Cegah Kejahatan dan Lakalantas Polsek Loa Kulu Gencarkan Patroli Blue Light 

0
3

Kukar—BANYAK cara dilakukan jajaran Polsek Loa Kulu, dalam menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di bagian wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara (Kukar). Salah satunya, menggencarkan patroli blue light ke sejumlah lokasi rawan tindak kejahatan maupun kecelakaan lalulintas (Lakalantas). Mengingat kawasan Kecamatan Loa Kulu termasuk jalur poros trans Kalimantan Timur (Kaltim), menghubungkan Tenggarong selaku Ibukota Kabupaten Kukar, dengan Kota Samarinda.
“Untuk mewujudkan Kamtibmas secara maksimal di Loa Kulu, kami terus mengerahkan anggota melakukan patroli blue light. Dengan sasaran sejumlah lokasi rawan tindak kriminal maupun Lakalantas. Sejumlah ruas jalan di wilayah hukum Polsek Loa Kulu memang ramai kendaraan, karena termasuk jalur trans Kaltim,” kata Kapolsek Loa Kulu AKP Ade Harri Sistriawan.
Dalam pelaksanaannya di lapangan, petugas patroli blue light menyasar ke sejumlah lokasi rawan, seperti pemukiman warga dan perkantoran. Termasuk beberapa lokasi tambang batu bara, mengingat di Loa Kulu beroperasi sejumlah perusahaan besar. Dari patroli tersebut, para petugas dapat memastikan langsung Loa Kulu benar-benar dalam kondisi aman serta kondusif.
“Dengan patroli blue light itu, kami berupaya maksimal melakukan pencegahan adanya tindak krimimal dan lainnya. Bahkan jika ada hal tak diinginkan terjadi, dapat segera ditangani secara cepat dan tepat. Intinya, agar masyarakat merasa aman,” jelas Ade Harri.
Tekad kuat memberikan rasa aman bagi warga, sangat disadari pentingnya oleh anggota Polsek Loa Kulu. Seperti Aiptu Hindarto, ketika ditemui harian ini sedang melakukan patroli blue light pada Sabtu (8/4) malam, menuturkan jika tanggung jawab mengamankan masyarakat dilaksanakan sepenuh hati.
“Dengan patroli blue light ini, kami berupaya sekuat tenaga memastikan warga Loa Kulu dalam kondisi aman. Sasaran patroli adalah tempat-tempat dinilai rawan tindak kejahatan seperti Curat (pencurian dengan pemberatan), Curas (pencurian dengan kekerasan) dan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor), juga Lakalantas. Paling tidak, begitu melihat ada patroli blue light ini, orang berpikir dua kali untuk berbuat jahat,” ungkap Aiptu Hindarto.(Lsn/Ls/idn)

Tinggalkan Balasan