Sel. Nov 19th, 2019
Advertisements

Dua dari 21 pemilik kapal tradisional adakan Mou kesepakatan dengan Trans 1000

SIDIKPOST| Jakarta – PT Trans 1000 Jakarta mengundang seluruh pemilik kapal tradisional yang sudah bergabung dalam program peremajaan kapal Trans 1000 Jakarta dan sudah terikat dalam Perjanjian Kerjasama (MOU) di ABC Mall Ancol Jakarta Utara, Minggu, (15 /09)

Direktur Operasional PT Trans 1000 Jakarta, Naufal Dzulfikar menjelaskan ,”bahwa agenda pertemuan ini untuk membagikan 21 Akta Kesepakatan (Akta MOU) dari 29 Akta Kesepakatan (MOU) yang sudah di legalisasi oleh Team Notaris, dari Kantor Notaris Eny Haryanti, SH kepada 21 pemilik kapal tradisional,

serta membahas hal teknis terkait persiapan pelaksanaan operasional dan pelaksanaan kerjasama, termasuk penegasan hak-hak dan kewajiban-kewajiban pemilik kapal agar dapat dilaksanakan sesuai yang tercantum dalam Akta Kesepakatan (MOU) dengan maksud agar supaya saat berjalannya kerjasama usaha, tidak ada para pemilik kapal tradisional yang di rugikan,” ucapnya

Selain pembagian Akta Kesepakatan (MOU), Staff Customer Service dan Teller Bank DKI Cabang Balaikota Jakarta, turut hadir membantu memberikan kemudahan kepada para pemilik kapal tradisional dengan membuka-kan rekening tabungan yang akan dijadikan alat transaksi antara para pemilik kapal tradisional dan PT Trans 1000 Jakarta.

Dua pemilik Kapal dari 21 pemilik Kapal H.Suriyat dan Herman Pelani, mewakili para pemilik kapal tradisional yang sudah menerima Akta Kerjasama (MOU) dan yang sudah di buka-kan rekening Bank DKI Cabang Balaikota Jakarta,

,” Ia mengungkapkan kegembirannya dari hasil pertemuan tersebut dan menilai bahwa akta dan rekening tabungan adalah bukti yang semakin menambah kepercayaan mereka terhadap kesungguhan PT Trans 1000 menjadi solusi bagi usaha mereka.

Pada acara tersebut, PT Trans 1000 Jakarta juga menerima dan menyambut baik kehadiran 4 pemilik kapal tradisional yang menyatakan keinginannya untuk ikut dalam program peremajaan kapal Trans 1000 Jakarta yaitu KM Bisma, KM Raja, KM Purbaya dan KM Cahaya Laut,” Tutup Naufal Dzulfikar. ( Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: