Jelang Pemilu Damai Dan Sejuk 2019, Polres Kukar Gelar Isro’ Dan Mi’raj

SIDIKPOST| KUKAR – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) gelar istigozah dan doa bersama di lantai tiga ruang Catur Prasetya Dalam rangka memperingati Isra Miraj 1440 H / 2019 M, pada Kamis (04/04/2019) pukul 13.00 wita.

Istigosah dan doa bersama mengangkat tema “Dengan Tertanamnya Nilai-Nilai Ibadah Shalat Kita Tingkatkan Prestasi Dan Inovasi Dalam Pengabdian Terbaik Menuju Polri Yang Promoter Siap Mengamankan Pemilu 2019 Guna Keberlangsungan Pembangunan Nasional.”

Advertisements

Acara tersebut dihadiri Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Polres Kukar Ny. Laura Anwar Haidar, Wakapolres Kukar Kompol Wiwit Adisatria, pejabat utama (PJU) Polres Kukar, Kapolsek Jajaran Polres Kukar, Kasdim 0906 Tenggarong MAYOR Inf Muhammad Edi, Kajari Kukar Kasmin, Ketua MUI Kukar H Aminuddin Edy , Wakil Ketua NU H. Irianto, Ustadz Abu Ali dari Ponpes Maluhu, Ustad Nasrullah mewakili Depag Kukar, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Bhayangkari Cabang Kukar.

“ Dalam sambutan, Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar mengatakan Isra’ Mi’raj ini merupakan peristiwa penting yang sangat luar biasa.”

Baca Juga   Sempat Lari Ke Semak- Semak, Pemuda Pembawa Narkoba ini Berhasil Di Bekuk Polsek Muara Muntai

“Melalui peristiwa tersebut mengandung pelajaran bahwa manusia adalah makhluk yang sangat lemah sehingga tidak pantas menyombongkan diri, semua yang kita miliki adalah milik Allah dan tanpa kehendaknya kita bukan apa – apa,” ungkap Kapolres.

Peringatan Isra’ Mi’raj tahun 2019 ini bertepatan dengan agenda pesta demokrasi pemilu presiden dan wakil presiden serta pileg yang akan dilaksanakan pada Rabu, 17 April 2019.

“Maka Polri hendaknya senantiasa memperkuat dan memperkokoh jalinan kemitraan dengan instansi terkait dan seluruh elemen masyarakat dalam menjalankan tugasnya sebagai garda terdepan dalam mengamankan pelaksanaan pemilu tersebut,” ujarnya.

“Peringatan ini juga bertepatan dengan pelaksanaan reformasi birokrasi polri yang menitikberatkan pada perubahan mindset dan culture set anggota polri untuk dapat memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” jelas AKBP Anwar Haidar, lagi.

Tausiah yang disampaikan Ustadz K.H Askin Bahar mengajak kepada seluruh yang hadir untuk mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW dangan menjalankan shalat 5 waktu.

Salat hendaknya jangan dianggap sebagai sebuah kewajiban semata yang dengan menjalankannya berarti kita terhindar dari dosa karena telah mengugurkan kewajiban kita.

Baca Juga   Hut Bhayangkara ke 73, Kapolres Ciamis Bagikan Ratusan Nasi Bungkus

“Namun salat harus menjadi kebutuhan karena baik dengan menjalankan perintah salat secara baik dan benar dengan dilandasi oleh keimanan, akan mampu membentuk daya cegah dan daya tangkal dari perbuatan keji dan munkar,” tutur Bahar.

News Feed