja keras. Meskipun gagal, namun semangat berjuang tidak boleh padam.

Awalnya, ia hanya hobi jajan angkringan lalu sekedar iseng menanyakan usaha tersebut hingga menjadi suatu hal yang membuatnya serius menggeluti bisnis kuliner angkringan.

Usaha yang ia tekuni pun tidak mudah seperti apa yang dibayangkan sebelumnya. Pasalnya, ia pernah mengalami jatuh bangun dalam menggeluti usahanya.

Namun, dengan semangat dan kerja keras ia mampu melewatinya

Bahkan sampai saat ini ia memiliki anak buah yang sangat ia percayai dalam mengolah usaha angkringan.

“Saya percayakan sama mereka (anak buah) yang penting bisa menghidupkan kebutuhan sehari-seharinya,” ujarnya.

Ke depannya, Dwi berniat untuk membuka cabang. Namun, dia tidak menetapkan target pastinya ekspansi bisnisnya ini. Karena, saat ini dia hanya fokus untuk mengembangkan Angkringan yang dibangun susah payah ini.

“Target ke depan memang ada niat untuk membuka cabang, namun belum tahu kapan terealisasi karena sampai saat ini saya fokus disini terlebih dahulu,” jelasnya.

Sekedar diketahui, Angkring, warung makan asal Jogjakarta ini memang sangat berbeda, karena penjualnya menjajakan makanan dan minuman hanya dengan gerobak dorong, namun hal itulah yang jarang sekali dijumpai di Jakarta .

Angkringan dalam bahasa Jawa, berarti duduk santai.

Selain murah, kualitas rasa pun tak kalah dengan restoran mahal yang ada di pusat-pusat perbelanjaan. Karenanya, gerobak dorong tersebut hanya ditutupi kain terpal dengan suasana remang-remang membuat angkringan ramai dikunjungi remaja maupun orang tua.

( Humas Polres Metro Jakarta Barat)(AF)

Menteri BUMN Pastikan Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Hingga Akhir Tahun

SIDIKPOST|Menteri BUMN saat meninjau laboratorium dan fasilitas produksi Bio Farma

Perusahaan induk BUMN di bidang farmasi, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Erick Thohir, memastikan Bio Farma mampu memproduksi vaksin Covid-19 sebanyak 250 juta dosis per tahun di akhir tahun 2020.

Hal itu dinyatakan Menteri Erick Thohir saat meninjau laboratorium dan fasilitas produksi Bio Farma, perusahaan induk BUMN di bidang farmasi

Di Bandung, Jawa Barat, Selasa (4/8).

Kunjungan ini sekaligus untuk memastikan kesiapan uji klinis fase 3 calon vaksin Covid-19 hasil kolaborasi bersama Sinovac.

“Hari ini saya memastikan Bio Farma saat ini sudah siap memproduksi 100 juta dosis vaksin Covid-19 per tahun dan di akhir tahun siap memproduksi 250 juta dosis per tahun,” jelas Menteri Erick Thohir.

Dalam upaya percepatan penanganan pandemi, lanjut Menteri Erick Thohir

Salah satu fokus utama Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional

Adalah melipat gandakan ketersediaan vaksin dan terapi pengobatan yang sangat krusial untuk menanggulangi pandemi.

Terkait hal itu, Bio Farma telah memproduksi vaksin sejak 1890 dan dipercaya lebih dari 150 negara dalam memproduksi 15 jenis vaksin, dengan pangsa pasar 75% vaksin polio yang menyebar di seluruh dunia.

Bio Farma juga memastikan bahwa produknya halal, dan sudah digunakan di beberapa negara Arab.

“Mari kita percaya atas kemampuan bangsa sendiri.

Jangan ragukan kemampuan Bio Farma yang sudah teruji, baik untuk memproduksi vaksin yang dihasilkan dari kerjasama dengan negara lain juga vaksin murni karya Bio Farma sendiri ini karya anak bangsa.

Kita maksimalkan uji klinis dan produksi vaksin Covid-19 agar tahun depan masyarakat dapat segera diimunisasi,” lanjutnya.

Oleh karenanya, sambil menunggu awal tahun depan saat vaksin Covid-19 siap digunakan, Menteri Erick Thohir mengajak kepada masyarakat agar selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Bila mau beraktivitas, baik bekerja atau berolahraga, jangan pernah lupa untuk 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Ingat selalu itu.

Insyaallah, kita akan tetap sehat dan melawati pandemi ini dengan selamat, sehingga perekonomian kita bisa pulih kembali,”tegas Menteri Erick Thohir.(AF)

Gubernur Ridwan Kamil dan Forkopimda Jabar Siap Jadi Relawan Uji Coba Vaksin Covid-19

SIDIKPOST|Gubernur Jawa Barat HM. Ridwan Kamil, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, dan Kapolda Jabar Irjen. Pol. Rudy Sufahriadi siap menjadi relawan untuk uji klinis vaksin Covid-19.

Ketiganya secara suka rela akan menjadi bagian dari percobaan untuk menguji keampuhan vaksin dalam membangkitkan daya tahan tubuh terhadap serangan Virus Corona.

Hal itu disampaikan Gubernur Ridwan Kamil yang arab disapa Kang Emil dalam konferensi pers di Makodam III/Siliwangi, Jalan Aceh Kota Bandung, Senin (3/8/2020).

Tidak hanya Gubernur, Pangdam, dan Kapolda, ujar dia, jajaran Muspida Jabar yang lainnya seperti Kajati, Ketua Pengadilan Tinggi, dan Ketua DPRD Provinsi Jabar siap menjadi relawan uji coba vaksin.

“Kami para pimpinan sedang merumuskan, jika tidak ada halangan dari unsur kesehatan pribadi, maka saya dan Forkopimda akan menjadi relawan untuk pengetesan vaksin Covid-19,” ujar Kang Emil.

Inisiatif untuk menjadi relawan, kata dia, diharapkan dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan menambah keyakinan relawan lainnya bahwa uji vaksin yang dilakukan oleh PT Bio Farma dan Universitas Padjadjaran akan berjalan dengan lancar.

“Kalau pimpinannya siap menjadi relawan vaksin Covid-19, insya Allah rakyatnya juga akan meyakini uji klinis vaksin Covid-19 akan berjalan dengan lancar,” kata gubernur.

Sampai saat ini, lanjut Kang Emil, jumlah relawan yang telah mendaftarkan diri mencapai 500 orang dari total 1.600 orang yang dibutuhkan Masih kurang 1.100 orang.

Untuk itu, gubernur terus mengajak warga Jabar yang berusia 20 tahun hingga 59 tahun untuk menjadi relawan uji klinis vaksin Covid-19.

Uji klinis yang disebutkan gubernur akan dilakukan untuk vaksin Covid-19 Sinovac buatan China. Ini merupakan uji klinis fase 3 yang akan berjalan selama enam bulan atau hingga akhir 2020.

Jika segalanya berjalan lancar, rencananya vaksin Sinovac akan mendapat izin edar dan diproduksi massal pada awal 2021.(AF)

Beberapa Jabatan Strategis di Kodam XII/Tanjungpura Diserahterimakan

SIDIKPOST|TNI – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad memimpin upacara serah terima jabatan dan penyerahan jabatan beberapa jabatan strategis Perwira Menengah (Pamen) di lingkungan Kodam XII/Tpr.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., dalam keterangan tertulisnya pada hari ini di Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (3/8/2020)

Menurut Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi Dalimunthe, S.Sos., sertijab ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan organisasi serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas yang semakin kompleks.

“Serah terima jabatan ditandai dengan laporan resmi oleh pejabat baru dan pejabat lama dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh pejabat baru dan pejabat lama di hadapan Pangdam XII/Tpr dengan berpedoman pada protokol kesehatan,” jelasnya.

Dikatakan Kapendam, serah terima jabatan ini untuk memenuhi kebutuhan organisasi TNI Angkatan Darat di lingkungan Kodam XII/Tpr serta pembinaan karier perwira dan untuk mengoptimalkan tugas-tugas Kodam XII/Tpr yang semakin kompleks dan dinamis.

“Pangdam berharap dengan bekal pendidikan serta pengalaman dalam bertugas diharapkan para pejabat baru ini dapat membesarkan Kodam XII/Tpr,” ujarnya.

Dijelaskannya, para pejabat golongan V yang melaksanakan sertijab di antaranya, Letkol Kav Rinaldi Irawan dari Danyonkav 12/BC menjadi Dandim 1013/Muara Teweh digantikan Mayor Kav I Nyoman Artawan, S.Sos., yang sebelumnya menjabat Ps.

Danyonsis-2 Mensis Secapaad, Letkol Inf Ary Bayu Saputro, S.Sos., dari Dandeninteldam XII/Tpr menjadi Dandim 1011/Kuala Kapuas digantikan Letkol Inf Abdul Hamid yang sebelumnya menjabat Kasirenopslat Baglat Rindam II/Swj.

“Sedangkan yang menerima penyerahan jabatan di antaranya yaitu Letkol Inf Boy Hendrik menjadi Kasandidam XII/Tpr yang sebelumnya menjabat Pamen Mabes TNI AD.

Kemudian, Letkol Inf Kebarson Panjaitan menjadi Kapuskodalopsdam XII/Tpr yang sebelumnya menjabat Wadandenmadam I/BB,” pungkasnya mengakhiri Dispenad.(AF)

Sinergitas TNI-Polri Bersikan Pasar Sentar Kab Sarmi Papua

Personel TNI-Polri Sinergitas Bersama

SIDIKPOST|(Papua). Salah satu bentuk sinergitas diantara personel Satgas Pamrahwan Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad bersama dengan Kepolisian bersama – sama bersihkan Pasar Sentar di Kabupaten Sarmi.

Di tempat yang terpisah Dansatgas Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad Letkol Inf Dodi Nur Hidayat memberikan keterangan tertulisnya di Kabupaten Mimika Papua, Rabu (5/08/2020)

Ia juga Menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dari TNI-Polri yang dilakukan secara bersama-sama untuk membersihkan lingkungan pasar Sentar di kabupaten Sarmi.

“Kegiatan ini selain bertujuan untuk mempererat hubungan TNI-Polri, juga memiliki maksud untuk membersihkan pasar yang merupakan fasilitas umum masyarakat yang harus dijaga,” ujar Dansatgas.

Kegiatan sebagai Motivas

Lanjut dikatakannya bahwa kegiatan yang dilakukan di sela-sela kesibukan ini diharapkan dapat menjadi contoh dan memotivasi masyarakat untuk tetap selalu menjaga kebersihan dimanapun berada.

Sementara itu, Heri (43) salah satu pedagang di pasar memberikan komentar positifnya mengenai kegiatan yang dilakukan oleh TNI-Polri secara bersama-sama di pasar Sentar. 

“Sudah tentu ini membantu kami, karena berkat kehadiran TNI-Polri yang ikut membersihkan pasar kami, sehingga tampak lebih bersih dari biasanya,” ucapnya.

Autentikasi :Papen Satgas Yonif 754/ENK/20/3 Kostrad, Letda Inf Rochmadian Perwira Putra

Kemenkes Jelaskan Mekanisme Produksi Obat dan Perkembangan Uji Klinis Vaksin Covid-19

SIDIKPOST|Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Kabadan Litbangkes),

Slamet, memberikan penjelasan terkait mekanisme produksi obat dan perkembangan uji klinis vaksin Covid-19.

Lebih lanjut,

Plt. Kabadan Litbangkes menyampaikan secara garis besar proses produksi obat sebagai berikut:

1: Pertama, diawali dengan upaya penemuan bahan/zat/senyawa potensial obat melalui berbagai proses penelitian;

2: Kedua, Bahan/zat/senyawa potensial obat tersebut harus melewati berbagai proses pengujian diantaranya adalah uji aktivitas zat; uji toxisitas in vitro dan in vivo pada tahap pra klinik; serta Uji Klinik untuk fase I, fase II dan fase III;

3: Ketiga, proses izin edar;
Keempat, diproduksi melalui cara pembuatan obat yang baik (GMP) dan dilakukan kontrol pada proses pemasaran.

“Banyak lembaga internasional dan nasional sedang bekerja keras untuk mendapatkan obat ataupun vaksin Covid 19.

Sebagian kandidat vaksin juga sudah memasuki tahap uji klinik tahap akhir,” kata Slamet.

Namun, diakui Slamet, hingga saat ini belum ada satu negara atau lembaga manapun di dunia yang sudah menemukan obat atau vaksin secara spesifik bisa menanggulangi Covid-19.

“Saat ini beberapa negara termasuk Indonesia tergabung dalam Solidarity Trial WHO, untuk mendapatkan bukti klinis yang lebih kuat dan valid terhadap efektivitas dan keamanan terbaik dalam perawatan pasien Covid-19,” jelas Slamet.

Perkembangan Uji Klinis Tahap III Vaksin Covid-19

Sementara itu, Slamet sampaikan bahwa terkait perkembangan pembuatan vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac dari Tiongkok saat ini akan dilakukan uji klinik fase 3 di site penelitian Fakulatas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad).

“Sesuai dengan standar internasional juga peraturan Badan POM untuk registrasi obat/vaksin, maka protokol penelitian ini harus mendapatkan persetujuan etik dari site penelitian yang akan dituju, dalam hal ini Unpad,” katanya.

Komisi Etik Unpad, menurut Kabadan Litbangkes telah melakukan telaah protokol penelitian fase 3 vaksin tersebut.

Pada tanggal 27 Juli 2020, Slamet sampaikan bahwa Unpad mengumumkan persetujuan etik terhadap uji klinik ini.

Artinya, Ia menambahkan bahwa data-data yang mendasari dilakukan uji klinik fase 3 dapat diterima secara ilmiah, risiko terhadap subjek dapat diminimalisasi dan manfaat diperkirakan dapat diperoleh.

“Komisi Etik Universitas Padjajaran berkewajiban melakukan monitoring pelaksanaan penelitian,” jelasnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya akan informasi yang diragukan kebenarannya.

Untuk itu, Slamet mengingatkan untuk melakukan saring sebelum sharing, bersikap kritis dan cari informasi dari sumber yang terpercaya.

”Kepada seluruh pihak, khususnya tokoh publik, kami harap dapat memberikan pencerahan tentang Covid-19 kepada masyarakat dan bukan sebaliknya menimbulkan pro-kontra,” pungkas Slamet.(AF)

Presiden Teken PP Akomodasi Layak untuk Penyandang Disabilitas dalam Proses Peradilan

SIDIKPOST|Tangkapan Layar PP 39 Tahun 2020 Dengan mempertimbangkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 36 ayat (2) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2020 tentang Akomodasi yang Layak untuk Penyandang Disabilitas dalam Proses Peradilan yang ditandatangani pada 20 Juli 2020

Tautan:
https://jdih.setkab.go.id/PUUdoc/176178/PP_Nomor_39_Tahun_2020.pdf

Dalam PP ini, yang dimaksud dengan Penyandang Disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.

Lembaga penegak hukum wajib menyediakan akomodasi yang layak, menurut PP ini, terdiri atas: Kepolisian Negara Republik Indonesia; Kejaksaan Republik Indonesia;

Mahkamah Agung dan badan peradilan yang berada di bawahnya; serta Mahkamah Konstitusi.

Akomodasi yang Layak berupa pelayanan, sebagaimana dimaksud dalam PP tersebut, paling sedikit terdiri atas:

a. perlakuan nondiskriminatif;

b. pemenuhan rasa arnan dan nyaman;

c. komunikasi yang efektif;

d. pemenuhan inforrnasi terkait hak Penyandang Disabilitas dan perkembangan proses peradilan;

e. penyediaan fasilitas komunikasi audio visual jarak jauh;

f. penyediaan standar perrreriksaan Penyandang Disabilitas dan standar pemberian jasa hukum; dan

g. penyediaan Pendamping Disabilitas dan/atau Penerjemah.

‘’Untuk memenuhi rasa aman dan nyaman, Penyandang Disabilitas yang menjadi korban dan mengalami trauma dapat meminta untuk tidak dipertemukan dengan pelaku selama proses peradilan,’’ bunyi Pasal 8 PP ini.

Dalam melaksanakan Akomodasi yang Layak, menurut PP ini, lembaga penegak hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 menyediakan:
a. Pendamping Disabilitas;
b. Penerjemah; dan/atau
c. petugas lain yang terkait.

Selain menyediakan Akomodasi yang Layak, sebagaimana dimaksud pada PP ini, lembaga penegak hukum menyediakan:
a. dokter atau tenaga kesehatan lainnya mengenai kondisi kesehatan;
b. psikolog atau psikiater mengenai kondisi kejiwaan;
c. pekerja sosial mengenai kondisi psikososial.

Penyediaan sarana dan prasarana, sebagaimana dimaksud pada PP tersebut, disesuaikan dengan kondisi Penyandang Disabilitas yang memiliki hambatan dalam:
a. penglihatan;
b. pendengaran;
c. wicara;
d. komunikasi;
e. mobilitas;
f. mengingat dan konsentrasi;
g. intelektual; h. perilaku dan emosi;
i.mengurus diri sendiri;
j. hambatan lain yang ditentukan berdasarkan hasil Penilaian Personal.

‘’Penyediaan sarana dan prasarana sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dilaksanakan sesuai dengan kemampuan keuangan negara dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,’’ bunyi Pasal 19 ayat (3) PP tersebut.

Lembaga penegak hukum, menurut PP ini, juga menyediakan sarana dan prasarana berupa:

a. ruangan yang sesuai standar dan mudah diakses bagi Penyandang Disabilitas ;

b. sarana transportasi yang mudah diakses bagi Penyandang Disabilitas ke tempat pemeriksaan sesuai dengan kewenangannya;

c. fasilitas yang mudah diakses pada bangunan gedung sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Peran Serta Masyarakat dan Pendanaan

Masyarakat dapat berperan serta dalam memberikan Akomodasi yang Layak untuk Penyandang Disabilitas dalam proses peradilan, sebagaimana dimaksud pada PP tersebut, dilakukan dalam bentuk:

a. pendampingan Penyandang Disabilitas dalam proses peradilan;

b. pemantauan terhadap proses peradilan penanganan perkara Penyandang Disabilitas;

c penelitian dan pendidikan mengenai Akomodasi yang Layak untuk Penyandang Disabilitas dalam proses peradilan; dan/atau

d. pelaksanaan sosialisasi mengenai hak Penyandang Disabilitas serta peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan Akomodasi yang Layak untuk Penyandang Disabilitas dalam proses peradilan.

‘’Pendanaan dalam rangka pelaksanaan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah ini bersumber dari:
a. anggaran pendapatan dan belanja negara;
b. anggaran pendapatan dan belanja daerah;
c. sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,’’ bunyi Pasal 23.

Sesuai PP ini, Pemerintah dan Pemerintah Daerah mengalokasikan dana Bantuan Hukum untuk Penyandang Disabilitas dalam proses peradilan sesuai dengan kemampuan keuangan negara dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Peraturan Pemerintah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan,” bunyi Pasal 25 PP yang diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada tanggal 20 Juli 2020.(AF)

Satgas Yonif 125 Bagikan Pakaian Layak Pakai

Indahnya Berbagi , satgas bagikan pakaian Kepada Warga Perbatasan

SIDIKPOST| (Merauke). Wujud perhatian dan kepedulian kepada warga perbatasan, Satgas Pamtas Batalyon Infanteri 125/Simbisa (Yonif 125/SMB) membagikan pakaian layak pakai bagi masyarakat Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 125/SMB, Letkol Inf Anjuanda Pardosi, dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (4/8/2020).

Diungkapkan Dansatgas, pembagian pakaian layak pakai tersebut dilakukan oleh lima orang personel Satgas Yonif 125/SMB dari Pos Yanggandur yang dipimpin Serda Jeremy Sinaga.

 “Kegiatan ini kita lalukan sebagai wujud kepedulian kepada sesama yang membutuhkan terlebih di masa pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Pembagian Pakain layak Pakai

Lebih lanjut dikatakan, pembagian pakaian layak pakai dilakukan dengan cara mendatangi langsung ke rumah warga (door to door).

 “Dengan mendatangi warga, kita akan mengenal lebih dekat satu dengan yang lain sehingga tali silaturahmi semakin erat dan kompak,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Rukun Kampung/Rukun Tetangga (RK/RT) 1 Kampung Yanggandur, Sony Mayua (29 th) mengucapkan terima kasih kepada Satgas atas bantuan yang diberikan. 

“Bantuan ini sungguh berarti dan dapat meringankan beban kami. Terima kasih Pak atas kepeduliannya,” ucapnya.

Autentikasi : Papen Satgas Yonif 125/Simbisa, Lettu Chk Juspindeli Girsang

Ini Pesan Mentan Buat Mahasiswa Indonesia

SIDIKPOST|Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong seluruh mahasiswa di berbagai perguruan tinggi nasional untuk terjun langsung membantu pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan diversifikasi pangan lokal dan pendampingan pekarangan pangan lestari.

Menurut Mentan, mahasiswa memiliki peran penting dalam membuat suatu terobosan dan inovasi yang tidak biasa untuk kepentingan masyarakat Indonesia.

“Kami berharap mahasiswa mau turun ke lapangan. Konsepnya sudah ada dan kita juga punya ilmunya. Hanya saja perlu dilakukan pendekatan yang tidak biasa. Ini adalah salah satu solusi untuk menjaga ketahanan pangan Indonesia,” ujar Mentan saat menghadiri penandatanganan kerja sama dengan enam perguruan tinggi Indonesia, Selasa, 4 Agustus 2020.

Menurut Mentan, kerja sama ini sangat penting karena persoalan pertanian tidak bisa diselesaikan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) saja. Melainkan harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat, terutama Perguruan Tinggi sebagai mercusuar utama.

“Kami berharap definisi-definisi serta teori-teori yang diajarkan oleh perguruan tinggi Indonesia, dapat segera digagas oleh BKP (Badan Ketahanan Pangan) untuk dapat mengembangkan ketahanan pangan. Karena ini menyangkut hak hidup masyarakat Indonesia,” terangnya.

Oleh karena itu, Mentan berharap pengembangan diversifikasi dan pekarangan rumah dapat memberikan manfaat untuk keberlangsungan hidup sehari-hari.

“Dibutuhkan tata kelola yang baik dari hulu hingga hilir. Jadi kita bukan hanya fokus pada hasilnya, tetapi prosesnya juga harus kita kawal,” katanya.

Sebagai informasi, Kementan melalui Badan Ketahanan Pangan (BKP) resmi melakukan kerja sama dengan enam perguruan tinggi di Indonesia. Kerja sama ini meliputi pengembangan diversifikasi pangan dan pendampingan kegiatan pekarangan pangan lestari.

Enam perguruan yang dimaksud meliputi Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Lampung (UNILA), Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Hasanuddin (UNHAS), dan Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM).(AF)

Kolonel Dariyanto ” Semoga Wisata Desa Bisa Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

SIDIKPOST |Mojokerto,- Gedung Graha Mulyajati Majapahit di Kawasan wisata Desa Kebun Coklat, Desa Randu Genengan, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, diresmikan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.


        Selain Gubernur, peresmian Gedung itu juga dihadiri oleh beberapa pejabat, termasuk diantaranya Danrem 082/CPYJ, Kolonel Inf M. Dariyanto.


        “Gedung Mulya Jati Majapahit ini, diharapkan dapat menambah destinasi wisata di Kabupaten Mojokerto,” ujar Gubernur usai meresmikan Gedung
tersebut. Selasa, 04 Agustus 2020.


        Sementara itu, Danrem menambahkan jika destinasi wisata tersebut,diharapkan bisa meningkatkan pendapatan, sekaligus penghasilan masyarakat di area wisata itu.


        “Semoga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” jelasnya.


        Bukan hanya itu saja, Kolonel Dariyanto mengungkapkan jika kawasan terdapat beberapa wisata alam yang disediakan, salah satunya kebun coklat.

“Saya yakin jika tempat wisata itu bisa memberikan manfaat
positif, terutama bagi anak-anak,” pungkasnya.

Autentifikasi : Kapenrem 082/CPYJ, Mayor Caj Supranot

Kasdam XVII/Cenderawasih Kunjungi Pos Komando Utama Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa

SIDIKPOST|(Merauke). Dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Korem 174/ATW, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi didampingi Wakil Ketua PD XVII/Cenderawasih

Beserta rombongan mengunjungi Pos Komando Utama Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa di Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Selasa (4/8/2020).

Danrem 174/ATW Brigjen TNI Bangun Nawoko selaku Dankolakops Satgas Pamtas RI-PNG sektor selatan juga turut mendampingi Kasdam XVII/Cenderawasih dalam kunjungan tersebut.

Setibanya di Pos Komando Utama, Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Bambang Trisnohadi beserta rombongan disambut langsung oleh Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 125/Simbisa Letkol Inf Anjuanda Pardosi.

“Sungguh suatu kehormatan bagi kami, bapak Kasdam XVII/Cenderawasih beserta rombongan berkenan berkunjung ke Pos Komando Utama Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa,” kata Dansatgas.

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan bahwa usai kegiatan acara penerimaan Kasdam XVII/Cenderawasih dan rombongan dilanjutkan dengan sarapan pagi.

Kemudian rombongan bergerak ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota dan melaksanakan foto bersama di titik KM 0 (nol).

Selanjutnya, Brigjen TNI Bambang Trisnohadi beserta rombongan melanjutkan kegiatan olah raga bersepeda dari PLBN Sota sampai ke Mapolres Merauke.

“Kunjungan ini merupakan salah satu wujud kepedulian dan perhatian dari pimpinan, sehingga akan menambah semangat

Dan meningkatkan moril Prajurit Satgas Pamtas Yonif 125/Simbisa dalam melaksanakan tugas pengamanan perbatasan sebagai pengabdian kepada bangsa dan negara yang kita cintai ini,” ujar Dansatgas.

Autentikasi :Papen Satgas Yonif 125/Simbisa, Lettu Chk Juspindeli Girsang