14 Juni 2021

Sidik Post

| Link Berita Bagus

SIDIKPOST| Momen menabur kebaikan dalam bulan Ramadhan 1440 H, nampak dilakukan oleh keluarga besar Polsek Neglasari yang mengadakan kegiatan bertajuk ‘Buka Puasa Bersama & Santunan Anak Yatim Keluarga Besar Polsek Neglasari’, Jum’at (17/5/19)

Kegiatan nuansa Islami yang berlangsung di Makopolsek Neglasari tepatnya di Aula Polsek Neglasari Jalan Marsekal Suryadharma, Kelurahan dan Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolsek Neglasari Kompol R Manurung, SH.

Serta dihadiri, Wakapolsek Neglasari AKP Umi Wibawaningsih, seluruh Kanit Polsek Neglasari, Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Neglasari Ny. Nursinta Manurung, Keluarga Besar Personil Polsek Neglasari, Ustadz Gareng (Penceramah) dan puluhan nak Yatim beserta.

Dalam penyampaian kata sambutan, Kapolsek Neglasari Kompol R Manurung, SH, nampak mengawali dengan ucapan bersyukur disebabkan dapat bersilahturahmi dalam rangka acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim Keluarga Besar Polsek Neglasari.

“Ucapan terimakasih kepada panitia yang telah mengadakan kegiatan yang baik ini. Marilah kita bersama-sama memanjatkan doa agar situasi kamtibmas pasca Pemilu 2019 di wilayah Kecamatan Neglasari dapat terpelihara dengan baik,” paparnya.

“Semoga pada saat pengumuman hasil Pemilu tingkat KPU RI pada tanggal 22 Mei 2019 situasi kamtibmas di wilayah Neglasari aman dan kondusif,” tandas sosok Kapolsek yang dikenal ramah nan humanis serta gemar santuni Yatim Piatu dan Dhuafa itu, disambut antusias puluhan anak Yatim Piatu serta jajaranya.

Bak gayung besambut, ungkapan terimakasih pun berhamburan dari para anak Yatim Piatu atas kepedulian Polsek Neglasari. Hal tersebut seperti yang disampaikan oleh Siti haliza (11) mewakili rekan sejawatnya.

“Terimakasih kepada bapak-bapak Polisi,” polos siti haliza disambut tawa lepas rekan sejawatnya seusai menerima santunan tersebut.

Diketahui, rangkaian kegiatan nampak dilanjutkan dengan pelaksanaan buka puasa bersama Anak Yatim Keluarga Besar Polsek Neglasari berlanjut dengan Kultum (ceramah agama) yang disampaikan KH. Ikhsan Fadillah atau Ustadz Gareng hingga berakhir antusias ditandai dengan ramah tamah serta dokumentasi kegiatan. ( Red).

%d blogger menyukai ini: