SIDIKPOST | Muara Jawa, 11 Juni 2025 — Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Jawa menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sebagai bagian dari upaya memperkuat wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN). Hal ini ditandai dengan kehadiran dan dukungan langsung jajaran kepolisian dalam kegiatan Penanaman Padi Bersama yang digelar oleh Kelompok Tani Rawa Baru bekerja sama dengan PT. Pupuk Kaltim Bontang.
Kegiatan penanaman padi jenis IR64 ini berlangsung pada Rabu pagi pukul 10.00 WITA, berlokasi di lahan seluas 5 hektare di Jalan M. Hatta RT 24, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Kapolsek Muara Jawa, IPTU I Wayan Edi Surya Purnama, bersama sejumlah personel turut hadir untuk memberikan dukungan moril serta memastikan kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
“Kegiatan ini bukan hanya soal menanam padi, tetapi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung keberlanjutan pangan di sekitar kawasan IKN. Kami dari kepolisian siap mendampingi,” ujar IPTU I Wayan Edi.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, di antaranya perwakilan dari Direktorat Ketahanan Pangan OIKN, PT. Pupuk Kaltim Bontang, unsur TNI, aparatur kecamatan dan kelurahan, penyuluh pertanian, serta Gapoktan Maju Sejahtera dan tokoh masyarakat setempat.
Acara diawali dengan pembukaan doa bersama, dilanjutkan dengan penanaman simbolis oleh para tamu undangan, dan sambutan dari perwakilan instansi terkait yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat sistem pertanian lokal.
“Polsek Muara Jawa siap menjaga dan mengawal seluruh kegiatan masyarakat yang mendukung pembangunan strategis nasional. Ini merupakan peran aktif kami dalam menghadirkan rasa aman serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tambah Kapolsek.
Kegiatan ini berakhir pada pukul 11.00 WITA dalam keadaan aman dan kondusif. Sinergi seperti ini diharapkan terus berlanjut guna memperkuat ketahanan pangan sekaligus memperkuat stabilitas sosial dan ekonomi di wilayah Kutai Kartanegara, khususnya sebagai kawasan penyangga utama IKN. (*)













