Kanwil DJP Jakarta Barat dan Kanwil Se-Jakarta Raya Wujudkan Semangat Asta Cita Lewat Donor Darah

SIDIKPOST| Jakarta Barat — Dalam rangka memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-79 Tahun 2025, yang mengusung tema “Kemenkeu Satu Kawal Asta Cita”, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Barat bersama Kanwil DJP se-Jakarta Raya menggelar kegiatan donor darah bekerja sama dengan Unit Donor Darah PMI DKI Jakarta.

Tema “Kemenkeu Satu Kawal Asta Cita” mencerminkan komitmen Kementerian Keuangan dalam mengawal delapan agenda pembangunan nasional, termasuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengentasan kemiskinan, serta penguatan ketahanan ekonomi dan lingkungan.

Advertisements

Kegiatan yang berlangsung di Aula Harmoni Kanwil DJP Jakarta Barat pada Senin (20/10/2025) ini berhasil menghimpun 108 kantong darah dari total 129 peserta, yang berasal dari berbagai unsur baik internal maupun eksternal.

Peserta dari kalangan internal meliputi pegawai Kanwil DJP Jakarta Barat serta pegawai dari berbagai direktorat di lingkungan Kementerian Keuangan wilayah DKI Jakarta. Sementara dari eksternal, kegiatan ini diikuti oleh 43 instansi, di antaranya jajaran pemerintah daerah, instansi vertikal, asosiasi profesi, pelaku usaha, hingga perwakilan perguruan tinggi penyelenggara Tax Center di wilayah Jakarta Barat.

Baca Juga   PWI Apresiasi Polri Bekuk Pelaku Pembunuh Wartawan Demas Laira di Sulbar

Partisipasi juga datang dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil DJP Jakarta Barat, organisasi mitra sosial, serta media partner yang selama ini aktif mendukung kegiatan sosial dan edukasi perpajakan. Sinergi lintas unsur ini menjadi bukti nyata semangat kolaborasi dan kepedulian bersama dalam mendukung gerakan kemanusiaan.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJP Jakarta Barat, Farid Bachtiar, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi. Ia menegaskan bahwa kegiatan donor darah ini telah menjadi tradisi positif yang rutin dilakukan di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Barat.

“Donor darah adalah kegiatan yang membawa banyak manfaat, tidak hanya bagi diri kita sendiri tetapi juga bagi orang lain. Ini kegiatan positif yang harus dipertahankan dan diteruskan ke depan,” ujar Farid.

Lebih lanjut, Farid memberikan analogi menarik antara pajak dan darah dalam kehidupan berbangsa.

“Kalau saya mengambil tagline yang sering saya pakai, ‘Pajak Kita, Darah Kita’. Pajak itu seperti darah dalam tubuh negara. Tanpa darah, tubuh tidak bisa berfungsi. Begitu pula tanpa pajak, negara tidak dapat menjalankan fungsinya,” ungkapnya.

Menurut Farid, keberhasilan penerimaan pajak mencerminkan kondisi ekonomi yang tumbuh sehat, sementara penurunan penerimaan menjadi indikator perlunya perhatian bersama terhadap kondisi ekonomi nasional.

Sementara itu, Kepala Unit Donor Darah PMI Jakarta Barat, dr. Pierlita Rini, M.Biomed, menjelaskan berbagai manfaat kesehatan dari donor darah, mulai dari meningkatkan kesegaran tubuh, menurunkan risiko penyakit jantung dan kanker, menjaga kesehatan psikologis, hingga menjadi sarana pemantauan kondisi kesehatan secara rutin.

“Menyumbangkan darah itu aman dan mudah. Hanya butuh waktu 8 hingga 12 menit, namun bisa menyelamatkan hingga tiga kehidupan,” tutur dr. Pierlita.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah memberikan tanda kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial kepada pendonor sukarela yang telah melakukan donor darah sebanyak 100 kali, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi kemanusiaan.

Melalui kegiatan ini, Kanwil DJP Jakarta Barat bersama Kanwil DJP se-Jakarta Raya tidak hanya memperingati HORI ke-79 sebagai momentum historis bagi jajaran Kementerian Keuangan, tetapi juga memperkuat semangat “Kemenkeu Satu Kawal Asta Cita” dengan menumbuhkan nilai integritas, pelayanan, dan sinergi dalam aksi nyata.

Semangat kepedulian sosial melalui donor darah ini mencerminkan makna pajak sebagai partisipasi sosial yang berlandaskan keikhlasan untuk kepentingan bersama.

Nilai yang sama—antara pajak dan darah—menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pembangunan dan kesejahteraan bangsa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *