UNJ laksanakan Wisata Edukatif Merdeka belajar Kampus Merdeka (MBKM) Di Desa Wisata Cisaat, Ciater Subang

0
9

SIDIKPOST | Tangerang, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) kembali merealisasikan program yang berkaitan dengan kegiatan pembelajaran yang mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang melibatkan beberapa prodi terkait yang ada di Universitas Negeri Jakarta dan diinisiasi oleh Prodi Perjalanan Wisata sebagai bagian dari kelanjutan program pendampingan desa wisata. Pelaksanaan MBKM Desa wisata edukatif ini dilaksanakan di Desa Cisaat, Kecamatan Ciater Kabupaten Subang.

Adapun tujuan dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Desa wisata edukatif ini menurut koordinator kegiatan Rahmat Darmawan dan koordinator pelaksana Lala Siti Sahara bahwa kegiatan ini adalah pengembangan desa wisata berbasis edukasi melalui kegiatan pembelajaran yang dilakukan di desa dengan menjadikan ragam potensi dan daya tarik desa sebagai media dan sumber belajar bagi siswa sekolah ditingkat dasar hingga menengah atas.

Konsep wisata edukasi ini juga sekaligus merupakan pengembangan pembelajaran melalui media di luar kelas sekaligus pengembangan desa wisata edukasi berbasis masyarakat, sehingga diharapkan kegiatan desa wisata edukatif di desa cisaat ini bertujuan untuk menjadikan Desa Cisaat sebagai media belajar sekaligus laboratorium belajar yang memanfaatkan segala potensi yang ada di desa.

Sehingga dengan kondisi yang tercipta ini menurut Lala Siti Sahara diharapkan akan tercipta iklim belajar yang interaktif dan menyenangkan bagi siswa.
Simulasi dari kegiatan merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) wisata edukatif UNJ bekerjasama dan mengundang siswa dan siswi kelas 9 SMPN 1 Ciater sebagai sekolah menengah terdekat dari Desa Cisaat pada hari sabtu tanggal 14 November 2021.

Kegiatan di ikuti 20 siswa/i dengan didampingi 4 orang guru selama satu hari belajar sesuai dengan kurikulum pembelajaran dan potensi local di Desa Cisaat antara lain pemanfaatan bioteknologi menjadi biogas dan pembuatan yogurt, ekonomi kreatif home industri keripik pisang serta seni budaya tari jaipongan dan membatik.

Pembelajaran dilakukan dengan metode fun learning selain sisi akademis, praktek membuat siswa bersemangat, Fajar salah satu siswa menyatakan bahwa menyenangkan bisa belajar bioteknologi biogas dari kotoran sapi dan pembuatan yogurt dari susu sapi serta belajar menari dan membatik langsung di tempatnya.

Senada dengan Fajar Ibu Suprapti sebagai guru pembimbing menyatakan bahwa program merdeka belajar di Desa Cisaat ini sangat menarik selain mendapatkan ilmu para siswa juga langsung praktek di lokasi dengan narasumber masyarakat desa cisaat, ternyata di Desa wisata Cisaat memiliki banyak potensi pembelajaran buat siswa/i kami.

Para guru sangat terbantu dengan metode pembelajaran yang menarik dan dekat dengan lokasi SMPN kami, terimakasih kepada UNJ yang telah mengundang kami dan siswa-siswa kami dalam pembelajaran merdeka belajar di Desa Wisata Cisaat, ke depannya kami akan mengaplikasikan metode pembejaran di Desa Cisaat sebagai bagian dari merdeka belajar di sekolah kami

Hasil dari kegiatan MBKM Desa wisata edukatif ini kemudian menghasilkan beberapa program yang dihasilkan untuk penguatan desa wisata Cisaat sebagai Desa Wisata Edukasi yaitu program edukasi agrowisata, program ekowisata,program edukasi seni budaya, program live in dan program life skill.

Ditambahkan juga menurut Lala Siti Sahara bahwa semua konsep program yang diusung dari kegiatan MBKM desa wisata edukatif ini pada prinsipnya memberikan kebebasan kepada guru dan siswa mengenai pembelajaran apa yang memungkinkan dilakukan di Desa yang sesuai dengan materi pembelajaran yang ada dalam kurikulum satuan tingkat Pendidikan.

Yang menarik dari program desa wisata edukatif ini adalah kegiatan belajar di desa Cisaat dibangun dengan konsep bahwa desa adalah “sekolah” ruang belajar siswa.

Selain materi pembelajaran yang sifatnya akademik, tetapi juga melalui program homestay atau tinggal bersama masyarakat memungkinkan pembelajaran karakter kemandirian untuk siswa dan mampu menumbuhkan kecakapan sosial siswa. ( SDP)

Tinggalkan Balasan