GoTo dan TikTok Resmi Berkolaborasi untuk Menguatkan Ekonomi Digital Indonesia

SIDIKPOST | Jakarta PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk., pemain utama dalam ekosistem digital Indonesia, resmi mengumumkan kemitraan strategisnya dengan platform hiburan TikTok.

Kemitraan ini bertujuan memperkuat pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia dengan fokus pada pemberdayaan dan perluasan pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) nasional.

Advertisements

Menurut keterangan pers dari GoTo dan TikTok pada hari Senin, bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan digabungkan di bawah payung Tokopedia, sementara TikTok akan mengendalikan Tokopedia. Fitur layanan belanja dalam aplikasi TikTok di Indonesia akan dioperasikan dan dikelola oleh Tokopedia.

Di lansir dari Antara, TikTok berkomitmen untuk menginvestasikan lebih dari 1,5 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp23,4 triliun sebagai komitmen jangka panjang untuk mendukung operasional Tokopedia. Investasi ini tidak akan mengurangi kepemilikan GoTo di Tokopedia.

Melalui kemitraan ini, TikTok dan GoTo berharap dapat memperluas manfaat bagi pengguna serta pelaku UMKM Indonesia. Kerjasama dengan TikTok Shop Indonesia diharapkan membawa pertumbuhan bisnis bagi Tokopedia dan keuntungan bagi GoTo, termasuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan layanan keuangan digital dari GoTo Financial dan layanan on-demand dari Gojek.

Baca Juga   Ketum Dharma Pertiwi : Akhir Tahun 2020 Menutup Agenda Kaleidoskop, Tahun 2021 Kesuksesan Menyertai Kita

Kemitraan strategis kedua platform ini akan dimulai dengan periode uji coba yang akan diawasi oleh kementerian dan lembaga terkait. Mereka juga akan meluncurkan kampanye “Beli Lokal” pada 12 Desember, bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional, sebagai inisiatif pemerintah Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital melalui pemberdayaan UMKM lokal.

Program “Beli Lokal” akan hadir di aplikasi Tokopedia dan TikTok, mempromosikan berbagai jenis pedagang dengan fokus utama pada produk asli Indonesia. TikTok, Tokopedia, dan Grup GoTo berkomitmen untuk memberikan manfaat lebih luas bagi pelaku UMKM di Indonesia dengan memanfaatkan platform e-commerce, serta mendorong penciptaan jutaan lapangan kerja baru dalam lima tahun mendatang.

Dengan penggabungan kedua bisnis tersebut, lebih dari 90 persen pedagang merupakan pelaku UMKM. Pelaku UMKM ini akan mendapatkan dukungan melalui berbagai program dari TikTok, Tokopedia, dan Grup GoTo, termasuk promosi produk, huluisasi UMKM, dukungan pemasaran, promosi produk hingga pasar internasional, serta pembukaan pusat pengembangan talenta digital.

Transaksi ini diharapkan akan selesai pada kuartal pertama tahun 2024, seiring dengan langkah Grup GoTo untuk memperkuat posisi keuangan dan strategi perseroan untuk memperluas cakupan pasar.

Baca Juga   Kepala Desa Tanjung Burung Ikuti Vaksinasi Covid-19 Tahap Ke-2

Untuk memastikan keberlanjutan langkah Tokopedia dalam mendorong perkembangan ekonomi digital nasional, akan dibentuk komite yang akan memfasilitasi transisi dan integrasi, yang akan dipimpin oleh Patrick Walujo, dengan dukungan perwakilan dari Tokopedia dan TikTok. Dalam kemitraan ini, Goldman Sachs akan bertindak sebagai penasihat keuangan untuk Grup GoTo.

( AWI E )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *