Polairud Polres Kukar dan Tim SAR Gabungan Sisir Sungai Tamapole

SIDIKPOST| Kukar – Personel Satpolairud Polres Kutai Kartanegara bersama tim SAR gabungan saat ini tengah berjuang melakukan pencarian intensif terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang di Perairan Sungai Tamapole, Kelurahan Tamapole, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara.

Insiden memprihatinkan ini menimpa Sdr. Udi (35), seorang nelayan asal Muara Ulu Kecil. Korban dilaporkan hilang setelah perahu yang dikemudikannya seorang diri karam dihantam cuaca buruk pada Minggu (01/03/2026).

Advertisements

Kasatpolairud AKP Benedict Jaya, menjelaskan bahwa pihaknya telah menerjunkan personel untuk bergabung dalam operasi kemanusiaan tersebut sejak menerima laporan awal.

“Kami bergerak cepat mengerahkan personel Satpolairud untuk bergabung dengan tim gabungan lainnya. Fokus utama kami adalah menyisir titik koordinat jatuhnya korban guna memberikan kepastian bagi pihak keluarga,” ujar AKP Benedict Jaya.

Kronologi Kejadian
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat korban melakukan perjalanan menggunakan perahu dari Muara Ulu Kecil menuju Muara Kembang pada Minggu siang. Saat melintasi perairan Sungai Tamapole, cuaca dilaporkan berubah ekstrim dengan hujan deras dan petir. Kondisi alam yang tidak bersahabat tersebut diduga menjadi penyebab utama tenggelamnya kapal beserta korban.

Baca Juga   Desa Tanjung Burung Salurkan 761 KK Penerima BST

Hingga laporan ini diturunkan pada Senin (02/03/2026), tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai. Operasi pencarian ini melibatkan sinergi berbagai unsur, di antaranya Ditpolairud Polda Kaltim, TNI AL Patkamla Lamaru, Basarnas Balikpapan, Damkar Muara Jawa, serta dibantu oleh para relawan dan masyarakat sekitar.

“Di tengah situasi sulit ini, kami juga melakukan pendekatan humanis kepada pihak keluarga korban untuk memberikan dukungan moril. Sinergi antara petugas dan masyarakat di lapangan sangat kuat, kami mohon doa agar korban dapat segera ditemukan,” tambah Kasatpolairud.

Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat pesisir dan nelayan untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca yang mendadak saat beraktivitas di perairan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Situasi di lokasi pencarian hingga saat ini terpantau aman dan kondusif, dengan tim yang terus berupaya maksimal melakukan penyisiran meski harus berhadapan dengan kondisi arus sungai. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *