SIDIKPOST | Kukar, 17 Juni 2025 — Polsek Tenggarong bersama personel Polres Kutai Kartanegara menurunkan kekuatan penuh dalam pengamanan Festival Nasi Bekepor ke-VI yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Selasa (17/6). Festival berlangsung meriah di halaman Kampus Unikarta, Jalan Gunung Kombeng, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong.
Pengamanan dimulai sejak pukul 08.30 WITA dengan melibatkan tujuh personel gabungan dari Polres Kukar dan Polsek Tenggarong, serta dua petugas keamanan internal kampus. Kegiatan berlangsung tertib dan aman hingga malam hari.
Kapolsek Tenggarong, IPTU Budi Santoso, memimpin langsung pengamanan dan menegaskan pentingnya pengawasan guna menghindari potensi gangguan. “Pengamanan ini dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan tertib, tanpa gangguan seperti yang pernah terjadi pada kegiatan serupa di tahun lalu,” tegasnya.
Festival Nasi Bekepor ke-VI merupakan bagian dari rangkaian perayaan Dies Natalis ke-41 Unikarta. Acara ini diramaikan dengan berbagai kegiatan menarik seperti lomba olahraga tradisional, makan nasi bekepor bersama, pertunjukan tari jepen dan musik tingkilan, bazar UMKM, serta hiburan malam bertajuk Reggae Night.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam acara ini, di antaranya Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto; Rektor Unikarta, Prof. Dr. Ir. Ince Raden, M.P.; serta Ketua Panitia Pelaksana, Anselmus Asas. Lebih dari 100 peserta lomba turut memeriahkan festival budaya tahunan ini.
Arianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya pelestarian budaya Kutai. “Festival ini menjadi agenda tahunan penting untuk mempertahankan kekayaan budaya kita, khususnya nasi bekepor sebagai kuliner khas Kutai,” ujarnya.
Senada dengan itu, Rektor Unikarta, Prof. Ince Raden, memberikan apresiasi tinggi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terhadap kegiatan yang bernilai budaya ini. “Ini adalah bentuk edukasi budaya bagi generasi muda agar tidak melupakan akar tradisi di tengah modernisasi,” tuturnya.
Ketua panitia, Anselmus Asas, menambahkan bahwa acara malam hari akan dimeriahkan oleh penampilan Band lokal ENJI, yang dikenal dengan genre rock dan reggae. Mengingat antusiasme masyarakat, panitia menggandeng aparat keamanan untuk memastikan suasana tetap kondusif hingga akhir acara.
Festival Nasi Bekepor ini kembali membuktikan bahwa kekayaan budaya lokal dapat menjadi penggerak kebersamaan masyarakat sekaligus menjadi daya tarik wisata budaya di Kutai Kartanegara. (*)







