6 Maret 2021

Sidik Post

| Link Berita Bagus

SIDIKPOST| Korem 083/Bdj (Baladika Jaya) bersama Universitas Brawijaya Malang, relawan Malang Bersatu Lawan Corona (MBLC), HIPMI Kota Malang dan Kasih untuk Arema menyerahan Piala dan piagam pemenang lomba Kampung Tangguh Covid-19. Hadir dalam kegiatan penyerahan hadiah lomba Kampung Tangguh Danrem 083/Bdj Kol Inf Zainuddin, Rektor Unibraw  Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata S.I.K, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson serta Ketua GM FKPPI Jatim Agoes Soerjanto dan para relawan seperti HIPMI Kota Malang, Pelaksanaan penyerahan penghargaan lomba kampung tanggun dilaksanakan di Aula Skoadam Brawijaya Kota Malang. Kegiatan penyerahan tropy kampung tangguh dilaksanakan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, yaitu psysical distancing, Jumat (22/05/2020).

Dalam kata sambutannya Danrem 083/Bdj Kol Inf Zainuddin mengatakan, adanya Kampung Tangguh menunjukkan kemandirian warga masyarakat dalam melawan Covid-19 dan menjadi contoh dan mengInspirasi kampung yang lain sehingga menjadi kampung-kampung tangguh yang lebih banyak, khususnya dalam menghadapi pendemi covid-19 di masa PSBB Malang Raya.
“Semua ini tidak terlepas dari ide cermelang dari pihak akademisi dalam hal ini Universitas Brawijaya bekerjasama dengan TNI POLRI, sebagai pencetus berdirinya Kampung Tangguh Covid-19,” ujarnya.

Dikatakan juga olehnya, digelarnya lomba Kampung Tangguh Covid-19 ini bertujuan agar seluruh elemen masyarakat yang tergabung dalam Kampung Tangguh benar-benar menjalankan konsep Kampung tangguh mulai dari SOP (Standart Operasional Prosedur) penanganan Covid-19, mengkoordinir lumbung pangan, ketahanan kesehatan yang membahas tentang  pencegahan dan edukasi masyarakat tentang Covid-19, menciptakan ketahanan informasi untuk menghindari berita Hoax, hingga sistem pengamanan setiap warga,” jelasnya.

Ditegaskan kembali olehnya,  kunci utama untuk memutus mata rantai Covid-19 adalah pada kepatuhan masyarakat itu sendiri  dalam melakukan pencegahan. ” Mulai dari menerapkan pola hidup sehat, social distancing, physical distancing, hingga hal yang paling sederhana yaitu mengenakan masker oleh karena itu kesadaran masyarakat memang paling utama, masyarakat harus menjadi garda terdepan dan tenaga kesehatan sebagai benteng dan garda terakhir ketika semua upaya pencegahan telah dilakukan dalam memutus penyebaran covid-19″.
Semua ini dimulai dari kampung tangguh, ” Kampung tangguh untuk Malang dan Indonesia” , tegasnya.

Kampung tangguh merupakan wujud dari nilai gotong royong dan kebersamaan. Dirinya meyakinkan bahwa dalam menghadapi covid-19 masyarakat tidak sendirian, ada TNI-Polri, Akademisi, Pengusaha, ormas dan para relawan. kami tetap bersama masyarakat dan keberadaan kampung tangguh menjadi semakin kuat karena kampung tangguh dibangun dengan sistem yang berbasis ketahanan wilayah dan sejak awal TN-Polri dan MBLC selalu mengawal, Imbuh Kol Zainuddin.

Pemenang lomba  Kampung Tangguh  Kota Malang adalah Juara 1 : RW 04 Tasikmadu, Juara 2 : RW 06 Bandungrejosari, Juara 3 : RW 07 Mojolangu. Sedangkan untuk Juara harapan  1  RW 06 Klojen (Kampung Putih), Juara harapan 2  RW 02 Gadingkasri dan Juara harapan 3  RW 08 Kasin. Selain mendapatkan Tropy dan Piagam, masing-masing kampung tangguh juga mendapatkan bantuan 1,5 kwintal beras, 20 paket sembako dan 10 paket mie instan yang semuanya itu digunakan untuk mengisi lumbung pangan kampung tangguh, imbuh Danrem

%d blogger menyukai ini: