Bhabinkamtibmas Loa Janan Ulu Edukasi Warga Soal Waspada Penipuan Online

SIDIKPOST | Kukar, 18 Juni 2025 — Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penipuan digital, Bhabinkamtibmas Desa Loa Janan Ulu, Aipda Suwarno, melakukan kegiatan sambang warga pada Rabu (18/6). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penguatan komunikasi dan edukasi langsung terkait isu-isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya ancaman penipuan online.

Dalam pertemuan yang berlangsung di lingkungan warga, Aipda Suwarno menyampaikan berbagai bentuk modus penipuan yang kerap terjadi belakangan ini. Mulai dari undian palsu, investasi bodong, hingga transaksi jual beli fiktif melalui media sosial dan platform daring.

Advertisements

“Modus penipuan online sekarang semakin canggih. Kami mengimbau warga untuk tidak mudah percaya dengan tawaran yang terdengar menggiurkan namun tidak masuk akal. Selalu verifikasi informasi dan jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan warga agar lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial, serta tidak sembarangan memberikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rutinitas Bhabinkamtibmas dalam membangun kedekatan dengan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Edukasi seperti ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk menjadi lebih waspada dan bijak dalam berinteraksi di dunia digital.

Baca Juga   Tingkatkan Kemampuan Pengendalian Massa, Sat Samapta Polres Kukar Gelar Latihan Dalmas

Warga yang hadir menyambut baik imbauan tersebut. Mereka menilai kegiatan sambang yang disertai edukasi sangat bermanfaat, terutama di tengah maraknya kejahatan berbasis teknologi.

“Kami merasa terbantu dengan informasi yang disampaikan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan agar kami tidak menjadi korban,” ungkap salah satu warga.

Dengan adanya sosialisasi rutin, pihak kepolisian berharap potensi kejahatan siber dapat ditekan, dan masyarakat semakin tangguh dalam menghadapi ancaman digital. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *