Pelaku Pencurian HP Pimpinan Media Belum Ditangkap, Wartawan Pertanyakan Kinerja Polsek Cengkareng

SIDIKPOST `| Cengkareng, Jakarta Barat – Kasus pencurian telepon genggam milik Pimpinan Media Faktaexpose.com yang terjadi di Alfamart Jalan Seroja RT 013 RW 02, Cengkareng Barat, Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, hingga kini belum juga menemui titik terang. Pasalnya, meski identitas pelaku disebut sudah diketahui dan wajahnya terekam jelas kamera CCTV, pihak kepolisian belum melakukan penangkapan.

Lambannya penanganan perkara ini menuai sorotan. Sejumlah wartawan mempertanyakan kinerja Polsek Cengkareng dalam menindaklanjuti laporan korban yang telah resmi masuk sejak hari kejadian.

Advertisements

Korban, Witra, menyampaikan rasa kecewanya karena hingga berita ini ditayangkan, belum ada tindakan nyata terhadap pelaku.

“Pelaku sudah diketahui identitasnya,” kata Witra saat ditemui di kediamannya, Minggu (18/1/2026).

Menurut Witra, informasi yang beredar di lingkungan warga menyebutkan polisi telah mendatangi Ketua RW, bahkan pelaku yang terekam CCTV disebut sudah dikenal namanya. Korban juga menduga pelaku merupakan warga RW 06 Cengkareng Barat.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian besar dan trauma. Telepon genggam yang dicuri bukan hanya bernilai materi, namun juga menyimpan data-data penting pekerjaan yang kini hilang seluruhnya.

Baca Juga   Viral !! Truk Rombeng Melintas Di Cengkareng, Ini penjelasan Kasudin LH Jakarta Barat

Witra telah melaporkan kasus itu ke Polsek Cengkareng dan telah menjalani pemeriksaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) oleh tim penyidik 1. Pemeriksaan dilakukan oleh anggota penyidik bernama Ari. Namun, sampai saat ini belum ada perkembangan lanjutan yang diterima korban.

Sementara itu, kuasa hukum korban, Wedri Waldi, SH., MH., menilai kasus ini janggal karena sudah ada identitas pelaku namun belum ada tindakan penangkapan.
“Nama pelaku sudah diketahui, wajahnya juga jelas dari CCTV. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Ini yang jadi pertanyaan besar,” tegas Wedri Waldi.

Wedri juga mengungkapkan bahwa pihaknya sempat mempertanyakan perkembangan kasus tersebut melalui WhatsApp kepada pihak Reskrim. Namun jawaban yang diterima dinilai tidak memberikan kepastian.

“Sedang dicek dan saya baru,” jawab Reskrim Polsek Cengkareng AKP Gultom melalui pesan singkat.

Pernyataan tersebut justru menimbulkan tanda tanya di kalangan wartawan dan publik. Sejumlah awak media mempertanyakan keseriusan Polsek Cengkareng dalam menangani laporan masyarakat, terlebih korban merupakan pimpinan media.

“Kalau identitas pelaku sudah diketahui, apa alasan belum ditangkap? Apakah ada unsur pembiaran atau ketidakseriusan?” ujar salah satu wartawan yang turut mengikuti perkembangan kasus ini.

Baca Juga   2 Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Cengkareng

Kuasa hukum korban pun menyampaikan kritik tajam dan meminta kepolisian bekerja profesional tanpa memandang latar belakang korban.

“Jangan sampai muncul anggapan bahwa kalau korban tidak punya uang, kasus tidak jalan. Ini bahaya bagi kepercayaan masyarakat,” ucap Wedri.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik. Warga berharap Polsek Cengkareng segera menunjukkan langkah tegas dan transparan agar keadilan dapat ditegakkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari Polsek Cengkareng terkait progres penyelidikan maupun rencana penangkapan terhadap terduga pelaku, redaksi akan mengupdate jika sudah keterangan selanjutnya 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *