SIDIKPOST | Bengkulu, Rejang Lebong — Open Road Race Championship 2026 yang digelar di Sirkuit Non Permanen Kelurahan Simpang Nangka, Kecamatan Selupu Rejang, mencatatkan sejarah baru dalam dunia balap motor Bengkulu. Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (7–8 Februari 2026), ini sukses besar dengan jumlah starter terbanyak di Provinsi Bengkulu sejak 2025 hingga saat ini.
Ajang bergengsi tersebut diikuti oleh 530 starter dari 248 pembalap, menjadikannya salah satu event otomotif paling ramai dan kompetitif yang pernah digelar di Rejang Lebong. Antusiasme tinggi juga terlihat dari membludaknya penonton yang memadati area sirkuit sepanjang perlombaan.
Kejuaraan ini merupakan hasil kolaborasi M. Zhafran Mobilindo X Eko Cell bersama KAMIKO Event Organizer di bawah pimpinan Riko Ardiansyah. Selama dua hari pelaksanaan, para pembalap bersaing dalam 25 kelas lomba, mulai dari bebek 2 tak dan 4 tak, matic, kelas pemula, lokal provinsi, hingga pocket bike untuk anak-anak.
Ketua IMI Cabang Rejang Lebong, Juliansyah Yayan, menegaskan bahwa Open Road Race Championship 2026 memiliki peran penting dalam pembinaan atlet balap motor, khususnya usia dini. Menurutnya, ajang ini menjadi wadah strategis untuk mencari dan membina bibit pembalap muda sejak awal.
“Pesertanya juga berasal dari anak-anak. Ini sangat penting untuk pembinaan jangka panjang. Harapannya, event seperti ini bisa digelar secara rutin agar Rejang Lebong semakin dikenal di daerah lain,” ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia, serta menegaskan dukungan penuh dari DPRD, KONI, dan IMI Rejang Lebong terhadap pengembangan olahraga otomotif di daerah.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rejang Lebong, Rezza Pahklevie, yang mewakili Bupati Rejang Lebong M. Fikri Thobari. Ia menilai kejuaraan ini memberikan dampak positif, tidak hanya bagi dunia olahraga, tetapi juga bagi promosi daerah.
“Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong sangat mengapresiasi event ini. Ke depan, kami berharap semakin banyak kegiatan serupa agar Rejang Lebong semakin dikenal luas,” katanya.
Open Road Race Championship 2026 juga diikuti pembalap dari berbagai provinsi, seperti Jawa Barat, Jambi, Sumatera Barat, Riau, dan Sumatera Selatan. Kehadiran peserta lintas daerah tersebut semakin menegaskan posisi Rejang Lebong sebagai tuan rumah event otomotif berskala regional yang patut diperhitungkan. (Zul)







