24 November 2020

Sidik Post

| Link Berita Bagus

SIDIKPOST| Kunjungi lokasi gusuran Benda, DPRD Kota Tangerang salurkan bantuan bahan pangan dan sejumlah uang untuk meringankan beban korban gusuran pengembangan proyek jalan toll JoRR 2, Rabu 9 September 2020.

Bantuan yang diberikan yakni berupa uang sejumlah Rp. 15 Juta dan sayur mayur serta buah-buahan sebanyak 1 mobil.

“Masyarakat sekarang dalam kondisi labil, makanya kami dari DPRD datang kesini untuk memberikan bantuaan, semangat dan support kepada saudara-saudara kita namun tentunya dengan terus menjaga protokol kesehatan. Dan bantuan uang berikut sayur mayur dan buah-buahan juga sudah kita serahkan pada warga,” kata Gatot Wibowo, Ketua DPRD Kota Tangerang.

Meski demikian, ia berharap perjuangan yang saat ini tengah dilakukan oleh masyarakat jangan sampai sia-sia dengan terciptanya klaster baru penyebaran Covid-19.

“Jadi kita terus ingatkan protokol kesehatan,” tandas Gatot.

Disamping itu, ia menilai kehadiran beberapa unsur masyarakat dan pihak aparat keamanan dalam menanggulangi trauma yang dialami warga khususnya anak-anak, menandakan bahwa masyarakat yang saat ini terkena dampak tidak sendiri dalam menghadapi persoalan tersebut.

“Disini kita melihat secara langsung ada adik-adik dari mahasiswa, ada TNI/Polri. Ini bukti semangat Indonesia dalam bergotong royong, dan kami disini melihat ini adalah miniatur Indonesia yang penuh dengan suasana kekeluargaan,” tuturnya..

Ditempat yang sama, H. Turidi Susanto Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang menambahkan, dengan menggandeng Anggota Komisi III DPR-RI dan masyarakat sekitar, pihaknya akan membentuk tim apresial independen untuk menaksir harga tanah yang terkena dampak gusuran tersebut.

“Jadi jumlah rupiah itu menjadi materi gugatan kita, bagaimana caranya supaya sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat,” jelasnya.

Politisi Gerindra tersebut menjelaskan, beberapa angka yang telah disampaikan oleh warga akan dikaji dengan membandingkan angka yang telah ditaksir oleh tim apresial independen yang nantinya akan dibentuk.

“Kita tunjuk, kompetensi mereka (Tim Apresial, red) yang menentukan harga itu, jadi kita berharap ada mediasi untuk mempercepat proses gugatan hukum,” pungkasnya.

Dedi Ketua Tim 27, korban gusuran menyampaikan ucapan trima kasihnya kepada DPRD Kota Tangerang atas kepeduliannya.

“Trima kasih atas apa yang sudah diberikan oleh dewan-dewan kita, uang dan bantuan yang lain sudah kami terima. Ya paling tidak ini adalah kewajiban mereka selaku pemerintahan disini,” kata Dedi.

Dirinya juga mengeluhkan lambannya pihak terkait dalam menangani permasalahan sosial disini. Dinas Sosial, Kelurahan dan Kecamatan kata dia.

“Ini urusan sosial dan saya berharap dari Dinas Sosial ikut peduli, ya tolonglah kami diperhatikan. Ini bukan bencara alam karena ini adalah bencana yang direncanakan. Sudah tau kami dieksekusi, masa sih penanganannya bisa lamban begini,” cetusnya.

“Kelurahan dan Kecamatan juga sama, sampai saat ini belum ada bantuannya sama sekali. Ya minimal apalah buat di dapur umum yang uda dibuka FPI buat kami,” pungkasnya. ( Red).

%d blogger menyukai ini: