SIDIKPOST| Kukar – Polsek Sebulu bekerja sama dengan Pemerintah Desa Sebulu Ulu menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), Kamis (4/9/2025) pagi. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Desa Sebulu Ulu ini disambut antusias warga, terutama kalangan ibu rumah tangga.
Sejak pukul 09.00 WITA, ratusan masyarakat sudah memadati lokasi untuk mendapatkan kebutuhan pokok berupa beras dengan harga terjangkau. Sebanyak 250 sak beras ukuran 5 kilogram dijual dengan harga Rp64.000 per sak, jauh di bawah harga pasar. Kurang dari dua jam, seluruh 1.250 kilogram beras tersebut ludes diborong warga.
Kapolsek Sebulu, Iptu Edi Subagyo, melalui Kanit Binmas Ipda Makmur Jaya, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat dalam menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami ingin hadir langsung membantu meringankan beban warga. Tidak hanya soal keamanan, tapi Polri juga berkomitmen mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Sekdes Sebulu Ulu Dahlia Nur, Ketua BPD Nanang, serta personel Polsek Sebulu bersama Bhabinkamtibmas.
Bagi masyarakat, kegiatan ini terasa sangat membantu. Siti Aminah, salah seorang warga, mengaku lega bisa membeli beras dengan harga lebih murah.
“Alhamdulillah, sangat terbantu sekali. Harga beras sekarang mahal, tapi lewat program ini kami bisa sedikit bernapas lega,” ungkapnya.
Selain meringankan beban ekonomi, kegiatan GPM juga mempererat kedekatan antara polisi dan masyarakat. Warga dapat berinteraksi langsung dengan aparat kepolisian, menciptakan suasana harmonis dan penuh kebersamaan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan lancar. Warga pulang dengan wajah sumringah sambil membawa beras untuk kebutuhan keluarga.
Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Sebulu ini menjadi bukti nyata bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga mitra masyarakat dalam menjaga kesejahteraan bersama. (*)













