FBI Asia-Pacific Conference 2023: Sinergi Penegakan Hukum Melintasi Batas Negara

"Mengoptimalkan Kerja Sama Internasional dalam Penegakan Hukum: Insights dari FBI Asia-Pacific Conference 2023"

SIDKPOST | Jakarta, Malaysia menjadi tuan rumah Konferensi Pasifik FBI Asia ke-23 tahun ini. Mabes Polri mengirimkan 6 delegasi, termasuk Brigjen Mardiaz Kusin Dwiharnanto hingga Kompol Rovan Richard Mahenu.

Advertisements

Sebagai salah satu lembaga penegak hukum terbesar di dunia, FBI memiliki jaringan internasional dengan lembaga penegak hukum negara lain. FBI juga memiliki Akademi Nasional yang setiap tahun mengundang penegak hukum dari berbagai negara untuk mengikuti pendidikan selama 3 bulan di FBI Academy di Quantico, Amerika Serikat.

Pendidikan tersebut mencakup pembelajaran akademis dan praktik di lapangan. Tujuan FBI National Academy adalah memperkuat jaringan penegak hukum di seluruh dunia dalam melawan kejahatan yang semakin berkembang dan melintasi batas negara.

Untuk mencapai tujuan tersebut, FBI mengadakan konferensi setiap tahun dengan mengundang para alumni FBI National Academy dari berbagai negara. Mereka berkumpul dan berdiskusi tentang perkembangan kejahatan di negara-negara tertentu serta berbagi pengalaman dan solusi dalam penanganannya.

Menariknya, konferensi FBI juga mengundang pensiunan penegak hukum dari negara-negara lain. Semua peserta berkumpul dalam konferensi yang diselenggarakan dengan baik.

Baca Juga   Olimpiade Sains Internasional 2018: Indonesia Raih Medali Emas dan Perunggu

Pada tahun 2023, Malaysia menjadi tuan rumah FBI Asia-Pacific Conference, dengan Datuk TS Ahmad Ramdzan Bin Daud sebagai Presiden FBI Asia Chapter 2023. Konferensi ini berlangsung di Sunway Resort, Kuala Lumpur, mulai tanggal 26 hingga 30 Juni.

Dalam konferensi ini, Mabes Polri mengirimkan 6 delegasi berdasarkan undangan dari Markas Besar FBI di Washington. Mereka antara lain Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto, Kombes Pol. Dasuki Herlambang, Kombes Pol. Ratno Kuncoro, AKBP Dhany Aryanda, Kompol Rovan Richard Mahenu, dan Kompol Malvino Edward Yusticia.

“Acara penggalian kembali bagi para alumni FBI sangat bermanfaat untuk menjaga hubungan dan meningkatkan kerja sama dengan FBI,” kata Brigjen Mardiaz, Kepala Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri dan alumni FBI Angkatan 243 tahun 2010.

Beberapa isu strategis dibahas dalam Konferensi FBI Asia-Pacific Malaysia tahun 2023 ini, seperti “Information Operations and Irregular Threats”, “Secured, Securely”, “Cyber Threat Landscape & Recent Trends”, “Sri Lanka Easter Day Bombing”, “The Role of (Quasi) Non-State Actor in Malign State Influence”, “International Collaboration on Combating Shu Zu Pan”, “The Fugitive: Cooperation Between FBI and Indonesian National Police (Polri)”, “Insider Threat”, dan “International Cooperation in Criminal Investigation”.

Baca Juga   Wakapolsek Batuceper Pimpin apel Pagi di Mako

Dengan adanya konferensi FBI Asia-Pacific ini, diharapkan tercipta hubungan dan kerja sama yang lebih sinergis antara penegak hukum dari berbagai negara dalam memperkuat penegakan hukum terhadap kejahatan lintas batas negara yang semakin terorganis. ( AWI E )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *