20 Oktober 2021

Sidik Post

| Link Berita Bagus

SIDIKPOST|JAKARTA, – Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan memimpin acara serah terima Satgas Pamtas RI-PNG Kolakops Korem 172/PWY dari Satgas Yonif Mekanis Raider 413/BRM kepada Yonif 131/BRS, Yonif Raider 100/PS kepada Yonif Mekanis 512/QY dan Yonif 312/KH kepada Yonif 403/WP, bertempat di Aula Piter Siing Makorem 172/PWY, Kota Jayapura.

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 172/PWY, Sabtu (13/3/2021), Danrem 172/PWY menyampaikan bahwa serah terima Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan RI-PNG dari tiga batalyon Satgas lama kepada ketiga satgas yang baru telah dilaksanakan secara resmi dengan ditandai penandatanganan memorandum.

Danrem menyebutkan, pola operasi yang akan digunakan oleh Satgas Pamtas RI-PNG Kolakops Korem 172/PWY saat ini lebih berorientasi kepada upaya untuk menciptakan stabilitas keamanan di daerah perbatasan dengan mengedepankan sinergitas antara Satgas Pamtas, masyarakat setempat dan semua instansi terkait.

“Kita akan merubah pendekatan tempur menjadi pendekatan humanis sesuai moto yang dikembangkan oleh Korem 172/PWY yaitu Kenali, Dekati dan Layani, “katanya.

Lebih dalam pihaknya menjelaskan, pendekatan tersebut dilaksanakan dengan mengembangkan pola operasi yang diharapkan dapat memberikan langkah maju bagi upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat di daerah perbatasan RI-PNG.

Hal tersebut telah dilakukan oleh Satgas sebelumnya dan sudah berhasil membawa ketiga Satgas terdahulu sampai hari ini bisa menyelesaikan tugas dengan baik.

Operasi yang dilakukan mendapat dukungan masyarakat, dan dapat dihindari terjadinya gejolak maupun friksi antara Satgas dengan warga Papua.

“Keberhasilan ini juga ditandai dengan pemberian penghargaan dari Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua ini kepada Satgas yang sedang bertugas dan ini baru pertama kali dilakukan. Artinya operasi ini diterima oleh rakyat Papua dan operasi semacam ini yang kita kembangkan”, tegas Izak.

Pada kesempatan yang sama, Danrem 172 juga memimpin pemusnahan beberapa barang bukti ilegal hasil sitaan yang dilakukan Satgas yang telah menyelesaikan tugasnya meliputi 2 kg ganja, beberapa batang pohon ganja, ratusan botol miras, dan puluhan kilogram kulit Masohi.

Selain itu juga, Danrem mengapresiasi keberhasilan Satgas Yonif Raider 100/PS yang menyita spare part dari berbagai jenis senjata api yang akan diselundupkan dan mengamankan pelakunya.

“Ini merupakan indikasi modus menyelundupkan senjata api dengan cara dipisah-pisah atau tidak utuh. Dan kami akan terus dalami siapa pemasok maupun untuk dikirim kepada siapa, ” tuturnya.

Dirinya menegaskan, agar seluruh prajurit TNI yang melaksanakan tugas pengamanan di wilayah Papua agar selalu waspada dalam menjaga wilayah Papua dari pihak-pihak yang tidak menginginkan kedamaian di Papua.

“Kami akan bertindak tegas kepada pihak manapun yang ingin membuat kekacauan di Papua dan mengganggu kedamaian masyarakat Papua. TNI hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat dalam beraktivitas,” pungkas Danrem. (Dispenad/ Red)

%d blogger menyukai ini: