SIDIKPOST| Kukar – Kepolisian Resor Kutai Kartanegara melalui Polsek Sangasanga bersama tim SAR gabungan hingga Senin malam (5/1/2026) masih melakukan upaya pencarian terhadap seorang korban yang dilaporkan tenggelam di perairan Sungai Mahakam, tepatnya di Jetty PT Astiku Sakti, Kelurahan Pendingin, Kecamatan Sangasanga.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 19.25 Wita. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula saat tiga orang karyawan pulang kerja menggunakan satu unit perahu ketinting. Diduga akibat arus sungai yang cukup deras, perahu yang mereka gunakan kehilangan kendali dan menabrak buritan ponton, hingga menyebabkan perahu terbalik dan para penumpangnya tercebur ke sungai.
Dua korban, yakni AH (23) dan Y (38), berhasil menyelamatkan diri. Sementara satu korban lainnya, RTH (38), hingga saat ini masih dalam pencarian. Diketahui korban tidak dapat berenang dan terakhir terlihat mengenakan pakaian kerja warna hijau dan celana jeans biru tua.
Mendapat laporan kejadian tersebut, personel Polsek Sangasanga dengan sigap mendatangi lokasi kejadian, melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan pencarian korban.
Kapolsek Sangasanga, AKP Muhamad Zulhijah, menyampaikan bahwa pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Ditpolairud Polda Kaltim, Satpolairud Polres Kutai Kartanegara, Polsek Sangasanga, Damkar Sangasanga, hingga warga setempat.
“Sejak menerima informasi, personel kami langsung bergerak ke TKP untuk melakukan langkah-langkah kepolisian, termasuk koordinasi dengan tim SAR gabungan. Pencarian korban terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel yang terlibat,” ujarnya.
Rencananya, pada Selasa pagi (6/1/2026), tim Basarnas akan tiba di lokasi dan mendirikan posko pencarian guna memperkuat upaya evakuasi di perairan Sungai Mahakam.
Polisi juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pengguna transportasi air, agar selalu mengutamakan keselamatan dengan memastikan kondisi perahu layak digunakan, memperhatikan cuaca dan arus sungai, serta menggunakan alat keselamatan guna mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif, sementara proses pencarian korban masih terus berlangsung. (*)











