Satpolairud Polres Kukar Pimpin Operasi SAR Nelayan Hilang di Perairan Sepatin

Aksi cepat dan sinergi lintas sektor jadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap keselamatan warga

SIDIKPOST| Kukar — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kutai Kartanegara kembali menunjukkan peran kemanusiaannya dengan memimpin langsung operasi pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) terhadap seorang nelayan yang dilaporkan tenggelam di perairan Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (18/12/2025).

Pencarian hari pertama dimulai sejak pukul 10.00 WITA hingga 17.00 WITA dan dipusatkan di kawasan Perairan Tanjung Sekian RT 003 Dusun 1 Desa Sepatin. Operasi SAR dipimpin oleh IPDA Rio Hedy Wiyatma bersama personel Satpolairud Polres Kukar, yakni Bripka Andrie Putra Fajar, Bripka Feky Febrianto, dan Brigadir Angga Setiawan.

Advertisements

Dalam pelaksanaannya, Satpolairud Polres Kukar melakukan koordinasi dan sinergi dengan berbagai unsur terkait, di antaranya Polsek Anggana, Pemerintah Desa Sepatin, BPBD Kabupaten Kutai Kartanegara, PT Pertamina Hulu Mahakam, serta relawan dan masyarakat setempat. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi kekuatan utama dalam memperluas area pencarian dan meningkatkan efektivitas operasi.

Proses pencarian dilakukan secara terorganisir dengan mengutamakan keselamatan personel. Tim SAR dibagi ke dalam beberapa kelompok dan dilengkapi peralatan keselamatan seperti pelampung dan alat penerangan, serta memperhatikan kondisi cuaca dan lingkungan sekitar. Mengingat lokasi pencarian merupakan perairan terbuka dan area tambak yang dikenal sebagai habitat buaya, pencarian dihentikan sementara saat memasuki malam hari demi menghindari risiko yang membahayakan.

Baca Juga   Rizka Jamila Ketua GNCP Sumsel, Siap Maju di Pileg 2024

Korban diketahui merupakan seorang nelayan asal Desa Sepatin, Kecamatan Anggana. Hingga pencarian hari pertama berakhir, korban belum ditemukan dan rencana pencarian akan dilanjutkan kembali pada hari berikutnya dengan cakupan area yang diperluas.

Aksi kemanusiaan yang dilakukan Satpolairud Polres Kutai Kartanegara ini menegaskan kehadiran Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan penolong masyarakat dalam situasi darurat. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan terkendali, sementara keluarga korban serta warga setempat terus mendapatkan pendampingan dan dukungan moril dari petugas dan unsur terkait. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *