SIDIKPOST | Kukar — Bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap warga terdampak musibah kebakaran ditunjukkan melalui kegiatan penyerahan dana donasi dan bantuan yang digelar Pemerintah Desa Sungai Meriam, Rabu (17/12/2025) sore. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Sungai Meriam Polsek Anggana, Briptu Zidan Nur Alif, sebagai wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Penyerahan bantuan dilaksanakan sekitar pukul 16.30 WITA di lokasi terdampak kebakaran rumah dan rumah sewaan di Gang H. Yakub, RT 021, Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana. Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Sungai Meriam, Indra Lesmana, bersama unsur pemerintahan desa, lembaga kemasyarakatan, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta para kepala keluarga korban kebakaran.
Total dana donasi yang berhasil dihimpun dari berbagai pihak mencapai Rp64.000.000 dan disalurkan secara langsung kepada 14 kepala keluarga korban kebakaran. Rinciannya, delapan kepala keluarga penyewa masing-masing menerima Rp2.500.000, lima kepala keluarga pemilik rumah atau rumah sewaan masing-masing Rp8.500.000, serta satu kepala keluarga rumah terdampak menerima Rp1.500.000. Selain bantuan dana tunai, para korban juga menerima paket sembako, perabotan rumah tangga, dan pakaian layak pakai.
Dalam kesempatan tersebut, Briptu Zidan Nur Alif menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat Desa Sungai Meriam. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polri melalui peran Bhabinkamtibmas tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut mendukung proses pemulihan pascabencana.
“Kami mengapresiasi semangat gotong royong dan kepedulian warga. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak kebakaran. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan apabila terdapat potensi gangguan keamanan maupun kejadian darurat di lingkungan masing-masing,” ujar Briptu Zidan.
Kegiatan penyerahan donasi berlangsung aman, tertib, dan penuh kehangatan hingga selesai sekitar pukul 18.00 WITA. Kehadiran aparat kepolisian bersama pemerintah desa diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan serta kedekatan antara Polri dan masyarakat. (*)













