Sen. Jul 6th, 2020
Advertisements

Usai PSBB Malang Raya Buka Peluang Masa Transisi Kehidupan Normal Baru

SIDIKPOST| Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Zainuddin dampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat kunjungi Kampung Tangguh Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Rabu (27/5/2020).

Dalam kegiatan tersebut Bupati Malang, Muhammad Sanusi menerangkan wilayahnya bakal mengandalkan kampung tangguh saat New Normal diberlakukan.

“Protokol kesehatan pencegahan Covid-19 harus tetap diterapkan oleh Masyarakat,” ujar Sanusi.

Dalam waktu dekat, Sanusi bakal menginstruksikan seluruh jajaran Muspika di wilayahnya untuk mulai membentuk kampung tangguh. “Hingga kini sudah ada 300 kampung tangguh akan diperbanyak lagi,”.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, Penerapan New Normal pasca Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Malang, “Kami akan membahas sistematika New Normal atau Normal baru area Malang Raya ini di Bakorwil Malang sebentar lagi,” ujar Gubernur Jawa Timur,

Normal baru yang dimaksud Khofifah adalah pola kehidupan pada masa transisi jika pada akhirnya PSBB Malang Raya tidak diperpanjang. “Kami membahas bagaimana pola kehidupan transisi pasca PSBB,” katanya.

Lebih lanjut, Babinsa dan Babinkantibmas adalah penguatan yang paling bawah dengan di bantu oleh Kepala Desa, Kapolsek dan Danramil diatasnya kemudian di atasnya Kapolres dan Dandim yang di dukung oleh Danrem untuk menghadapi Covid-19 ini. “Malang Raya bisa menjalankan PSBB ini dengan baik, PSBB ini akan berahir tanggal 30 Mei mendatang dan kita kemungkinan menghadapi Transisi New Normal” Terangnya.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Mohammad Fadil Imran
Menyampaikan, Terimakasih kepada Bupati Malang, dan Kapolres dan Dandim atas Sinergritasnya, TNI Polri akan selalu mendukung di belakang Ibu Gubernur dan Bupati untuk bersama-sama Berjuang dengan Masyarakat untuk memerangi Covid-19 yang ada di Jawa Timur. tegasnya.

Pangdam V/Brw Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M. menyampaiakan, saya sebagai warga Jawa Timur begitu bangga dengan Masyarakat Malang raya, begitu bagus menghadapi Covid-19 dengan budaya Gotong royong, ini budaya asli yang di wujudakan di Malang raya, terangnya. (*).

 481 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: