Ikut Berduka serta Dukung Polri Perangi Terorisme Warga Loa Kulu Berikan Tandatangan

TENGGARONG——Dalam sepekan ini Tanah Air diguncang sejumlah aksi terorisme, sehingga menimbulkan korban jiwa. Terkait dengan itulah, Minggu (13/5) pagi, Polsek Loa Kulu menerima dukungan dari ratusan warga. Dengan memberikan tandatangan turut berduka atas gugurnya 6 Brimob serta mendukung Polri memerangi aksi terorisme di Indonesia.
“Kami bangga dan terharu atas dukungan diberikan warga Loa Kulu, dengan membubuhkan tandatangan di lembaran spanduk ikut berduka serta mendukung polisi membasmi aksi terorisme. Betapa warga sangat antusias memberikan tandatangannya di lembaran spanduk kami pasang di Halaman Mako Polsek Loa Kulu tadi,” ujar Kapolsek Loa Kulu AKP Ade Harri Sistriawan kepada harian ini.
Selain penandatanganan spanduk duka sekaligus dukungan lawas teroris itu, Jumat (11/5) lalu, petugas Polsek Loa Kulu melaksanakan salat ghaib untuk mendoakan 6 anggota Brimob korban aksi Napi teroris, saat insiden di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Jakarta, Selasa (8/5). Salat ghaib dilaksanakan di Masjid Al-Mizan Desa Loa Kulu Kota, seusai Salat Jumat oleh Kapolsek Ade Harri dan jajarannya, bersama para warga setempat.
“Bersama-sama kami doakan rekan-rekan yang gugur dalam bertugas di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua Jakarta, ketika insiden Selasa (8/5) lalu,” kata Ade.
Seperti diketahui, keenam anggota Brimob gugur adalah Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Raspuji, Aipda Luar Biasa Anumerta Deni Seadi, Brigadir Luar Biasa Anumerta Sandi Setyo Nugroho, Briptu Luar Biasa Anumerta Sukron Fadli dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas. Kamis (10/5) malam, seorang anggota Intel Brimob bernama Bripka Marhum Prencje, ikut gugur setelah ditikam seorang pria tak dikenal. (lsn/ls/idn/aba-007)