22 Oktober 2020

Sidik Post

Link Berita Bagus

KUKAR – Sungai Belayan kembali menelan korban se orang bocah atas nama NAHDIAN FURQON (7) tahun, tepatnya terjadi di Rt. 05 Desa Genting tanah Kecamatan Kembang Janggut (Minggu 01/04).

Kejadiannya bermula pada saat sang BOCAH bersama teman-temannya bermain di sungai (mandi-mandian) sambil berenangan dimana pada saat itu air sungai sedang pasang/banjir, karena derasnya arus air sang bocah tidak dapat menahan diri akhirnya terseret ketengah sungai yang dalam.

Begitu teman-temannya melihat sang bocah Nahdian hanyut dan tenggelam tidak muncul kepermukaan, kemudian teman-temannya tadi berlari kedarat melaporkan ke orang tua Nahdian dan warga setempat bahwa temannya Nahdian tenggelam di Sungai.
Mendengar informasi bahwa Nahdian tenggelam terseret arus, selanjutnya orang tua Nahdian bersama warga berusaha mencari korban dan melaporkan ke Polsek Kembang Janggut tentang peristiwa ini.

Atas laporan tersebut, Kapolsek AKP M. PURWOKO, SH bersama anggota langsung menuju TKP ( Tempat Kejadian Perkara ) untuk membantu pencarian korban disekitar tempat tenggelamnya Nahdian bersama – sama warga setempat dengan menggunakan perahu ces/ketinting.
Mengingat derasnya arus sungai kemudian pihak Polsek koordinasi dengan BPBD untuk diturunkan Tim SAR dari Kabupaten dan Kecamatan guna pencarian korban.
Selama 2 (dua) hari pencarian belum juga ada hasil, pada hari ke 3 (tiga) tepatnya hari Selasa, 03 Maret 2018 sekira jam 08.30 wita korban Nahdian ditemukan mengapung di atas sungai sekitar 90 meter dari TKP awal dalam keadaan sudah tidak bernyawa lagi.

Langkah selanjutnya korban di evakuasi dan dibawah ke Puskesmas Pembantu Desa Genting Tanah untuk di Visum. Setelah di visum oleh dokter puskesmas, kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya di makamkan.
Kapolres Kutai Kartanegara AKBP ANWAR HAIDAR, S.IK, M.SI, melalui Kapolsek Kembang Janggut AKP.
M. PURWOKO, SH. menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Genting Tanah pada khususnya dan Kembang Janggut pada umumnya agar selalu waspada dan hati-hati serta mengingatkan anak-anaknya untuk tidak bermain ( mandi-mandi)
di Sungai karena saat ini air sungai Belayan sedang banjir, ungkapnya.
( Lsn/ls ).

%d blogger menyukai ini: