Pemkot Tangerang Genjot Normalisasi Drainase Pasar Anyar, Target Rampung dalam Waktu Dekat

SIDIKPOST| KotaTangerang — Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan fasilitas penunjang Pasar Anyar, salah satunya melalui percepatan normalisasi saluran drainase. Langkah ini dilakukan untuk memastikan sistem pengendali banjir berfungsi optimal setelah proses revitalisasi pasar selesai.

Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Iwan Nursyamsu, menjelaskan bahwa normalisasi mencakup saluran drainase di seluruh sisi Pasar Anyar dengan total panjang 932 meter. “Saat ini progresnya sudah mencapai 638 meter atau sekitar 60 persen dari target. Normalisasi ini merupakan penyesuaian tata ruang pasca-revitalisasi, sekaligus antisipasi genangan,” terangnya, Senin (11/8/2025).

Advertisements

Selain normalisasi saluran, Pemkot juga tengah membangun turap di sisi barat (depan) pasar sepanjang 190 meter. Pekerjaan ini dilakukan untuk meninggikan dan merapikan struktur turap, sehingga aliran air dapat lebih lancar dan potensi banjir dapat ditekan.

Iwan menegaskan, seluruh saluran — baik di sisi barat, timur, utara, maupun selatan — diharapkan dapat difungsikan secara maksimal setelah pengerjaan rampung. “Kami ingin memastikan tidak ada penyumbatan dan genangan, sehingga aktivitas masyarakat di Pasar Anyar bisa berjalan nyaman,” ujarnya.

Baca Juga   Panglima TNI : Nakes Adalah Kesatria Negara Untuk Lindungi Masyarakat Dari Ancaman Covid-19

Pemkot Tangerang optimistis pekerjaan ini dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat langsung bagi pedagang maupun pengunjung. Masyarakat diimbau untuk mendukung proses pembangunan demi terciptanya lingkungan pasar yang tertib, aman, dan bebas genangan.

Kalau mau, saya bisa buatkan juga versi singkat dan padat dari berita ini untuk format rilis resmi Humas Pemkot yang lebih langsung ke poin pentingnya. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *