SIDIKPOST| Kutai Kartanegara – Pasca pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kukar 2025, jajaran tiga pilar Kecamatan Sebulu—yakni Polri, TNI, dan unsur pemerintahan—menggelar patroli dialogis sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Kegiatan berlangsung pada Sabtu (24/5/2025) pukul 09.00 WITA, menyisir sejumlah titik rawan di wilayah Kecamatan Sebulu.
Patroli ini merupakan bentuk sinergi antar lembaga dalam mengawal tahapan demokrasi yang damai dan bermartabat. Petugas gabungan menyapa langsung warga serta menyampaikan pesan kamtibmas, khususnya imbauan untuk tidak terprovokasi dan tetap menjaga kondusifitas lingkungan pascaputusan Mahkamah Konstitusi atas sengketa Pilkada Kukar.
Kapolsek Sebulu, AKP Randy Anugrah Putranto, menjelaskan bahwa patroli dialogis ini juga bertujuan mencegah potensi kejahatan serta membangun kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat.
“Kami hadir untuk menggali informasi dari warga, sekaligus mencegah bertemunya niat dan kesempatan pelaku kejahatan. Peran serta masyarakat sangat kami harapkan,” ujarnya.
Petugas juga mengingatkan warga agar segera melapor jika melihat atau mengalami gangguan kamtibmas, termasuk tindakan kriminal, perkelahian, atau peredaran narkoba.
Dengan langkah ini, diharapkan situasi pasca-PSU di Kutai Kartanegara, khususnya Kecamatan Sebulu, tetap aman, sejuk, dan harmonis sebagai bagian dari komitmen bersama menjaga demokrasi yang sehat. (*)







