SIDIKPOST | Kota Tangerang, 28 September 2023 – Proyek peningkatan Jalan Ir. H Juanda senilai Rp.16,4 miliar sudah di gelat dan tahapan selanjutnya Penandatanganan Kontrak sampai dengan tanggal 6 Oktober 2023, terlihat Dugaan banyaknya kepentingan dan intervensi para Oknum telah mengganggu integritas proyek yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang ini
Menurut Haji Muhdi Ketua Badan Penelitian Asset Negara ( BPAN) kota Tangerang bahwa Pada tanggal 22 September lalu, Panitia Pengadaan Jasa ULP (Unit Layanan Pengadaan) Kota Tangerang mengumumkan PT Dado Dimensi sebagai pemenang tender proyek peningkatan Jalan Ir. H Juanda. Namun, nilai penawaran yang diajukan oleh PT Dado Dimensi, sebesar Rp 15.138.207.261,44, dan menempatkannya sebagai penawar terendah keempat dari lima perusahaan peserta tender.
“Dari investigasi tim di lapangan Bahwa PT Dado Dimensi ini juga Pernah ada temuan Badan pemeriksaan keuangan (BPK ) tahun 2022 terkait Pembangunan Looping Gerendeng senilai Rp52.524.351,22 “ Ucapnya Kepada awak media , Kamis ( 28/9)
Menurutnya, Selamat kepada Pemenang Tender proyek peningkatan Jalan Ir. H Juanda dan bekerjalah sesuai dengan Spek dan Volume yang di Tawarkan pada saat tender
“Silahkan kerjakan sesuai dengan Analisa harga dan HPS yang telah di tawarkan, dan jangan ada permainan, karena negara sudah memberi keuntungan 10 sampai 15 persen kepada kontraktor sebagai pemenang , kami dari BPAN Kota Tangerang akan ikut melakukan pengawasan dalam Proyek ini ,” Tandasnya
Tersiar juga di kalangan awak media bahwa Seorang anggota Pokja ULP yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, “Kami merasa tertekan, tetapi kami tidak memiliki banyak pilihan selain mengikuti ‘arahan’ tersebut. Laporan masyarakat dan masalah-masalah tender sebelumnya yang melibatkan APH membuat kami terbatas dalam bertindak.”
Tentu saja Kondisi ini semakin memburuk, dan pelaksanaan lelang di Pokja ULP Kota Tangerang menjadi sulit dilakukan secara profesional. Kuat Dugaan bahwa proyek tersebut juga dipengaruhi oleh oknum yang terlibat dalam permainan tender tersebut, Skandal ini semakin mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap integritas pengadaan proyek-proyek pemerintah di Kota Tangerang
( SDP )







