SIDIKPOST | KUKAR – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) gencar dilakukan oleh Polsek Kenohan bersama sejumlah instansi terkait. Pada Jumat, 21 Juni 2024, sejak pukul 14.00 WITA, mereka melaksanakan Patroli Terpadu di wilayah Desa Teluk Bingkai dan Desa Lamin Pulut, Kecamatan Kenohan.
Kapolsek Kenohan, Iptu Nelson Eddy Bojoh, menjelaskan bahwa patroli gabungan ini melibatkan berbagai elemen. Di antaranya adalah Polsek Kenohan, Koramil Kenohan, Linmas Kecamatan Kenohan, Masyarakat Peduli Api (MPA) Desa Tuana Tuha, dan UPTD KPHP Sub DAS Belayan. Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi yang kuat dalam rangka menjaga dan melindungi lingkungan dari ancaman Karhutla.
Untuk mendukung patroli tersebut, tim menggunakan dua unit mobil dari KPHP Sub DAS Belayan, peralatan pemadam kebakaran (Damkar), dan drone. Teknologi drone memungkinkan tim untuk memantau daerah yang sulit dijangkau secara langsung, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi lapangan.
Patroli terpadu ini memiliki beberapa tujuan utama. Pertama, untuk mensosialisasikan bahaya Karhutla serta memberikan imbauan kamtibmas kepada warga tentang aturan dan sanksi hukum bagi mereka yang terbukti melakukan pembakaran hutan dan lahan. Kedua, mengedukasi para petani dan pekebun agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, sebuah praktik yang masih sering dilakukan namun sangat berbahaya dan merusak lingkungan.
Selain itu, patroli ini juga bertujuan untuk mendata dan memetakan daerah rawan Karhutla serta mencari dan mendata sumber air atau embung air yang bisa digunakan sebagai antisipasi jika terjadi Karhutla. Pendataan ini sangat penting untuk perencanaan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan secara efektif.
Kapolsek Kenohan, Iptu Nelson Eddy Bojoh, menyatakan harapannya agar patroli terpadu ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan. “Kami berharap kegiatan ini bisa mendorong masyarakat untuk lebih peduli dan proaktif dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan,” ujarnya. Dengan patroli terpadu ini, diharapkan tidak hanya mencegah Karhutla, tetapi juga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan patroli terpadu ini merupakan langkah nyata dari berbagai pihak untuk menjaga dan melestarikan lingkungan serta menghindari bencana yang bisa diakibatkan oleh kebakaran hutan dan lahan. Kesadaran dan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam upaya pencegahan Karhutla.
( SDP )













