Perpusda Kota Tangerang Mulai Terapkan ISO 20000-1 untuk Tingkatkan Layanan Digital dan Manajemen TI

SIDIKPOST| Kota Tangerang — Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Perpusda) Kota Tangerang resmi mengimplementasikan ISO 20000-1, standar internasional di bidang manajemen layanan teknologi informasi (IT Service Management), sebagai langkah peningkatan kualitas layanan publik dan transformasi digital sektor literasi.

Implementasi standar ini menjadi tonggak penting bagi Perpusda Kota Tangerang dalam memastikan seluruh layanan berbasis teknologi—mulai dari sistem katalog digital, layanan peminjaman online, pengelolaan arsip elektronik, hingga tata kelola jaringan informasi—berjalan sesuai prosedur, terukur, dan aman.

Advertisements

Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang, Drs. Engkos Zarkasyi M.Si., menyatakan bahwa penerapan ISO 20000-1 merupakan komitmen nyata Perpusda untuk menghadirkan pelayanan yang lebih modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Penerapan ISO 20000-1 adalah langkah strategis untuk menjaga mutu layanan berbasis teknologi informasi di Perpusda. Dengan standar ini, setiap proses pelayanan akan memiliki prosedur yang jelas, terkontrol, dan bisa dievaluasi berkala,” ujar Engkos.

Menurutnya, kebutuhan layanan perpustakaan kini tidak hanya berkutat pada ruang baca fisik, tetapi juga menyentuh layanan digital yang efisien dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya ISO 20000-1, seluruh sistem informasi Perpusda akan berada dalam kerangka manajemen yang baku dan memenuhi standar internasional.

Baca Juga   DPAD Kota Tangerang Hadirkan Layanan Unggulan di Cisadane Digital Festival 2025

Ia menjelaskan bahwa penerapan standar ini juga sangat relevan dengan tuntutan era transformasi digital yang semakin cepat.

“Perpustakaan modern harus hadir sebagai pusat informasi berbasis teknologi. Implementasi ISO 20000-1 memastikan bahwa pemeliharaan sistem, keamanan data, penanganan gangguan layanan, dan pengelolaan risiko dilakukan secara profesional,” tegas Engkos.

Selain memperkuat sistem digital, ISO 20000-1 juga akan memperbaiki pola kerja internal, karena setiap layanan TI harus memiliki dokumentasi, indikator kinerja, proses penanganan masalah, serta evaluasi berkelanjutan. Hal ini menjamin bahwa keluhan masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan tepat.

Engkos menambahkan bahwa implementasi ini juga membuka peluang kerja sama dengan berbagai lembaga, perguruan tinggi, dan komunitas literasi yang membutuhkan layanan digital perpustakaan yang kredibel dan terstandarisasi.

“Dengan adanya standar ini, kami siap bersinergi lebih luas. Layanan perpustakaan dan kearsipan Kota Tangerang harus menjadi contoh bagi daerah lain,” ujarnya.

Perpusda Kota Tangerang menargetkan bahwa seluruh proses penyesuaian ISO 20000-1 akan diterapkan penuh dalam waktu dekat, sehingga mampu memperkuat posisi perpustakaan daerah sebagai pusat literasi digital berstandar internasional. (ADV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *