SIDIKPOST| Kota Tangerang – Upaya memperkuat daya saing daerah terus dilakukan Pemerintah Kota Tangerang melalui perencanaan pembangunan yang berbasis data dan analisis yang komprehensif. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah dengan mengevaluasi capaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) guna merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, investasi, serta penguatan ekosistem inovasi di Kota Tangerang.
Mewujudkan hal tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang menggelar rapat pembahasan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) pada Senin (9/3/2026). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yakni Aris Irawan dan Suryo Hadiyono bersama perangkat daerah terkait.
Aris Irawan menyampaikan bahwa dari hasil Publikasi Badan Riset Inovqsi Nasional yang dirilis pada tanggal 24 Februari 2026 nilai IDSD Kota Tangerang 2026 mencapai 4.13 dan menjadi Daerah dengan IDSD tertinggi ke 2 di Provinsi Banten. Hal ini menunjukan bahwa Indeks Daya Saing Daerah Kota Tangerang berada di level sangat baik, namun demikian tantangan daya saing daerah semakin merata.
Menurutnya, beberapa pilar dalam IDSD perlu menjadi perhatian untuk dievaluasi secara lebih mendalam, terutama pilar pasar tenaga kerja dan dinamika bisnis yang mengalami penurunan nilai. Salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan untuk menaikan nilai kedua pilar tersebut adalah dengan mendorong lebih banyak angkatan kerja agar memperoleh akses terhadap program kartu prakerja maupun program peningkatan keterampilan lainnya. Selain itu, diperlukan kebijakan yang dapat mendorong peningkatan jumlah pelaku usaha yang memiliki legalitas usaha secara berkelanjutan guna memperkuat ekosistem bisnis di daerah.
Aris juga menekankan pentingnya penguatan program ketenagakerjaan melalui pelatihan vokasi serta pengembangan inovasi berbasis riset. Menurutnya, peran Bidang Riset dan Inovasi Daerah sangat penting dalam mendorong lahirnya inkubasi bisnis dan startup berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Ekosistem riset dan inovasi dapat berkontribusi besar dalam meningkatkan daya saing daerah, terutama dengan mendorong pertumbuhan usaha serta menciptakan iklim bisnis yang semakin kondusif,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kota Tangerang memiliki sejumlah kekuatan yang dapat menjadi modal utama dalam meningkatkan daya saing daerah, seperti sistem keuangan daerah yang baik, sumber daya manusia yang semakin terampil, kapabilitas inovasi yang tinggi, serta adopsi teknologi informasi dan komunikasi yang terus berkembang.
Sementara itu, Suryo Hadiyono menjelaskan bahwa data IDSD bersumber dari 23 kementerian dan lembaga dengan sejumlah pembaruan indikator. Data tersebut dapat dimanfaatkan sebagai dasar analisis kebijakan serta penyusunan strategi pembangunan daerah, termasuk dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah Bappeda Kota Tangerang, Hj. Euis Nurlaila, menyampaikan bahwa data IDSD selama ini telah dimanfaatkan sebagai salah satu bahan evaluasi bagi Wali Kota Tangerang dalam melihat capaian pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Tangerang, Hj. Yeti Rohaeti, menegaskan bahwa pembahasan IDSD menjadi bagian penting dalam memperkuat perencanaan pembangunan daerah yang berbasis data.
“Melalui pembahasan ini, kami ingin memastikan bahwa data IDSD dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah. Harapannya, setiap perangkat daerah dapat menyusun program yang lebih terarah sehingga mampu mendorong peningkatan daya saing Kota Tangerang,” ujar Yeti.
Ia menambahkan, hasil pembahasan bersama BRIN akan menjadi bahan koordinasi lanjutan dengan perangkat daerah terkait, khususnya dalam penguatan program serta penyusunan target kinerja yang lebih optimal.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pemanfaatan data IDSD dapat semakin terintegrasi dalam perencanaan pembangunan daerah sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi penguatan ekonomi, peningkatan investasi, serta daya saing Kota Tangerang di tingkat regional maupun nasional. ( ADV)







