Bhabinkamtibmas Polsek Anggana Hadiri Pembukaan MTQ Ke-39 Tingkat Desa

SIDIKPOST| Kukar – Semangat religius terpancar dalam pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-39 tingkat Desa Anggana yang digelar di Gedung BPU Desa Anggana, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Kamis (09/04/2026) pagi.

Hadir mewakili Kapolsek Anggana Iptu I Komang Mahendra Putra, Bhabinkamtibmas Desa Anggana Aipda Dwi Cahyadi turut menyaksikan langsung prosesi pembukaan ajang syiar Islam tersebut. Kehadiran personel Polri ini merupakan bentuk nyata dukungan kepolisian terhadap kegiatan positif kemasyarakatan di wilayah hukum Polsek Anggana.

Advertisements

Dalam kesempatan tersebut, Aipda Dwi Cahyadi menyampaikan bahwa kehadirannya bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para peserta sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat.

“Kami hadir untuk memberikan dukungan moral kepada para peserta MTQ. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini sangat penting untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, khususnya bagi generasi muda di Desa Anggana,” ujar Aipda Dwi Cahyadi mewakili Kapolsek.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 200 undangan ini melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para orang tua peserta. MTQ ke-39 tingkat desa kali ini memperlombakan berbagai cabang bergengsi, di antaranya Tilawah dan Musabaqah Tartil Qur’an kategori anak-anak, Tilawah Remaja, Musabaqah Syarhil Quran (MSQ), Pildacil, hingga cabang Hadist dan Tahfidz Quran.

Baca Juga   Korem 174 Merauke Gelar Donor Darah Dalam Rangka Menyambut HUT TNI Ke-75

Acara dibuka secara resmi oleh Sekcam Anggana setelah sebelumnya mendengarkan laporan dari Ketua Panitia dan sambutan Kepala Desa Anggana. Pihak panitia berharap melalui ajang ini dapat menjaring bibit-bibit unggul yang nantinya akan mewakili desa ke tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Terpisah, Kapolsek Anggana Iptu I Komang Mahendra Putra menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung penuh kegiatan keagamaan guna menciptakan lingkungan yang harmonis.

“Melalui kegiatan seperti ini, tercipta sinergi yang baik antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Jika keimanan masyarakat kuat dan hubungan silaturahmi terjaga, maka situasi kamtibmas yang aman dan kondusif akan lebih mudah kita wujudkan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *