SIDIKPOST| Kutai Kartanegara, — Dua warga Desa Embalut, Kecamatan Tenggarong Seberang, dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di perairan Sungai Mahakam setelah perahu kecil yang mereka tumpangi ditemukan dalam kondisi terbalik di sekitar Pulau Yupa, Minggu sore.
Kedua korban diketahui berinisial Y (35) dan M (9), seorang anak laki-laki yang merupakan keponakan korban. Keduanya berangkat menggunakan perahu bermesin dayung sekitar pukul 09.00 WITA untuk mengambil ringgi, alat tradisional penangkap ikan, di seberang sungai. Namun hingga petang, mereka tidak kembali ke rumah.
“Sekitar pukul 17.30 WITA, perahu ditemukan warga dalam posisi terbalik di dekat tambatan ponton. Kondisi ini memicu kekhawatiran warga karena salah satu korban diketahui tidak bisa berenang,” ujar salah seorang warga setempat.
Tim Gabungan Bergerak Cepat
Menindaklanjuti laporan warga, tim gabungan dari Satpolairud Polres Kukar, Polsek Tenggarong Seberang, relawan desa, dan pihak keluarga segera melakukan pencarian di lokasi kejadian. Hingga pukul 22.00 WITA malam, kedua korban belum ditemukan.
Kasat Polairud Polres Kukar dalam keterangannya menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan lokasi, menggali informasi dari saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Kukar, BPBD Kukar, dan instansi terkait.
“Dugaan sementara, perahu korban mengalami insiden dan terbalik di tengah perairan. Pencarian masih terus dilakukan secara intensif,” jelas Kasat Polairud.
Imbauan Keselamatan untuk Masyarakat Pesisir
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas menggunakan moda transportasi air, agar selalu mengutamakan keselamatan dengan menggunakan alat pelindung seperti jaket pelampung, serta menghindari berlayar saat kondisi cuaca ekstrem atau arus deras.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap dua korban masih berlangsung. Aparat berharap upaya gabungan yang dilakukan dapat segera menemukan korban, sekaligus mencegah kejadian serupa di masa mendatang. (*)







