Tingkatkan produk yang berdaya saing, Dinas Perindagkopukm Kota Tangerang Gelar Fasilitasi Barcode bagi Produk UMKM

SIDIKPOST | Kota Tangerang, dalam rangka mendukung dan peduli terhadap kemajuan UMKM yang berdaya saing tinggi maka Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perindagkopukm menyelenggarakan kegiatan fasilitasi Barcode untuk Produk UMKM Tahun 2022. Kegiatan dilaksanakan di aula rapat Dinas Indagkopukm Gedung Cisadane Lantai 1 Kota Tangerang, Senin (7/11/2022)

Adapun narasumber kegiatan fasilitasi barcode untuk produk UMKM ini yaitu Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM RI, Sutarmo, SE.MM, serta Head Of Membership GS1, Kumoro Wijarnako. Sedangkan peserta pada kegiatan ini berjumal 20 orang Pelaku UMKM pangan unggulan dari 13 kecamatan se-Kota Tangerang yang sudah memenuhi persyaratan antara lain telah memiliki Sertifikat NIB, HAKI, Halal, dan P-IRT serta produknya telah lolos kurasi di Sarinah, Bandara Soekarno-Hatta, dan Hotel Anara Bandara.

Advertisements

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Tangerang, Suli Rosadi, S.Sos dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan fasilitasi barcode untuk produk UMKM ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan kualitas produk UMKM yang berdaya saing serta siap untuk masuk ke dalam pasar ritel nasional dan internasional.

Baca Juga   DPRD Kota Tangerang Gelar Rapat Paripurna Dan Bahas 3 Raperda

“Tujuan kegiatan fasilitasi barcode ini untuk memperkuat para Pelaku UMKM Kota Tangerang agar mempunyai produk yang berdaya saing tinggi, tampil percaya diri demi menghadapi persaingan yang semakin kompetitif baik di tingkat nasional maupun internasional“, ucap Suli Rosadi.

Menurut Kepala Dinas Perindagkopukm Kota Tangerang, sudah diketahui bahwa sebagian besar dari Pelaku UMKM masih terdapat kendala dan permasalahan yang dihadapi seperti kualitas produk dan pemasaran. Hal tersebut dapat mengakibatkan krisis kepercayaan Pelaku UMKM sehingga menyebabkan daya saing sulit dicapai.

Suli Rosadi pun berharap melalui kegiatan fasilitasi ini, para peserta nantinya dapat meningkatkan kualitas produksi, membuka jaringan usaha dan kemitraan serta memperluas pemasaran produknya baik online maupun ofline di skala nasional ataupun internasional. (ADV).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *