Jambore Nasional Barisan Pemuda Adat Nusantara Ke-III Lakukan Pemilihan ketua Umum

Kaltim——Jambore Nasional Barisan Pemuda Adat Nusantara Ke-III adalah proses pemilihan Ketua Umum BPAN Se-Nusantara, dimana masa jabatan Ketua selama III tahun sesuai dengan STATUTA (AD/ART BPAN).

Kegiatan ini dihadiri 150 pemuda adat Se-Nusantara dimana mewakili 7 region yaitu Region Kalimantan, Jawa, Sumatra, Papua, Sulawesi, Bali Nusa dan Maluku. JamNas BPAN di Kal-Tim ini merupakan agenda permanen yang berdasarkan STATUTA, yang mana wajib direaliasikan oleh Pengurus Nasional BPAN.

Advertisements

Proses JamNas merupakan cara Pemuda Adat melakukan Musyawarah Mupakat untuk memilih Pemimpinnya. Selama proses JamNas dimana dilaksanakan tanggal 18-22 April 2018 di Kampung Muser, Kecamatan Muara Samu, Kabupaten Paser propinsi Kalimantan Timur kemarin suasana sedikit hangat dengan adanya 5 calon yaitu Yudi, Sukran Amin, Melisa, Jacob Siringgo Ringgo dan Moh. Jumri yang akhirnya mengerucut menjadi 3 yaitu Moh. Jumri, Melisa serta Jacob setelah melalui seleksi administrasi berdasarkan syarat dan kriteria bakal calon ketua BPAN.

Setelah melalui proses seleksi akhirnya musyawarah mupakat menghasilkan masih 3 nama, hingga akhirnya dikembalikan musyawarah mupakat per Region, hingga pada akhirnya didapat keputusan bahwa 4 region mendukung saudara Moh. Jumri secara sah melalui sidang pleno saudara Jumri sah sebagai Ketum BPAN Periode 2018-2021.

Harapan kedepannya dengan terpilihnya saudara Jumri khusus Kal-Bar
Harapannya bagaimana Pengurus Nasional (PN) dapat merealisasikan program-program untuk masyarakat adat Kalimantan sesuai isu-isu daerah di 5 propinsi se-Kalimantan dan juga harapan dari Region Kalimatan Bagaimana PN dapat mencari cela beberapa kebijakan-kebijakan pemerintah dalam UU sesuai kepentingan Masyarakat Adat.

Baca Juga   Kapolsek Tambora bersama Ceo PT. Kahatex Garment Lakukan Penanaman Pohon

Seperti diketahui sendiri di Kalimantan maraknya perizinan perkebunan Kelapa Sawit, Pertambangan Bauksit, Batu Bara, Pembakaran hutan dan lahan, serta kriminalisasi tumpang tindih wilayah adat masyarakat adat dan perusahaan.

Beberapa hal yang perlu di control Pemeriintah juga terkait Status Hutan Lindung karena status hutan lindung dibeberapa daerah daerah berpotensi besar mengkriminalisasi masyarakat adat sebagai pemilik tanah.

Kita juga berharap melalui BPAN pemuda di Kalimantan tidak bicara suku dan agama karena ini organisasi nasional yang tidak memandang akan perbedaan suku dan agama, jika berbicara pemuda adat tentunya konteks yang dibahas ya mengenai adat istiadat dan budaya setiap daerah, misalnya pemuda dayak ya mempromosikan dan melestarikan budaya serta adat istiadat dayak,begitu juga saudara-saudara yang melayu, bugis, jawa, Madura, dan seluruh suku yang ada di Kalimantan barat khususnya.

Beberapa program yang sedang di gadang oleh BPAN Kal-Bar ialah Kemah Pemuda Adat Se-Kalimantan yang telah diputuskan saat jamboree melalui musyawarah mupakat seluruh pemuda adat yang hadir ketika JAmbore Nasional. Mendorong adanya pengurus daerah BPAN di 7 kabupaten Kal-Bar yaitu, Singkawang, Bengkayang, Sambas, Kayong Utara, dan Melawi.

Pelatihan khusus Kampanye Media mengingat maraknya isu Hoax, fokusnya bagaimana pemuda ambil andil secara aktif untuk menepis isu hoax di era globalisasi yang semakin membludak dan maksimal perkembangannya. Seminar seluruh peciinta seni dan budaya se-KalBar.

Program-program lain menyesuaikan isu daerah masing-masing di Kalimantan dan Indonesia, yang sedang digadang teman-teman seluruh pengurus daerah Se-Kalimantan baik itu isu lingkungan, perkembangan politik dll.

Baca Juga   3 petak rumah terbakar di kelurahan padang bulan Pekanbaru

Saat ini juga BPAN Kal-Bar sedang mendorong kader-kader BPAN maju di legislatife contohnya Glorio Sanen mantan Ketua BPAN sekaligus Deputi I AMAN KalBar sedang kita dorong maju sebagai DPD RI Dapil Kaimantan Barat, dimana kawan-kawan saat ini sedang proses pengumpulan KTP serta langsung di verifikasi internal, insyaallah akan mencukupi target maju syarat DPD RI.

Ada 1 lagi kader BPAN yang sedang dalam proses lobby Partai untuk maju sebagai calon DPRD Propinsi Kalimantan Barat yaitu Revan Wijaya Pengurus Daerah Kabupaten Sintang, dimana dirinya telah dipanggil oleh Partai Golkar, Demokrat dan beberapa partai yang sedang melakukan komuniasi.

Dimana kita telah memerintahkan seluruh kader BPAN di dapil masing-masing untuk membantu mereka, karena ini penting demi menyuarakan serta ambil andil dalam kebijakan-kebijakan pemerintah terkait pentingnya isu-isu Masyarakat Adat.

Kalimantan Barat Sendiri mengutus sejumlah 22 kontingen yang mewakili Kabupaten Sintang, Sekadau, Sanggau, Mempawah, Landak, Kota Pontinanak, Ketapang dan Kubu Raya.

Dimana teman-teman peserta sangat antusias ikut bersuara dalam proses persidangan pengambilan keputusan,
Beberapa hal hasil JamNas adalah JamNas III tahun ke depan akan diadakan di Lombok, Kalimantan mempercayakan Paulus Ade Sukma Yadi yang awalnya menjabat sebagai Pengurus Wilayah (Ketua UMUM BPAN Kal-Bar) sebagai Dewan Pemuda Adat Nusantara (DEPAN) Region Kalimantan dimana tugas dan fungsi memimpin serta mengajukan kepada Pengurus Nasional untuk merealisasikan program-program BPAN di lima Propinsi yaitu Kal-Bar, Kal-Teng, Kal-Teng, Kal-Sel dan Kaltara. Sebagai Depan Region Kalimantan Paulus Ade Sukma Yadi juga di tunjuk oleh Ketua Umum BPAN terpilih sebagai Ketua DEPAN Se-Nusantara yang menaungi dan bekerja sama dengan enam region lainnya yaitu Sumatera, Sulawesi, Jawa, Papua, Bali Nusa Serta Maluku.

Baca Juga   Tokoh Masyarakat Meninggal dunia di Kelurahan Selapajang Jaya,Kapolsek Neglasari Melayat

tugas dan fungsi Depan adalah mengawasi kinerja Ketua Umum Terpilih karena dalam enam bulan sekali akan diadakan rapat pegurus nasional, dalam proses organisasi Ketua depan mencatat aspirasi dan beberapa program-program khususnya bebrap rekomendasi yang belum terealisasi.

Ketua Depan juga berhak menegur Ketua Umum jika selama memimpin organisasi ada hal-hal yang menyimpang dari AD/ART (Statuta Organisasi) selama memimpin serta berhak meminta laporan pertanggung jawaban kepada ketua umum selama menjabat.

Depan juga wajib mengontrol semua pengurus pemuda adat se-Nusantara untuk fokus berjuang bahkan mendobrak kebijakan-kebijakan terhadap kepentingan masyarakat adat.

Narsum Paulus Ade Sukma Yadi Depan Region Kalimantan

News Feed