SIDIKPOST| Kutai Kartanegara — Dalam upaya memperkuat tata kelola pelayanan publik yang profesional dan modern, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menerima kunjungan Tim Penilai Internal Stamarena Mabes Polri dalam kegiatan Supervisi Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Mandiri Instansional Tahun 2025, yang digelar pada Kamis (6/11/2025) di Ruang Tribrata Polres Kukar.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Karo RBP Stamarena Mabes Polri, Brigjen Pol Mas Gunarso, didampingi para pejabat utama Stamarena serta Tim Pendamping dari Rorena Polda Kalimantan Timur. Kunjungan ini bertujuan melakukan penilaian, pembinaan, dan evaluasi langsung terhadap standar pelayanan publik di lingkungan Polres Kutai Kartanegara, terutama dalam hal transparansi, efisiensi, dan inovasi pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Kapolres Kutai Kartanegara AKBP Khairul Basyar menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim supervisi. Ia menegaskan bahwa Polres Kukar berkomitmen untuk terus berbenah dan menghadirkan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan humanis.
“Pelayanan publik adalah wajah Polri di mata masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat semakin merasakan kehadiran Polri yang profesional dan responsif,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Brigjen Pol Mas Gunarso menekankan pentingnya pelayanan publik berbasis digital dan terintegrasi sebagai bagian dari reformasi birokrasi Polri.
“Polres harus mampu menghadirkan pelayanan yang tidak hanya administratif, tapi juga membangun kepercayaan publik. SPKT, pelayanan SIM, SKCK, dan fungsi kepolisian lainnya harus terus berinovasi, termasuk melalui Mall Pelayanan Publik yang kini menjadi etalase modern Polri,” jelasnya.
Setelah sesi pembinaan, tim Stamarena Mabes Polri melanjutkan kegiatan dengan pemeriksaan administrasi, verifikasi lapangan, serta peninjauan langsung ke area pelayanan masyarakat, termasuk ruang SPKT, pelayanan SKCK, dan unit SIM.
Melalui supervisi ini, diharapkan Polres Kutai Kartanegara dapat terus memperkuat standar pelayanan prima, memperluas inovasi berbasis teknologi, serta mewujudkan Polri yang semakin presisi, adaptif, dan dipercaya masyarakat. (*)













