Resmikan Polsubsektor Tenggulun,Kapolsek Metro Menteng Dampingi Kasat Binmas Polres Metro Jakpus

Peresmian Pos Terpadu Polsubsektor Tenggulun di Jl. Menteng Tenggulun No.01, Menteng Jakarta Pusat oleh dr. BAYU MEGHANTARA, M.Si. (Walikota Jakarta Pusat) dan AKBP SYARIF HIDAYAT (Kasat Binmas Polres Jakarta Pusat) mewakili Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Nampak hadir juga di acara tersebut :
1. dr. BAYU MEGHANTARA, M.Si. (Walikota Jakarta Pusat)
2. AKBP DEDY SUPRIYADI, SIK, M (Kapolsek Metro Menteng).
3. AKBP SYARIF HIDAYAT (Kasat Binmas Polres Jakarta Pusat).
4. MAYOR KAV. SUGIYANTO (Danramil Menteng)
5. KOMPOL ERVIN (Wakapolsek Metro Menteng)
6. PARIS LIMBONG, selaku Camat Menteng.
7. AGUS SULAIMAN, selaku Lurah Menteng
8. Jajaran Kanit Polsek Metro Menteng
9. Jajaran Kapolsubsektor Polsek Metro Menteng
10. Jajaran Binmas Polsek Metro Menteng
11. Pengurus RT, RW beserta ibu-ibu PKK se-kelurahan Menteng.
12. Pengurus FKDM Kec. Menteng
13. Tokoh-tokoh masyarakat Kel. Menteng, Pak Ustad Yusuf Helmi.
14. Tokoh-tokoh agama Kel. Menteng
15. Ibu-ibu Bhayangkari Polsek Metro Menteng.
16. Bhabinkamtibmas Kelurahan Menteng Aiptu Aang Suryana.

Advertisements

Sambutan pertama oleh Lurah Menteng AGUS SULAIMAN yang menyampaikan bahwa Berangkat dari waktu Idul Adha & penyelenggaraan Asian Games, di Tenggulun pernah terjadi tawuran, dimana pos terpadu pada saat itu saya nilai sudah tidak layak dan usang, sehingga saya bersama Kapolsek, Danramil serta tokoh masyarakat sepakat untuk memindahkan Pos Terpadu dan membangun kembali Pos Terapadu yang lebih baik dan nyaman. Tentu hal ini tidaklah mudah dimana pada saat itu uang hanya ada Rp. 41 juta rupiah sebagai dana pengganti.

Baca Juga   Sambang Ke Masjid AL-MUKARROMAH Kampung Kramat

“Dana itu juga digabungkan dengan dana hasil penjualan kontainer, serta dibantu oleh tokoh-tokoh masyarakat dan terkumpul uang sebesar Rp. 84 juta rupiah, lalu kami bangun Pos Terpadu ini. Dana ini juga dibantu oleh PPSU Kel. Menteng. Saya berharap dengan adanya Pos Terpadu ini bisa menciptakan lingkungan yang nyaman bagi warga Menteng, khususnya wilayah Menteng Tenggulun bisa bebas dari tawuran. Selain dibangun Pos Terpadu ini, kami juga telah membangun 10 titik tower CCTV disekitar Menteng Tenggulun dalam mengantisipasi tawuran, sehingga kita bisa memonitor warga yang terlibat tawuran. Apabila ada warga yang terlibat tawuran, maka kita akan sampaikan kepada pihak berwajib untuk diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.” Kata
AGUS SULAIMAN.( 26/10/2018).

Sambutan selanjut nya oleh Walikota Jakarta Pusat, dr. BAYU MEGHANTARA, M.Si.,menyampaikan bahwa Pos Terpadu Menteng Tenggulun dibentuk pada tahun 2008, saya dulu yang angkut kontainernya kesini. Seiring berjalan waktu kontainer tersebut sudah usang, dan saya memberikan apresiasi kepada pak Lurah Menteng serta seluruh tokoh-tokoh masyarakat dan agaman dalam membentuk Pos Terpadu yang lebih baik dan lebih layak.

” Alhamdulilah sekarang Pos Terpadu ini sudah dibentuk dan lebih baik, semoga dengan adanya Pos Terpau ini bisa membantu warga disekitar dalam hal keamanan, khususnya di sekitar Menteng Tenggulun. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan tokoh agama yang membantu dan berpartisipasi dalam terbentuknya Pos Terpadu ini.” Tutur dr. BAYU MEGHANTARA, M.Si.

Baca Juga   Kujungan Di Makasar,Panglima TNI : Pesantren Berperan Perkuat Persatuan dan Kesatuan

Sedangkan mewakili Kapolres Jakarta Pusat AKBP SYARIF HIDAYAT (Kasat Binmas Polres Jakarta Pusat) mewakili Kapolres Metro Jakarta Pusat,mengatakan bahwa Saya datang kesini mewakili pimpinan saya Kapolres Metro Jakarta Pusat. Saya atas nama pimpinan menyampaikan permohonan maaf kepada bapak Walikota, bapak Kapolsek Menteng, bapak Lurah Menteng, tokoh masyarakat dan tokoh agama di wilayah Menteng dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran dan masyarakat yang tak bisa saya sebutkan satu-persatu atas partisipasi dan bantuannya sehingga terbentuknya Pos Terpadu ini. Tentunya saya mengajak seluruh masyarakat disini dan komponennya agar memakmurkan dan menjaga wilayah Menteng ini. Mari kita sama-sama memakmurkan wilayah kita ini, insya Allah ini akan menjadi ladang ibadah kita kelak.

” Tidak lupa saya perlu juga menyampaikan /mensisipkan pesan dari pimpinan kita terkait kejadian di Garut pada tanggal 22 Oktober 2018 bertepatan dengan Hari Santri Nasional, yang perlu rekan-rekan ketahui bahwa persoalan pada tanggal 22 Oktober 2018 itu adalah mengenai bendera HTI. Padahal pimpinan kita sudah merekomendasikan agar tidak ada bendera lain selain bendera Merah-Putih, akan tetapi ada satu oknum orang yang diamankan terkait persoalan bendera HTI di Garut, sampai saat ini oknum tersebut masih diproses hukum. Jadi saya menghimbau kepada seluruh rekan-rekan dan masyarakat kita yang ada disini, agar tidak terprovokasi atas kejadian di Garut. Mari kita sama-sama menjaga keamanan dan kerukunan di tengah-tengah masyarakat, serta memakmurkannya. Akhir kata saya ucapakan terima kasih dan mohon maaf, apabila ada tutur kata saya yang salah atau kurang berkenan” ucap AKBP SYARIF HIDAYAT .

Baca Juga   Binmas Kel Jurang Mangu Tangsel, Sambangi Tokoh Masyarakat Di Perumahan Cemara

Menurut Kapolsek Metro menteng AKBP DEDY SUPRIYADI, SIK, MH Peresmian Pos Terpadu Polsubsektor Tenggulun (gunting pita) oleh AKBP SYARIF HIDAYAT (Kasat Binmas Polres Jakarta Pusat) mewakili Kapolres Metro Jakarta Pusat.

” Sedangkan Penandatanganan Prasasti oleh Walikota Jakarta Pusat, dr. BAYU MEGHANTARA, M.Si., bersama AKBP SYARIF HIDAYAT (Kasat Binmas Polres Jakarta Pusat) mewakili Kapolres Metro Jakarta Pusat serta Pengecekan ruangan Pos Terpadu Polsubsektor Tenggulun._ pangkas AKBP DEDY SUPRIYADI, SIK, MH.(lisin/ls).