28 Oktober 2020

Sidik Post

Link Berita Bagus

Kapolsek Cipondoh Polres Metro Tangerang Kota, AKP MAULANA MUKAROM SE. SIK menyambangi dan silaturahim dengan Tokoh Agama (Toga) Ketua MUI Kec. Pinang Ustad KH BUCHORI AL ARRABI. Rabu (16/09/2020) pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Cipondoh mengatakan, bahwa kegiatan sambang ini dilakukan sesuai perintah Kapolres Metro Tangerang Kota KOMBES POL. SUGENG HARYANTO,Sik. M Hum., dimana Kapolsek wajib sabang kepada Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Tokoh Pemuda untuk menciptakan situasi kondisi aman dan kondusif.

Dalam sambang ini Kapolsek memperkenalkan diri selaku Kapolsek Cipondoh yang baru dan dalam sambang ini Kapolsek selain mengenalkan diri juga mohon bantuan, petunjuk dan kerjasama-nya kepada Tokoh Agama dengan Polsek Cipondoh serta ikut berperan serta dalam memberikan himbauan kepada warga-nya untuk senantiasa melaksanakan Protokol Kesehatan pencegahan covid-19 dengan 3M, yaitu Memakai Masker bila keluar rumah, Mencuci Tangan dengan sabun/hand sanitizer dan Menjaga Jarak.

“ Kunjungan ini dalam rangka memperkenalkan diri selaku Kapolsek Cipondoh yang baru dan bersilaturohim dengan para tokoh agama sekaligus meberikan himbauan protokol kesehatan pencegahan covid-19,” ucap Kapolsek Cipondoh yang baru.

Disamping itu Kapolsek juga memberikan pesan-pesan kamtibmas kepada Ketua MUI Kec. Pinang, bila mana ada kegiatan-kegiatan yang sekira-nya bisa menimbulkan Guantibmas di sekitar Pondok Pesantren untuk segera menghubungi Polsek Cipondoh.

Selanjutnya Kapolsek menjelaskan, kebijakan pembelakuan kembali PSBB diambil oleh pemerintah setelah beberapa daerah menunjukan kenaikan dalam penyebaran Covid-19. Namun perlu disadari, bahwa angka penularan virus Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) hingga saat ini masih cukup tinggi, terlebih belum ditemukan obat dan vaksin untuk menanggulanginya.

“ karena itu Polri dan Pemerintah juga telah menyiapkan protokol pelaksanaan PSBB agar masyarakat aman Covid-19 dan produktif. Kebijakan ini penting untuk disosialisasikan seluas mungkin kepada masyarakat, agar dipahami dan dijalankan secara patuh dan konsisten,” pungkasnya

%d blogger menyukai ini: