SIDIKPOST| Kukar – Jajaran Polsek Samboja memperketat pengamanan di titik strategis pintu keluar masuk wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Langkah ini dilakukan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi mobilisasi massa menjelang aksi unjuk rasa yang direncanakan berlangsung di Kantor Gubernur dan DPRD Provinsi Kaltim, Samarinda.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Plh. Kapolsek Samboja, Iptu Iwan Setiawan, menyasar kendaraan roda empat dan angkutan penumpang yang melintas di Gerbang Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam), tepatnya di Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja, Senin (20/04/2026).
Plh. Kapolsek Samboja, Iptu Iwan Setiawan, menjelaskan bahwa personel di lapangan melakukan pengecekan intensif terhadap penumpang dan kendaraan yang menuju arah Samarinda.
“Kami melakukan pemeriksaan kendaraan sekaligus memantau tujuan para penumpang. Hal ini merupakan upaya preventif untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif dan mencegah adanya barang-barang berbahaya yang dibawa menuju lokasi aksi di Samarinda,” ujar Iptu Iwan.
Selain melakukan pemeriksaan fisik kendaraan, petugas yang terdiri dari Aiptu Sucipto, Aiptu Udin Krisdianto, dan personel lainnya juga memberikan imbauan langsung kepada para pengemudi dan masyarakat. Warga diminta untuk selalu waspada terhadap orang yang mencurigakan dan segera melapor ke Call Center 110 jika menemukan potensi tindak pidana.
Tidak hanya di jalur transportasi, Polsek Samboja juga melakukan penguatan koordinasi dengan Tokoh Agama (Toga), Tokoh Adat (Todat), dan Tokoh Masyarakat (Tomas) di wilayah sekitar. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas keamanan di lingkungan terkecil tetap terjaga selama dinamika unjuk rasa berlangsung di ibu kota provinsi.
“Sinergi dengan tokoh masyarakat sangat penting. Kami ingin memastikan bahwa penyampaian pendapat di muka umum besok tidak mengganggu ketertiban umum dan tidak disusupi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambahnya.
Hingga kegiatan berakhir, arus lalu lintas di kawasan Gerbang Tol Balsam KM 38 terpantau lancar. Petugas melaporkan tidak ditemukan adanya benda mencurigakan atau mobilisasi massa dalam jumlah besar yang dapat mengganggu keamanan. (*)













