Jum. Jul 3rd, 2020
Advertisements

Polsek Pademangan Bekuk 5 Pengedar Dollar AS Palsu Bernilai Miliaran

SIDIKPOST| Lima pelaku pengedar uang palsu (upal) jenis US Dollar bernilai miliaran Rupiah berhasil ditangkap Reskrim Polsek Pademangan.

Dalam jumpa pers, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Hersi Susianto SIK, MSI,  yang didampingi Kapolsek Pademangan Kompol Joko Handono SIK, dan Kanit Reskrim Polsek Pademangan AKP Muhammad Fajar SIK, mengatakan lima pelaku tersebut yakni berinisial DS (49), JK (45), TH (40), DM (39), serta ES (39),jumat ( 22/11)

“Kelima pelaku ditangkap pada saat mengedarkan uang palsu tersebut,” ujar Kapolres Metro Jakarta Utara.

Kapolres melanjutkan, terungkapnya kasus tersebut bermula dari adanya informasi dari masyarakat yang menyebutkan bahwa akan ada transaksi uang palsu jenis dollar.

Dalam aksinya modus yang dilakukan , mereka menawarkan penukaran uang dolar dengan harga murah, yakni 8000 Rupiah per dollar AS.

“Tim mendapat informasi dari masyarakat bahwa ada seseorang yang menawarkan untuk bisa menukarkan uang dolar tapi dengan rate cukup murah,” terang Kapolres.

Berdasarkan informasi yang ada, polisi kemudian mengirimkan informan untuk bertransaksi dengan para tersangka. Selanjutnya, transaksi dilakukan pada 13 November 2019 yang lalu di wilayah Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara. Di sana, polisi kemudian menangkap DS, JK, dan TH.

Saat ketiganya ditangkap, polisi berhasil menyita dan mengamankan barang bukti senilai 100.000 USD.

Tidak sampai disitu saja, polisi kemudian melakukan pengembangan dan mengejar tersangka ES dan DM yang berperan sebagai penyedia dolar palsu tersebut.

Lalu keduanya ditangkap di wilayah Kabupaten Bogor dengan barang bukti 120.000 USD.

“Jadi total barang bukti mata uang palsu yang bisa kita amankan senilai 220.000 USD dengan pecahan 100 USD. Apabila dirupiahkan bisa mencapai Rp 3 miliar,” tutur Budhi.

Selain lembaran uang palsu, polisi juga menyita barang bukti lainnya seperti alat sinar UV dan 20 rol lembar kertas atau bahan baku uang palsu.

Dalam mengelabui korbannya, para pelaku mengaku bahwa kalau mereka menjual murah karena dollar seri lama sehingga mereka menjual lebih murah daripada dolar seri terbaru.

Selain itu ,untuk meyakinkan pelanggan, dollar palsu yang diedarkan lima tersangka berinisial DS (49), JK (45), TH (40), DM (39) ES (39) itu dibubuhi tanda air (watermark) untuk meyakinkan pelanggannya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 245 KUHP tentang uang palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.”pungkasnya. ( Red).

 527 kali dilihat,  3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: