Menkopolhukam RI Hadiri Wisuda “Universitas Terbuka” (UT) Di Gedung Wisma 2 Universitas Terbuka Di Tangerang Selatan

Kemeriahan Acara Wisuda “Universitas Terbuka” (UT) di Gedung Wisma 2 Universitas Terbuka, Jln. Cabe Raya Kelurahan Pondok Cabe Udik Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan. Acara yang diadakan pada 27 November 2018 Jam 10:00 Wib – Jam 11:30 Wib, Dihadiri Oleh para
peserta Wisuda dengan jumlah -+ 2.246 orang yang akan Di Wisuda, Ucap Penanggung jawab Acara Wisuda Prof. Udan, MA, Ph. D Rektor UT/Ketua Panita. (29/11/18)

DR. Ojat Darojat, M.Bus, P.Hd (Rektor UT),Mengatakan Bahwa “Misi Universitas Terbuka (UT) yaitu menyediakan akses pendidikan tinggi yang berkualitas dunia bagi semua lapisan masyarakat melalui penyelenggaraan berbagai Program Pendidikan Tinggi Terbuka Jarak Jauh (PTTJJ) Untuk dapat menghasilkan lulusan yang berdaya saing tinggi, UT telah menyelenggarakan PTTJJ sejak 1984 dan terus berkembang untuk memajukan pendidikan tinggi di Indonesia. Hal ini sejalan dengan Program Nawa Cita Joko Widodo – Jusuf Kalla 2015-2019, Capaian UT kedepan dalam rangka menunjang Program pemerintah dimana UT memiliki sekitar 320 ribu mahasisiwa yang tersebar di 34 provinsi dan luar negeri di 36 negara. UT merupakan salah satu kampus yang menyelenggarakan program belajar jarak jauh Virtual Learning, Sesuai dengan arahan Kemenristek Dikti tentang pelaksanaan pelayanan aplikasi online berbasis Web agar pelayanan lebih praktis dan simpel sebagai modal utamanya belajar di UT. Pada saat ini UT terus bekerja keras meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK) Perguruan Tinggi (PT) menjadi 40%, UT siap berbagi pengalaman dengan PT lain agar merek memiliki kapasitas belajar dalam jaringan, agar kualitas pembelajaran tetap terjaga, Salah satu buktinya yaitu UT memperoleh penghargaan sertifikat pembelajaran jarak jauh dunia, selain itu UT terus berkolaborasi dengan pemerintah guna menjaga dan meningkatkan kualitas SDM untuk bangsa Indonesia yang lebih baik.

Advertisements

Jenderal TNI (Purn) Wiranto (Menkopolhukam RI), Dalam sambutannya menyampaikan Bahwa “Suatu kebahagiaan bagi Saya bisa hadir bersama Keluarga Besar UT, Dalam Rangka Wisuda Mahasiswa UT 2018, Dan Permohonan Maaf Dari Presiden RI, karena belum bisa hadir dikarenakan masih ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan dan minta kepada saya untuk mewakilinya, Indonesia adalah negara yang besar yang memiliki garis pantai terpanjang didunia kedua, penduduknya cukup besar nomor empat didunia, setelah China, India, dan Amerika. Memiliki jumlah suku yang sangat besar, memiliki prestasi yang luar bisa, dan negara teraman ke-9 di dunia. Oleh karena itu kita harus bangga menjadi orang Indonesia sebagai bangsa yang besar, siapa kita Indonesia, Dan untuk 2020 dominasi ekonomi dunia akan bergeser ke Asia salah satunya yaitu Indonesia yang memiliki peran yang penting dalam peran ekonomi dunia, Indonesia merdeka dan eksis karena kita tetap bersatu. Kita negara yang beragam yang sekaligus merupakan ancaman kalau kita tidak bisa menyatukan keragaman yang ada, sehingga persatuan menjadi peran yang sangat penting, Konsep pembangunan dari pinggiran yang dirancang oleh pemerintah untuk menyambung pinggiran dengan pusat-pusat kota di Indonesia yang bertujuan ingin menjadikan Indonesia satu, dan agar warga diperbatasan menjadi suatu kebanggaan, Selain itu pembangunan terus dilaksanakan diantaranya pembangunan di 7 Pos lintas batas negara modelnya sudah lebih bagus dari sebelumnya yang kumuh, dan pembangunan jalan-jalan ke daerah pedalaman. Upaya-upaya tersebut terus diupayakan oleh pemerintah agar Indonesia bisa diperhitungkan dalam konteks pembangunan dunia, Ada ancaman bagi bangsa Indonesia bahwa masih ada saudara kita yang tidak satu perahu dan tidak satu nahkoda yaitu Presiden, mereka menghancurkan dari dalam perahu itu sendiri dengan menjelek-jelekkan nahkodanya, sehingga harus kita perbaiki lagi. Dan untuk ancaman nyata lainnya yang harus dihadapi oleh bangsa Indonesia yaitu terorisme, kapitalisme, narkoba, kejahatan proxy, human trafiking, ujaran kebencian, dan demo terhadap pemerintah, Sumber daya manusia harus terus ditingkatkan lagi menjadi human capital, untuk meningkatkan daya saing kita dan menjadi modal bagi bangsa Indonesia dalam meningkatkan daya saing dunia dan mewujudkan masyarakat yang berkeadilan sosial, Perkembangan era komunikasi semakin canggih, bisa menghasilkan peluang yang lebih baik bagi kita dan sekaligus bisa membahayakan juga kehidupan berbangsa kita. UT harus menjadi bagian dari tugas pemerintah untuk mencerdaskan bangsa dan menciptakan pemimpin perubahan.

Baca Juga   Demi Sukseskan Pemilu 2019, Kapolsek Neglasari Himbau Warganya Datang Ke TPS

Acara tersebut turut dihadiri oleh para pejabat diantaranya Jenderal TNI (Purn) Wiranto (Menkopolhukam RI), Paulina Oane (Staf Ahli Menristek Dikti), Hj. Airin Rachmi Diany (Walikota Tangsel), DR. Ojat Darojat, M.Bus, P.Hd (Rektor UT), Edi Ganefo (Ketua Umum Kadin) dan para Civitas Akademika serta para Wisudawan Universitas Terbuka (UT). Dan untuk unsur pengamanan PAM Diantaranya Polsek Pamulang Tangsel, Korem 052/Wkr Dan Koramil 05 /Ciputat Tangsel. (Kendy )