SIDIK POST|Kukar – Polsek Muara Jawa melaksanakan pengamanan kegiatan ibadah Minggu di lima gereja yang berada di wilayah hukumnya, yakni Gereja HKBP, Gereja Anugrah GPIB, Gereja Bethel Tabernakel, Gereja Kerapatan Pantaikosta dan Gereja GPDI, pada Minggu (12/7/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Muara Jawa untuk memastikan seluruh umat beragama dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat.
Selain itu, ini juga menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga kerukunan antarumat beragama.
“Kami hadir untuk memberikan jaminan rasa aman kepada masyarakat, khususnya saat kegiatan ibadah. Ini adalah bagian dari pelayanan Polri yang harus dilakukan secara konsisten,” ujar Kapolsek Muara Jawa IPTU Yoga Fattur Rahman.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Muara Jawa disebar di titik-titik strategis, seperti pintu masuk gereja, area parkir, dan jalur lalu lintas sekitar tempat ibadah.
Selain itu, dilakukan pula sterilisasi sederhana sebelum ibadah dimulai guna memastikan lokasi aman dari benda-benda yang mencurigakan.
Anggota yang bertugas juga melakukan patroli humanis serta dialogis dengan pengurus gereja dan jemaat, memberikan imbauan agar tetap menjaga ketertiban serta ikut berperan dalam menjaga kondusifitas lingkungan.
Kapolsek juga menambahkan, bahwa pengamanan tempat ibadah tidak hanya dilakukan saat ada kegiatan besar atau hari raya keagamaan, tetapi juga dilaksanakan secara rutin setiap Minggu, khususnya di gereja-gereja yang aktif melakukan kebaktian.
Ibadah di lima gereja berlangsung aman, tertib, dan tanpa gangguan. Jemaat dari berbagai usia mengikuti ibadah dengan penuh hikmat dan disiplin. Usai kegiatan, para jemaat membubarkan diri dengan tertib dan tetap menjaga kebersihan lingkungan gereja.
IPTU Yoga Fattur Rahman menegaskan bahwa Polri akan terus hadir dalam setiap momen penting masyarakat, baik bersifat keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.
“Tugas kami adalah menjaga seluruh elemen masyarakat, tanpa membeda-bedakan. Toleransi dan kerukunan harus terus dijaga bersama,” pungkasnya.
EDITOR:Muhammad Reza


















